<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>"Islam Indie"</title>
	<atom:link href="http://mualafmenggugat.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mualafmenggugat.wordpress.com</link>
	<description>belajar mandiri dalam beragama dan bernegara</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Oct 2009 12:01:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='mualafmenggugat.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/ed3f3e0310b9499aaa6df6ac94838a3d?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>"Islam Indie"</title>
		<link>http://mualafmenggugat.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>trend</title>
		<link>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/28/trend/</link>
		<comments>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/28/trend/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 11:53:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Islam Indie</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam indie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mualafmenggugat.wordpress.com/?p=4358</guid>
		<description><![CDATA[ selingan&#8230;

*
kejadiannya sudah lama berselang. waktu itu, saya sedang naik angkutan umum. duduk tepat di depan saya, di pojok dalam angkutan umum itu, dua pelajar putri SMU. memang bukan SMU favorit di kota saya sih, tapi secara umum, penampilannya cantik dan segar khas anak SMU.
mereka sedang membicarakan film Harry Potter..!
wah, dalam hati, kebetulan saya juga sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4358&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><img class="alignleft size-full wp-image-4359" title="2506567114_43bcb74c67_t" src="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/2506567114_43bcb74c67_t.jpg?w=98&#038;h=100" alt="2506567114_43bcb74c67_t" width="98" height="100" /> <em>selingan&#8230;</em></div>
<div>
<p>*<br />
kejadiannya sudah lama berselang. waktu itu, saya sedang naik angkutan umum. duduk tepat di depan saya, di pojok dalam angkutan umum itu, dua pelajar putri SMU. memang bukan SMU favorit di kota saya sih, tapi secara umum, penampilannya cantik dan segar khas anak SMU.<br />
mereka sedang membicarakan film Harry Potter..!<br />
wah, dalam hati, kebetulan saya juga sudah nonton loh.. hehehe..</p></div>
<p>&#8211; tapi.. tapi.. tapi..<br />
&#8211; kok? kok? kok?<br />
&#8211; apa saya salah ya?</p>
<p>katanya, cewek yg di Harry Potter itukan ceweknya Harry.<br />
&#8211; maksudnya Hermione Granger ya?? bukan kok. yang saya tau di episode yang sedang tayang itu, pacarnya Harry tuh adiknya Ron. Ginny Weasley.<br />
nah, cowok yang satunya lagi itu suka sama cewek itu.<br />
&#8211; maksudnya, Ron Weasley?<br />
iya, mereka kan jadi renggang persahabatannya karena cinta segitiga itu.<br />
&#8211; hah?? kenapa ceritanya jadi seperti sinetron di tv-tv kita ya?</p>
<p>bla-bla-bla.. mereka bicara dengan serunya dan sangat jauh deh dari film yang sudah saya tonton.<br />
walhasil saya jadi lebih teliti memperhatikan pembicaraan mereka. mm.. mereka memang tidak menyebut nama dari tokoh-tokoh di Harry Potter itu, hanya nama Harry saja sebagaimana judul filmnya. padahal secara umum, duo sahabat harry itu sangat familiar namanya.</p>
<p>sampai tiba-tiba.. kata temannya begini,<br />
e, jadi kalau ntar lu ditanya ma si anu, lu taukan tentang Harry Potter.<br />
ya tau dong.. masa ga tau sih??<br />
iya, gua ikut lu aja yaa</p>
<p>kok?<br />
mmm&#8230;</p>
<p>apakah itu pertanda bahwa kita harus selalu meng-up date trend yang sedang terjadi tanda kita bagian dari kehidupan ini?</p>
<p>*<br />
di wilayah Seturan Yogjakarta, tempat kami menginap ketika berlibur merupakan daerah perkampusan. banyak sekali jenis kampus berdiri di sana. walhasil, di sana banyak kost-kostan mahasiswa dan banyak toko 24 jam semacam circle K gitu loh. pastinya tuk memenuhi denyut aktivitas mahasiswa.</p>
<p>duduk tiga orang mahasiswa di depan sebuah circle K, tepat di depan mobil kami parkir. suami turun membeli sesuatu tuk bekal ke Borobudur. hari masih terlalu pagi, karena acara kami padat hari itu. Borobudur, Kraton dan Parangtritis. saya pun membuka jendela mobil, menikmati udara Yogjakarta di waktu pagi&#8230;</p>
<p>terdengar diskusi yang seru dari ke tiga mahasiswa itu.<br />
- jadi kita butuh nasionalisme. negara ini harus dibangkitkan kembali rasa nasionalismenya.<br />
- ah, denger aku.. negara ini harus visioner. sebagai mahasiswa kita adalah..bla-bla-bla..<br />
(wuiih, mereka sedang bicara nasionlisme nih. kerennn.. mahasiswa gitu loh)</p>
<p>tapi tiba-tiba..<br />
- aku ingin bilang padamu, masih kerabatku, dia orangnya pak Karno. ibu Mega itu bukan anak kandung pak Karno. ibu Mega itu anak Temanggung.</p>
<p>(astaghfirullah, ga salah nih???)</p>
<p>sepertinya karena saya nampak tiba-tiba tertarik, seorang mahasiswa yang duduknya tepat menghadap mobil, menyadari kalau saya sempat mblalak karena kaget mendengar ucapan temannya yang membelakangi saya itu. maka dia berusaha menghentikan pembicaraan..<br />
- kamu tahu baru sedikit&#8230;<br />
- ah, itu benar. semua partai itu pembohong. kamu ga percaya padaku?<br />
- bukan tidak percaya, tapi kita ini baru tahu sedikit.<br />
- hei.. dengar aku. aku ini masih keturunan Habib. nasabku masih bertemu dengan rosul. ada dalam kitab suci.. bla-bla-bla..</p>
<p>(akhhhh&#8230; tercekik deh rasanya leher saya&#8230;buru-buru menghadap ke belakang ke arah anak-anak. haduh, suami kok lama banget sih. bingung mo ketawa atau mo apa, tapi rada geli.. apa mabuk ya mahasiswa itu? atau berdiskusi terlalu seru hingga malam dan sampai pagi lagi?)</p>
<p>mahasiswa yang satu lagi, yang selama ini diam, berkata arif bijaksana<br />
- kita jangan terburu-buru mengambil kesimpulan. bukan tidak percaya, tapi bicara negara kita memang terlalu kompleks..</p>
<p>begitu suami saya masuk, duh ingin deh saya peluk dia dan sembunyikan kepala ke dadanya..<br />
tapi tanpa begitupun, suami saya sudah bertanya,<br />
- kenapa? kok seperti gi nahan2 gitu?<br />
- anu.. masa tadi katanya bu Mega itu bukan anak pak Karno. tapi anak dari Temanggung&#8230;<br />
hehehe.. suami saya kebetulan juga mendengarkan sayup-sayup dari dalam toko, diskusi seru ketiga mahasiswa yang nongkrong di depan toko itu. walau tidak jelas, tapi geli juga mendegarkan ceritanya dari saya.</p>
<p>haduuuh, jadi inget-inget diri sendiri nih<br />
secara kita juga pernah jadi mahasiswa dan sok tau gitu<br />
kalau dah diskusi serunya sampai ga mau pada ngalah<br />
separah gitu juga ga ya?<br />
hehehe&#8230;</p>
<p>*</p>
<p>begitulah..<br />
apa ya yang bisa saya simpulkan dari peristiwa di atas? rasanya ga banyak dan malah hanya satu, bahwa mau tidak malu, e.. mau tidak mau.. saya juga bagian dari mereka.. bagian dari trend.</p>
<p>*istighfar*</p>
<p>.</p>
<div>anis</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mualafmenggugat.wordpress.com/4358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mualafmenggugat.wordpress.com/4358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mualafmenggugat.wordpress.com/4358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mualafmenggugat.wordpress.com/4358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4358/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4358&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/28/trend/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f7ff822d430de2497026b4c7ef80010?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mualaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/2506567114_43bcb74c67_t.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2506567114_43bcb74c67_t</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tataplah aku dan kitapun tahu</title>
		<link>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/28/tataplah-aku-dan-kitapun-tahu/</link>
		<comments>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/28/tataplah-aku-dan-kitapun-tahu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 02:40:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Islam Indie</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam indie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/28/4351/</guid>
		<description><![CDATA[dicoba dalam cerita..
*
hari masih terlalu pagi, ketika duduklah seorang wanita di kursi taman kota. sendiri memandangi langit nan biru bersih. maka pria yang baru lewat di taman itu, meminta izin tuk ikut duduk beristirahat di kursi yang sama.
- boleh saya duduk di sini?
- silakan&#8230;
- mm.. kenalkan, nama saya Dunya
- saya Akhira
merekapun terdiam. sang wanita kembali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4351&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-4350" title="2741003681_d1f073799a_t" src="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/2741003681_d1f073799a_t.jpg?w=100&#038;h=100" alt="2741003681_d1f073799a_t" width="100" height="100" /><em>dicoba dalam cerita..</em></p>
<p>*<br />
hari masih terlalu pagi, ketika duduklah seorang wanita di kursi taman kota. sendiri memandangi langit nan biru bersih. maka pria yang baru lewat di taman itu, meminta izin tuk ikut duduk beristirahat di kursi yang sama.<br />
- boleh saya duduk di sini?<br />
- silakan&#8230;<br />
- mm.. kenalkan, nama saya Dunya<br />
- saya Akhira<br />
merekapun terdiam. sang wanita kembali memandangi langit. hp pria itupun berbunyi..<br />
- ok.. ok.. nanti kita selesaikan semua di kantor. hubungi bagian marketing.. suruh ketemu saya jam sepuluh. jangan lupa bahan miting jam dua siang nanti.. ok. makasih.. selamat pagi..<br />
pria itu menghela nafasnya..</p>
<p>- sedari tadi memandangi langit, ada apa di atas sana?<br />
tanya pria itu pada wanita disampingnya sambil ikut memandang langit.<br />
- saya mengagumi Tuhan&#8230;<br />
- oh, bagus sekali&#8230; saya ga ngerti soal Tuhan. di dunia sudah banyak kerjaan.<br />
- saya ga ngerti dunia. dunia penuh kerusakan.<br />
- hehehe.. kerusakan? ya ada yang rusak, ada juga yang tidak..<br />
- kadang meletihkan.<br />
- berdoa pada Tuhan lebih meletihkan.. oops, maaf..<br />
pria itu merasa geli.. tapi bertanya lagi,<br />
- hidup di dunia, memang banyak yang harus dikerjakan toh?<br />
- begitulah.. maka saya rindu taman yang tenang<br />
- taman kota ini juga tenang, setidaknya di pagi kek gini<br />
- di sana damai, orang tidak berebutan<br />
- perebutan itu terjadi karena tidak ada pembagian yang baik<br />
- di sanalah keadilan terasa ada<br />
- nah, adil itu tidak berarti sama rata. maling kambing dan maling uang negara, itu sama-sama maling. tapi dari menyebutnya saja rasanya sudah beda. kam-bing.. u-ang ne-ga-ra.. berapa sih kambing? beda toh? maka perlakuan hukumnya juga seharusnya berbeda.<br />
- di sana tidak ada kemunafikkan..<br />
- hehehe, mm.. munafik itu mungkin dari kebiasaan menafikkan kenyataan.. menafik jadi munafik.<br />
lagi-lagi pria itu merasa geli.</p>
<p>- di sana, tidak ada kebohongan<br />
- aaah, bohong.. sama saja, orang bilang bohong seperti penyakit, masalah kebiasaan. jadi.. jangan dibiasakan.<br />
- di sana, penuh kerukunan<br />
- rukun tidaknya itu bisa di atur. mo berantem kadang juga bisa diatur kok.<br />
- di sana, kehidupan baik, air mengalir tiada henti, makanan tersedia tiada yang lapar, semua yang sehat, semua yang bergizi mudah di dapatkan. kehidupan menemukan keserasiannya. kehidupan menemukan kebahagiaannya.<br />
- mmm.. sama aja. segala di dunia ini bisa diatur. Air bersih dan minum, pengairan lahan pertanian, itu bisa diatur. rumah, jalanan, angkutan, semua bisa diatur. konsumsi pangan, bahan bakar, itu bisa di atur. semua-semua bisa diatur. tertib, serasi. ga ada yang ga bisa.. selama diatur dan mau diatur. bisa dan bisa deh&#8230;</p>
<p>wanita itu terdiam..<br />
pria disampingnya, mencoba memandang ke arahnya.<br />
- maaf.. Akhira. namanya Akhira kan? mm.. anda seperti pemimpi..<br />
- begitu?<br />
- hehehe, maka saya ga ngerti Tuhan. Tuhan cuma suka memberi mimpi<br />
- dan tahukah pak Dunya, kenapa dunia penuh dengan kerusakan?<br />
- hah??<br />
- karena manusia tidak berani bermimpi..<br />
- oh?? hahahahaha&#8230; hahahaha..<br />
pria itu tertawa lepas, membahana..</p>
<p>- maaf.. saya geli sekali. tapi bukan mentertawakan anda.<br />
- ga papa..<br />
- mm.. Akhira, anda bekerja?<br />
- saya bekerja yang mesti saya kerjakan saja<br />
- anda begitu merdeka<br />
- begitulah..<br />
- ok, mmm&#8230; mau bekerja untuk saya?<br />
maka wanita disampingnya menatap wajahnya. matanya bertanya..<br />
- o.. tenang-tenang.. saya tidak akan memberi pekerjaan yang bukan kapasitas anda. hidup harus diatur toh? agar yang teratur itu nyata.<br />
- &#8230;<br />
- saya ingin anda bekerja pada saya, beri mimpi anda pada saya..</p>
<p>mata Akhira menatap Dunya masih penuh tanya..<br />
- hehehe, tidak usah dijawab sekarang. tapi boleh saya minta nomor Akhira.. yang sekiranya bisa saya hubungi? dan tolong jangan bilang kalau saya harus menghubungi Akhira lewat Tuhan.. sekarang sudah ada hp. ok?</p>
<p>pagi itu lebih cerah karena ada mimpi untuk esok lagi..</p>
<p>**</p>
<p>maka mungkin benar, wanita disebut surganya dunia.<br />
tentu, yang baik hati dan perangainya<br />
dan mimpi, memberi laki-laki janji<br />
menghapus letih dari rutinitas hari<br />
untuk kebanggaan yang dibangun bersama<br />
untuk Tuhan yang maha mengabulkan doa</p>
<p><em>membuat semua mimpi jadi nyata..</em></p>
<p>mungkin..</p>
<p>.</p>
<p>anis</p>
<div>
<div><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=4444364&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=166311336191&amp;aid=-1&amp;auser=0&amp;oid=166311336191&amp;id=604011162"></a></div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mualafmenggugat.wordpress.com/4351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mualafmenggugat.wordpress.com/4351/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4351/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4351/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mualafmenggugat.wordpress.com/4351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mualafmenggugat.wordpress.com/4351/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4351/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4351&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/28/tataplah-aku-dan-kitapun-tahu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f7ff822d430de2497026b4c7ef80010?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mualaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/2741003681_d1f073799a_t.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2741003681_d1f073799a_t</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konspirasi ala Tuhan (1)</title>
		<link>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/21/konspirasi-ala-tuhan-1/</link>
		<comments>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/21/konspirasi-ala-tuhan-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 03:40:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Islam Indie</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam indie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mualafmenggugat.wordpress.com/?p=4319</guid>
		<description><![CDATA[ wow&#8230;.
 
 
 
pagi tadi, saya menulis di status facebook saya sbb :
Konspirasi Oh Konspirasi&#8230; ~ ketika permainan hanya untuk kemenangan satu sisi, musuh diciptakan sendiri. kemenangan sangat instan, tapi menyisakan senjata yang siap memakan sang tuan&#8230;
habis menulis itu, e&#8230;. saya inget Tuhan. jujur, sudah lama saya merasa bahwa Tuhan sendiri tengah berkonspirasi. dengan siapa? ya dengan diriNya sendirilah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4319&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-4324" title="408950384_c92ad06c25_t" src="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/408950384_c92ad06c25_t.jpg?w=100&#038;h=100" alt="408950384_c92ad06c25_t" width="100" height="100" /> <em>wow&#8230;.</em></p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>pagi tadi, saya menulis di status facebook saya sbb :</p>
<p><em>Konspirasi Oh Konspirasi&#8230; ~ ketika permainan hanya untuk kemenangan satu sisi, musuh diciptakan sendiri. kemenangan sangat instan, tapi menyisakan senjata yang siap memakan sang tuan&#8230;</em></p>
<p>habis menulis itu, e&#8230;. saya inget Tuhan. jujur, sudah lama saya merasa bahwa Tuhan sendiri tengah berkonspirasi. dengan siapa? ya dengan diriNya sendirilah, dalam hal ini diwakili oleh malaikat&#8230;.</p>
<p><em>loh? kok bisa????  </em>ya dari kisah penciptaan itu.. mang dari mana lagi? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tuhan sebetulnya telah menciptakan kemenangan hanya untuk manusia. untuk <em>ego</em> bernama &#8220;<strong>akal</strong>&#8220;. Iblis diciptakan sebagai musuh, untuk mengadu kemampuan melawan kecerdasan manusia, termasuk kemampuan-kemampuan bernama kelicikan dan tipu muslihat. dan malaikat diminta sebagai rambu.</p>
<p>manusia menggunakan <em>akal</em>, iblis mengendarai <em>nafsu</em> dan malaikat sang rambu mengetuk <em>nurani,</em> sesungguhnya adalah <strong>SATU</strong>. bahkan satu didalam diri manusia itu sendiri. sebut saja, satu di dalam sang Diri.</p>
<p>~ dari sini, saya jadi mengerti kenapa ada kasus psikologis seperti &#8220;split personality&#8221;, yang mengurai diri &#8211;yang sesungguhnya satu itu&#8211; menjadi beberapa karakter. dari yang mewakili sisi manusianya, sisi iblisnya, juga sisi malaikatnya. dan menjadi &#8220;sakit&#8221; karena keterpisahan itu lepas, satu dari yang lainnya. di sini juga, saya jadi mengerti bahwa ilmu yang dikenal dengan nama : <em>psikologi modern</em> itu, sejalan dengan apa yang diuraikan dalam agama.</p>
<p><em>kembali&#8230;</em></p>
<p>dan Tuhan mengambil resiko cukup tinggi untuk konspirasiNya ini loh. berupa ulah manusia itu sendiri, yakni ketika manusia <em>malah </em>membuat kerusakan di muka bumi.</p>
<p>waaah, ini alamilaaaah&#8230;. setiap perbuatan sekecil apapun pasti beresiko. apalagi konspirasi demikian. dan itulah karenanya, Tuhan menginspirasikan keberanian mengambil resiko, lalu juga mengajari konsistensi, mengingat keberhasilan dari setiap perbuatan membutuhkan waktu. dan pada akhirnya, Tuhan menjanjikan kebangkitan tuk kemenangan.</p>
<p>intinya, semua ini dilhamkanNya, &#8211;bahkan dari diriNya sendiri&#8211; pada manusia, yang berpikir tentunya.</p>
<p>nah, kalau konspirasi hidup dari Tuhan ini sudah bisa dimengerti, maka mengapa takut pada iblis dan melulu hidup dalam penderitaan?</p>
<p><em>manusia hanya diminta tuk berpikir, kendalikan nafsu, jujur pada nurani dan sungguh-sungguh menata diri juga kehidupannya. meraih kemenangan dalam hidup yang memang miliknya</em>.</p>
<p>kemenangan di sini pastinya bukan kemenangan instan. bukan kemenangan yang hanya menyoal permukaan atau pencitraan. tapi kemenangan jauh di dalam, berupa &#8220;kemenangan batin&#8221; dalam melaksanakan perintah Tuhan. dari berpikir (akal), mengendalikan iblis (nafsu), jujur pada diri sendiri (nurani), dan bersungguh-sungguh menata diri.</p>
<p>lalu kemenangan yang lahir akan mengikuti kemenangan yang batin itu dengan sendirinya. bentuk dan warna kemenangan lahir akan tercipta sebagai ekspresi dari kemenangan dalam batin.</p>
<p>nah, mengertikhan kenapa dibilang musuh terbesar manusia itu adalah dirinya sendiri?? bahkan jihad akbar itu katanya ketika melawan nafsu dalam diri sendiri?? pastinya bukan jihad dengan bom bunuh diri deh. ya ga?</p>
<p>sampai kelak, diperdengarkan kata-kataNya yang terindah..</p>
<p><em>masuklah, wahai jiwa yang tenang..</em><br />
<em>masuklah dalam kemenangan</em><br />
<em>yang rela dan direlakan..</em></p>
<p>yang tenang,<br />
yang menang.</p>
<p>weeeiitss, bukan tenang ditenang-tenangin yaa. hehehe.. di dunia serba instan, yg tenang yg menang, juga bisa hanya di pencitraan. harfiah. tapi ya itulah warna kita hari ini.. :D</p>
<p>.</p>
<p>anis</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mualafmenggugat.wordpress.com/4319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mualafmenggugat.wordpress.com/4319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mualafmenggugat.wordpress.com/4319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mualafmenggugat.wordpress.com/4319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4319/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4319&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/21/konspirasi-ala-tuhan-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f7ff822d430de2497026b4c7ef80010?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mualaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/408950384_c92ad06c25_t.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">408950384_c92ad06c25_t</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>hanya karena tak terbiasa</title>
		<link>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/16/hanya-karena-tak-terbiasa/</link>
		<comments>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/16/hanya-karena-tak-terbiasa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 11:34:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Islam Indie</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam indie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mualafmenggugat.wordpress.com/?p=4306</guid>
		<description><![CDATA[ duh.. duh.. duh..
 
 
 
pada dasarnya adalah kewajaran jika manusia itu butuh titik tumpu, butuh pegangan, butuh pijakan.
cerita yaa.. saya pernah bermimpi, blast hanya putih tanpa apa-apa. apakah itu ruang? apakah itu cahaya? apakah itu apa? tak ada batas, tak ada pijakan, tak ada apa-apa. mau tahu yang ada di pikiran saya dan bagaimana rasanya? huaaaaaah, saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4306&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-4305" title="2970930513_6845e86387_t" src="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/2970930513_6845e86387_t1.jpg?w=100&#038;h=100" alt="2970930513_6845e86387_t" width="100" height="100" /> <em>duh.. duh.. duh..</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p>pada dasarnya adalah kewajaran jika manusia itu butuh titik tumpu, butuh pegangan, butuh pijakan.</p>
<p>cerita yaa.. saya pernah bermimpi, blast hanya putih tanpa apa-apa. apakah itu ruang? apakah itu cahaya? apakah itu apa? tak ada batas, tak ada pijakan, tak ada apa-apa. mau tahu yang ada di pikiran saya dan bagaimana rasanya? <em>huaaaaaah, saya merasa aneh dan mual..</em> secara terbiasa memiliki titik tumpu, pegangan atau pijakan yang membuat keseimbangan tertentu. maklum, terbiasa memiliki gravitasi.</p>
<p> </p>
<p>pada peristiwa gempa yang menguncang Tasikmalaya beberapa waktu lalu, Bogor juga berguncang. Walah.. saya seperti deja vu. alih-alih lari keluar, saya malah jadi seperti mengingat-ingat. rasanya pernah mengalami ini deh. tapi dimana?? kalau tidak anak-anak melihat tetangga keluar berhamburan, saya mungkin biasa aja di dalam rumah.</p>
<p>barusan, sebelum menuliskan ini, gempa juga terjadi. telinga saya jadi berdengung. seperti jika kita di ketinggian. keseimbangan saya seperti terganggu. padahal gempa hanya sebentar kali ini, walau terasa cukup keras. katanya di ujung kulon. 6,4 SR.</p>
<p><em>mmm.. menarik nafas panjang nih&#8230; </em></p>
<p><em> </em></p>
<p>sesungguhnya tidak ada yang saya takuti dari rangkaian gempa ini. termasuk jika dikabarkan akan terjadi lagi gempa yang lebih dahsyat dari gempa Padang baru lalu. bukan gempa yang saya khawatirkan. saya mengkhawatirkan korbannya. kalau gempanya sendiri, saya pikir itu bagian dari kehidupan.</p>
<p> </p>
<p>sadar sebagai sesuatu yang hidup dalam sang Maha Hidup, maka wajar jika kapan saja, tanah berguncang ataupun langit goyang. bumi dan langit ini memang hidup kok.</p>
<p>kalau dibahasakan sebagai murka Tuhan. saya kira tidak&#8230; kita saja yang tidak terbiasa diajarkan merasakan kehidupan di luar diri kita. kita lebih dibiasakan tuk lebih mendahulukan diri sendiri, keluarga juga golongan kita. padahal lebih dari sekedar mendahulukan manusia di luar kita, peduli itu termasuk pada keseluruhan hidup ini..</p>
<p>saya bahkan pernah bermimpi, tertarik ke dalam pusaran angin yang berputar dan berwarna putih, nyaris seperti perak. setengah badan saya berada di dalamnya, sementara wajah dan tangan saya masih berada di luar. saya tidak terbawa berputar dengan pusaran itu, saya hanya sedang seperti berusaha memanggil kehidupan. rasanya tidak ada yang sakit di badan saya, hanya sedih melihat kehidupan yang mesti ditinggalkan..</p>
<p> </p>
<p><em>maka kalau saja kita sejak dini biasa diajarkan tuk menghargai kehidupan&#8230;</em></p>
<p>mungkin kita menjadi lebih bisa mensikapi hidup dengan benar. akrab dengan sang Maha Hidup, dan mampu meminimalis korban. tapi tidak ada kata terlambat deh, semoga ini bisa kita ajarkan dan biasakan pada anak -anak kita.</p>
<p><em>tak pernah ada kata terlambat..</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>sungguh, bukan gempa yang saya takutkan. saya menghargai apapun kehidupan. saya sadar bahwa kita diliputi oleh kehidupan yang maha besar. saya hanya tidak kuat melihat penderitaan yang mungkin disebabkan oleh gempa, yang tidak pernah dibiasakan pada kita selama ini.</p>
<p> </p>
<p>eeeittsss.., jangan mengganggap saya aneh dengan mimpi-mimpi itu yaa&#8230; saya pikir itu kebetulan saja. banyak orang yang juga bermimpi lebih seru dari saya kok. ya ga? saya sendiri baru menyadari arti mimpi-mimpi itu saat setelah terjadi hal-hal ini. tepatnya, saya lebih teringat rasanya daripada apa sih cerita di mimpinya itu sendiri.</p>
<p> </p>
<p>semoga semua sodara saya yang mengalami gempa, sabar dengan kenyataan ini. semoga kita bisa mencari solusi dari melulu menangisi. amin.</p>
<p> </p>
<p>anis</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mualafmenggugat.wordpress.com/4306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mualafmenggugat.wordpress.com/4306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mualafmenggugat.wordpress.com/4306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mualafmenggugat.wordpress.com/4306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4306/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4306&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/16/hanya-karena-tak-terbiasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f7ff822d430de2497026b4c7ef80010?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mualaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/2970930513_6845e86387_t1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2970930513_6845e86387_t</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jika Tuhan memang menyukai Keindahan (2)</title>
		<link>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/16/jika-tuhan-memang-menyukai-keindahan-2/</link>
		<comments>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/16/jika-tuhan-memang-menyukai-keindahan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 03:55:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Islam Indie</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam indie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mualafmenggugat.wordpress.com/?p=4292</guid>
		<description><![CDATA[
  yuk, lebih teliti..
 
 
 
dengan pikiran seperti yang saya urai sebelum ini, menjadi sangat alami, saya merasa bahwa hal-hal yang menyoal ekspresi sex itu hanya butuh di tata. bukan melulu ditolak, terlebih dengan kekerasan. ini sesuai pesan agama tuk kita menjadi kholifah. menjadi penata.
ketika sex itu dihargai sebagai keindahan juga karunia, maka sex layak dihargai dan tempatkan di tempat yang tinggi. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4292&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-4294" title="3665045209_61197895ac_t" src="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/3665045209_61197895ac_t1.jpg?w=100&#038;h=100" alt="3665045209_61197895ac_t" width="100" height="100" /></p>
<p>  <em>yuk, lebih teliti..</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p> </p>
<p>dengan pikiran seperti yang saya urai sebelum ini, menjadi sangat alami, saya merasa bahwa hal-hal yang menyoal ekspresi sex itu hanya butuh di tata. bukan melulu ditolak, terlebih dengan kekerasan. ini sesuai pesan agama tuk kita menjadi kholifah. menjadi penata.</p>
<p>ketika sex itu dihargai sebagai keindahan juga karunia, maka sex layak dihargai dan tempatkan di tempat yang tinggi. sungguh, dari rangsangan &#8211;berupa gambar-gambar atau apapun&#8211; sampai pemenuhan sex itu sendiri, layak disimpan dan dilakukan di tempat yang lebih privat. ini kesadaran loh, bukan melulu aturan. agar apa? ya agar kehidupan kita semua menjadi lebih sehat, agar kita menjadi lebih bersyukur.</p>
<p>saya agak riskan membicarakan aturan, selama tidak ada kesadaran yang mendukung aturan itu sendiri. saya lebih suka bicara kesadaran deh, dari sekedar pasal demi pasal, ayat demi ayat. secara mendasar, saya sadar tuk tidak sedikit-sedikit main menafikkan kenyataan. <em>sikap menafikkan kerap melahirkan prilaku penuh kemunafikkan</em>. prilaku munafik, rasanya lebih ditentang oleh agama. gitu ga sih?</p>
<p><em>manusia sempurna itu bukan seperti malaikat. itu menyalahi kodrat. tapi manusia yang bisa menempatkan segala sesuatu sesuai tempatnya dan memenuhi segala sesuatu sesuai haknya. </em></p>
<p>semua hal dalam hidup ini, ada baik, ada buruk. ada yang hitam, ada yang putih. ga ada yang sempurna satu sisi saja. so, manusia diminta sempurna dengan menata ketidaksempurnaan itu. prilaku abu-abu adalah prilaku munafik, prilaku berstandar ganda. siang ini ekspresi sex seperti miyabi dihina-hina, malam hari malah dicari-cari dengan rakusnya.</p>
<p>saya pikir, menempatkan sex di ruang yang lebih privat, atau di jam tayang berbeda, atau klasifikasi jenis tayangan tertentu, atau diberi harga mahal demi pembatasan konsumsi, atau bahkan dilokalisasi atau pembatasan area, itu adalah prilaku menata. sampai di sini, saya sangat mengapresiasi.</p>
<p>ke depan, dengan lebih teredukasi, lebih tumbuh kesadaran, maka hal ini akan lebih baik dalam ekspresinya, baik perorangan maupun luas sebagai komunitas bernama bangsa. ini keniscayaan.. menata itu akan melahirkan ketertataan. kesadaran akan melahirkan kenyataan yang lebih baik.</p>
<p>persoalannya, yang sering terjadi adalah prilaku-prilaku sesaat. marah ya sesaat. menata ya sesaat. sholeh juga sesaat. <em>penataan butuh konsistensi tinggi</em>. butuh pembiasaan lama.</p>
<p>lah, lalu bagaimana dengan jargon agama dalam penataan soal ini?</p>
<p>sama saja. menurut hemat saya, agama itu disebut fitroh, karena dia tidak mengkhianati kealamian manusianya. ini tantangannya beragama. agama bukan sekedar kumpulan peraturan. tapi inspirasi, tentang manusia dengan diri dan Tuhannya. bahkan kalau kita mau cermati lebih teliti, agama adalah &#8220;proses&#8221; manusia menuju Tuhannya, menuju keadaan yang lebih baik. agama bukan <em>taken for granted,</em> bukan tinggal terima beres<em>.</em></p>
<p>kalau agama hanya bisanya membangun tembok-tembok, main gebuk dan gembok, main hukum dan tuntun. maka agama bukan lagi proses. manusia akan sulit menerima mode begini, karena pada dasarnya manusia itu makhluk pembelajar. maka sering kita lihat, hanya saling tarik menarik aja yang ada. antara pemikiran yang lebih ingin berkembang dengan pemikiran yang seperti tembok-gembok itu. dan hasilnya, adalah saling <em>meniadakan</em>. kenyataan tetap tidak membaik, malah jauh memburuk dengan prilaku saling menafikkan itu. ga heran Indonesia itu jalan ditempat mulu, kalau ga mau dibilang mundur ke belakang, karena yang lain bergerak dan maju ke depan.</p>
<p>akan terlihat, si sholeh akan menafikkan kenyataan, si biasa akan menafikkan agama. dua-duanya menafikkan fitrohnya. karena agama tanpa kenyataan hanya angan. dan kenyataan tanpa agama hanya kecelakaan.</p>
<p>kondisi ini, saya amati terlalu lama terjadi di Indonesia kita tercinta ini. padahal sebagai manusia Indonesia&#8211; kita harus sangat bersyukur loh. kita hidup di negara yang terus mau berkembang. saya menangkap banyak keinginan baik tuk Indonesia. hanya saja, mana yang sesuai, itu yang harus kita teliti.</p>
<p>pertama sebagai Indonesia, kita memiliki cita-cita tersendiri sebagai bangsa dan negara. yang dengan kenyataan geografisnya, maka para pendiri negeri ini ingin Indonesia tidak ke kiri dan tidak ke kanan, tapi menjadi negeri berjati diri sendiri.</p>
<p>jujur, letak Indonesia yang stategis ini, kadang terbayang oleh saya setiap membaca surat an Nur yang beken tea. yang berupa cahaya tidak di kiri tidak di kanan. klop banget deh. negeri di pertengahan. jamrud khatulistiwa. yang berkilau bahkan sebelum di pantikkan api.</p>
<p>kalau cita-cita Indonesia itu negeri dengan manusia yang mandiri, menjadi diri sendiri dan berjati diri, sederhananya itu adalah manusia yang bisa memimpin dirinya sendiri. <em>weeeeiii..</em> itu sangat sesuai dengan agama. menjadi  kholifah menimal tuk dirinya sendiri.</p>
<p><em>hehehe,</em> maaf yaa, saya memang tidak pernah bisa menterjemahkan perintah menjadi kholifah itu adalah mendirikan kekholifahan. buat saya itu hanya romantisme masa lalu. prilaku yang hanya maunya <em>taken for granted</em> aja terhadap islam. padahal, bagaimana mungkin kamu mengatakan kamu beriman kalau kamu belum diuji?</p>
<p>di sini kita bisa menemukan bentuk baru untuk bagaimana kelak sesuatu yang disebut &#8220;islami&#8221; itu sesuai perkembangan zaman. yang sangat mungkin ga sekedar model seperti arab. Tuhan itu maha mencipta. maka kreativitas dan inovasi seharusnya adalah milik manusia yang mengaku beriman kepada Tuhan, memiliki sebagaian sifat Tuhan. lah? kenapa maunya hanya terima beres? itu ciri manusia yang malas.</p>
<p><em>hehehe.. maaf yaa, ini jujur menurut saya..</em><em> </em><br />
walah, jadi kemana-mana deh nulisnya&#8230; <em>hehehe..</em></p>
<p>di kondisi negara kita yang sarat hasrat tuk perbaikan, maka semoga kita tahu betul bagaimana perbaikan itu akan kita mulai. cara berpikir kita menentukan bagaimana kelak kita menuju perbaikan itu.</p>
<p>termasuk tuk soal sex ini. jika kita meyakininya sebagai keindahan, semoga perbaikan menyoal penataan tuk soal sex ini juga tidak akan kehilangan keindahannya. ga sekedar boleh atau tidak boleh. tapi tempatkan pada tempatnya.</p>
<p><em>lah, Miyabi?</em></p>
<p>saya menghormati pelaku-pelaku hal demikian, selama mereka juga menghormati apa-apa yang menjadi bukan kawasannya. di negerinya, hal demikian konon sudah biasa dan orang-orang di sanapun punya cara dan aturan sendiri dalam menyikapinya. jadi ya, respek aja deh.</p>
<p>satu yang pasti, <em>Miyabi itu memperlakukan kita sebagai</em> <em>pasar</em>.</p>
<p>ini wajar. ini juga berlaku di mana saja dalam kehidupan, ketika menyoal hubungan sebagai dua kepentingan. ini yang seharusnya lebih kita sadari dari awal. maka bukan penolakkan secara fisik dengan demo bawa-bawa agama. itu tidak terlalu efektif, malah mencipta polemik.</p>
<p>menurut saya, jika memang sepakat sex itu indah dan perlu ditata, atur diri kita, terlebih sebagai pasar. <em>mari menjadi subyek dalam kehidupan ini.</em></p>
<p>ya ga?</p>
<p>segitu aja yaa, semoga bisa dipahami inti yang dituju, dari melulu berpolemik. maaf tidak sempat diedit nih&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p> </p>
<p><em>btw : Facebook saya lagi error nih. kok semua friends saya hilang?? walahhh.. masa&#8217; FB tanpa teman gitu? ya sudahlah, manusia aja bisa error, palagi teknologi sebagai ciptaan manusia yaa? mohon maaf saja buat semua di sini yang juga menjadi friends di fb saya, gi error. ntar deh di cek lagi..</em></p>
<p>.</p>
<p> </p>
<p>anis</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mualafmenggugat.wordpress.com/4292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mualafmenggugat.wordpress.com/4292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mualafmenggugat.wordpress.com/4292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mualafmenggugat.wordpress.com/4292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4292/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4292&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/16/jika-tuhan-memang-menyukai-keindahan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f7ff822d430de2497026b4c7ef80010?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mualaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/3665045209_61197895ac_t1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3665045209_61197895ac_t</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>jika Tuhan memang menyukai Keindahan (1)</title>
		<link>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/16/jika-tuhan-memang-menyukai-keindahan-1/</link>
		<comments>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/16/jika-tuhan-memang-menyukai-keindahan-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 00:34:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Islam Indie</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam indie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mualafmenggugat.wordpress.com/?p=4275</guid>
		<description><![CDATA[ ho..ho..ho..
 
 
 
membaca banyak status teman-teman Facebook menyoal Miyabi, mau tak mau, membuat saya &#8211;akhirnya&#8230;.&#8211; bertanya pada om Google. kata om Google, doi itu bintang porno asal Jepang yang akan main film di sini, di Indonesia. begitu banyak berita tentang doi dan saya hanya membaca selewat-selewat, sampai saya bingung, apa judul persis film yang akan diperankan Miyabi. Menangkap Miyabi? Miyabi jadi Santri? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4275&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-4276" title="507912199_4e36d1557a_t" src="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/507912199_4e36d1557a_t.jpg?w=98&#038;h=100" alt="507912199_4e36d1557a_t" width="98" height="100" /> <em>ho..ho..ho..</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p> </p>
<p>membaca banyak status teman-teman Facebook menyoal Miyabi, mau tak mau, membuat saya &#8211;<em>akhirnya&#8230;.</em>&#8211; bertanya pada om Google. kata om Google, doi itu bintang porno asal Jepang yang akan main film di sini, di Indonesia. begitu banyak berita tentang doi dan saya hanya membaca selewat-selewat, sampai saya bingung, apa judul persis film yang akan diperankan Miyabi. Menangkap Miyabi? Miyabi jadi Santri? atau Miyabi enak seperti Supermi?<em> hehehe&#8230;</em> <em>bingung sendiri.</em></p>
<p>ga sampe di berita tulis, saya coba minta gambarnya pada om Google, secara ga kenal selama ini. <em>weeeiiiiitttsss&#8230; kaget!</em> haduuuh-haduuuh.. nih anak dari planet mana???  masa yang kek gini dibilang enaknya kek supermi? <em> hushhh!</em> ga tahan saya melihatnya, hanya sampe halaman ke dua langsung tutup deh.</p>
<p>tapi&#8230; saya jadi mikiiirrrr&#8230;<br />
<em>hehehe..</em> berlaku fungsi dasar sebagai keturunan adam yang diberi akal tuk berpikir toh?</p>
<p><em>mmm&#8230; mmm&#8230; mmm&#8230;</em></p>
<p><em> </em><br />
secara spontan, gambar-gambar demikian memang sangat merangsang. bukan mo bilang saya terangsang yaa.. saya cewek normal loh. tapi saya malu melihatnya dan jantung berdebar lebih keras aja. <em>ini jujur..</em> reflek saya langsung mikir, kebayang yang melihat adalah laki-laki? kira-kira gimana yaa? atau jangan-jangan, lelaki malah biasa-biasa aja nih?? <em>hehehe&#8230; lah, suami masih di kantor, masa&#8217; mo ditanya soal Miyabi?</em> :P</p>
<p>dan keknya hanya lelaki dari surga deh kalau biasa-biasa aja lihat beberapa pose Miyabi. berarti saya yang malu adalah yang normal. &#8212; <em>loh?? </em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em> </em><br />
so..? saya jadi merasa bahwa rangsang dari luar diri atas gambar berupa pose-pose Miyabi itu adalah suatu yang normal. mau menjadi terangsang atau malah mualpun, itu normal. saya ga menafikkannya. <em>wong terasa toh?</em> bahkan saya merasa bersyukur, bahwa Tuhan memberi kita indera tuk bisa menangkap rangsang demikian. karena so pasti, instrumen tubuh kita ini butuh asupannya tuk bisa berfungsi memainkan melodi tentang diri dan kehidupan kita. dari sekedar mata tuk melihat sampai sex tuk kesehatan lahir dan batin.</p>
<p>persoalannya, di dunia penuh pencitraan gini, dari sekedar audio, visual, audio visual sampai mixed media lainnya terhadap bentuk rangsangan-rangsangan luar demikian, banyak sekali. malah sangat tereksploitasi. seperti sexy divisualkan dengan berpakaian lebih terbuka. atau sexy identik dengan bentuk tubuh yang ditonjol-tonjolkan dst-dst. maka operasi plastik tuk membuat wanita (bahkan pria) menjadi seperti boneka, laku sekali. padahal boneka hanya boneka, mainannya anak-anak.. &#8211; di seri Barbie aja ada boneka lelakinya toh? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>nah, ada yang menarik bahwa sex itu dari setelah rangsangan, ternyata butuh ketentraman ketika melakukannya. ini <em>ritme</em> namanya. tubuh kita, sebagaimana jam biologis, memiliki kebutuhan ritme tertentu pada hal2 tertentu juga. karena ya itu tadi, diri kita ini adalah kumpulan instrumen seperti sebuah orkestra besar. ok, improvivasi-improvisasi perlu. ok, sesekali memainkan musik-musik yang diluar kebiasaan, ini tuk melawan kemonotonan.<br />
tapi ritme?  ini pola dan terbentuk dengan sendirinya. walau pola bisa berbeda-beda di setiap manusia, setiap usia dsb, tapi manusia cenderung memiliki pola pada umumnya atau pola rata-rata. ini alami, ini sehat dan ini kemudian dikenal dengan pola hidup sehat itu sendiri..</p>
<p>apalagi kalau kita dekati dengan bahwa kebutuhan ini ga sekedar tuk kebutuhan fisik. seperti makan, secara fisik untuk metabolisme tubuh. tapi secara psikis ya tuk mendapat rasa yg disebut kenyang itu. yang kemudian dengan rasa dan metabolisme yang baik, maka manusia secara lahir batin bisa optimal melakukan aktivitasnya.</p>
<p>itu sebabnya, disebutkan kalau <em>dunia itu adalah ladangnya akhirat</em>. di mata saya, ini ga menyoal sekedar dunia dan akhirat abis mati nanti itu.  ini termasuk pemenuhan secara lahir (dunia)  juga secara rasa di batin (akhirat) itu.<br />
<em>ga usah tunggu mati dulu deh tuk menjadikan dunia ini sebagai ladang akhirat</em>. hidup sehat itu sendiri adalah cara tuk mencapai surga di kehidupan. ya ga?</p>
<p><em>kembali..</em></p>
<p>karenanya, sex &#8211;<em>menurut saya</em>&#8211; layak ditempatkan di tempat yang baik, di tempat yang tinggi juga yang lebih pribadi. karena ga cuma menyoal enak dan puas tapi juga nyaman. di sini mengapa Tuhan menawarkan <em>pernikahan</em>, sebagai &#8220;transaksi resmi&#8221; menyoal sex ini.<br />
weeeeii.. makan aja harus beli bahannya, lalu masaknya, baru dinikmati toh? minum juga sama? maka sex juga ya harus diupayakan dengan baik. dan maka juga seperti makanan, <em>jajan sembarangan</em> suka bikin sakit perut, karena tidak terjamin kebersihannya. sex sembarangan juga disebut jajan, dan beresiko dari ketidaktentraman hidup sampai tidak terjamin kebersihan dan kelayakkannya.</p>
<p>see? klop deh sebetulnya apa-apa yg telah dinasehati oleh orang-orang tua kita dulu. yang sebut saja sebagai <em>kearifan lokal</em> tuk menuntun kehidupan kita, kalau saja kita cermati dengan teliti. ke sininya, banyak ulasan yang lebih ilmiah tentang kearifan lokal ini. di majalah-majalah modernpun sering dibahas, hanya saja dengan pendekatan/bahasa yang sesuai dengan kekinian kita. tapi intinya sama saja.</p>
<p>nah, semua di atas itu adalah ketika sex dilihat dari satu sisi. selain tuk kebutuhan fisik juga ternyata tuk kenyamanan dan kesehatan. sementara kita tahu, sex menyoal dua sisi, menyoal dua arah, dua anak manusia.<br />
maka di sini, ada yang dikenal dengan cinta. <em>halahhh..</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>sederhanakan, cinta adalah semangat menyayangi yang dengan rasa sayang itu menjadi ingin memberi yang terbaik. ingin melayani. maka sex itupun tidak lepas dari rasa sayang, rasa ingin melayani. </p>
<p>yang sering dibilang bahwa kewajiban menikah adalah menafkahi lahir dan batin. dalam arti tidak sekedar melayani secara fisik, berupa nafkah materi tapi juga secara batin, termasuk ekspresi sayang dalam soal sex itu tadi.</p>
<p>saya tipe cewek yang meyakini, sentuhan sayang dan dorongan melayani dengan yang terbaik adalah seninya kehidupan. seperti menari, seperti melukis, seperti baca puisi, juga seperti bernyanyi. sangat layak tuk dinikmati. ga sekedar seperti buang sampah tok, atau sekedar menjalani kewajiban tok. sehingga di sini, saya mengapresiasi sekali ajakan agar wanita yang &#8220;berdandan&#8221; untuk suaminya. berdandan bukan semata kinclong ke salon gitu. tapi merawat sampai melayani suami. jangan diterjemahkan berdandan tuk suami hanya berarti dandan di rumah aja. pandai membawakan diri dan tahu bagaimana menempatkan suami juga bagian dari itu. saya meyakininya begitu. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>nah, setelah tahu bahwa sex adalah kebutuhan yang alami bagi instrumen sex itu sendiri dalam tubuh, butuh ketentraman ketika melakukannya, membentuk ritme dan sehat bagi pelakunya, sex juga seninya kehidupan, ekspresi sayang dan pelayanan yang terbaik. so pasti, sex melahirkan kesetiaan tersendiri. apalagi ketika ternyata sex itu membuahkan harapan-harapan baru, seperti pohon yang berbuah, maka manusia beranak pinak. waaaah.. sex itu luar biasa&#8230;</p>
<p><em>Subhanallah ya??</em> </p>
<p>terasa sekali betapa tingginya Tuhan memperlakukan sex. rasanya ini perlakuan Tuhan yang paling kompleks dalam tatanan penciptaannya deh. yang membuat kehidupan ini terus berlangsung bahkan sampai hari ini. membuat dunia berwarna warni, seolah ga mau berhenti.  </p>
<p>maka agama, yang mengklaim diri sebagai ajaran dari Tuhan, digambarkan atau tepatnya ditafsirkan mengatur hal-hal ini dengan sangat rinci. padahal, sex, cinta dan setia itu semua alami, bukan semata karena aturan-aturan melulu. <em>agama fitroh toh?</em></p>
<p>sampai di sini&#8230; saya pribadi sangat mengagumi Tuhan. sujud saya tuk kebesaranNya. sujud saya bahkan lebih lama tuk bahwa saya telah diperkenankan merasakan sendiri keindahannya yang satu ini.</p>
<p> </p>
<p>lah, bagaimana dengan soal Miyabi?</p>
<p> </p>
<p><em>bersambung&#8230;</em></p>
<p><em>.</em></p>
<p> </p>
<p>anis</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mualafmenggugat.wordpress.com/4275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mualafmenggugat.wordpress.com/4275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mualafmenggugat.wordpress.com/4275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mualafmenggugat.wordpress.com/4275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4275/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4275&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/16/jika-tuhan-memang-menyukai-keindahan-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f7ff822d430de2497026b4c7ef80010?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mualaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/507912199_4e36d1557a_t.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">507912199_4e36d1557a_t</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kembali</title>
		<link>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/15/kembali-2/</link>
		<comments>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/15/kembali-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 03:12:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Islam Indie</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam indie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mualafmenggugat.wordpress.com/?p=4260</guid>
		<description><![CDATA[ hai.. hai.. hai..  
 
 
 
saya anis..
saya kembali..
boleh ya?
boleh ya?
hehehe&#8230;
.
terimakasih tuk semua di sini, yang masih berkenan datang dan memberi komentar. maaf kalau tidak dibalas-balas yaa&#8230; mari nikmati kembali tulisan-tulisan yang akan saya bagi, nikmati pikiran-pikiran yang menari, nikmati kemerdekaan di sini..
ga punya banyak kata nih, tuk ucapkan rasa ingin kembali, selain&#8230;. yuk, tetap saling berbagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4260&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-4273" title="3508260246_9de28378a1_t" src="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/3508260246_9de28378a1_t1.jpg?w=95&#038;h=100" alt="3508260246_9de28378a1_t" width="95" height="100" /> <em>hai.. hai.. hai..</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>saya anis..<br />
saya kembali..<br />
boleh ya?<br />
boleh ya?<br />
<em>hehehe&#8230;</em></p>
<p>.</p>
<p>terimakasih tuk semua di sini, yang masih berkenan datang dan memberi komentar. maaf kalau tidak dibalas-balas yaa&#8230; mari nikmati kembali tulisan-tulisan yang akan saya bagi, nikmati pikiran-pikiran yang menari, nikmati kemerdekaan di sini..</p>
<p>ga punya banyak kata nih, tuk ucapkan rasa ingin kembali, selain&#8230;. yuk, tetap saling berbagi dan semoga menginspriasi.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>.</p>
<p>anis</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mualafmenggugat.wordpress.com/4260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mualafmenggugat.wordpress.com/4260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mualafmenggugat.wordpress.com/4260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mualafmenggugat.wordpress.com/4260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4260/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4260&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/10/15/kembali-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f7ff822d430de2497026b4c7ef80010?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mualaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/10/3508260246_9de28378a1_t1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3508260246_9de28378a1_t</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tentang mengerti</title>
		<link>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/06/06/tentang-mengerti/</link>
		<comments>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/06/06/tentang-mengerti/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 03:05:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Islam Indie</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam indie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mualafmenggugat.wordpress.com/?p=4231</guid>
		<description><![CDATA[(refleksi.. refleksi&#8230; daripada masuk penjara karena curahan hati..   becandaa&#8230; tetaplah bicara dalam cara yang berbeda.. )
.
pernah suatu ketika, hanya berdua dengan suami di mobil, saya bertanya kepadanya. kenapa ya, dulu ketika saya merasa paham agama, saya inginnya ini itu. ingin begini dan begitu. lah, sekarang setelah semakin mengerti, saya kok malah tak bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4231&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/06/angel_baby.jpg?w=150&#038;h=112" alt="angel_baby" title="angel_baby" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-4233" /><em>(refleksi.. refleksi&#8230; daripada masuk penjara karena curahan hati.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  becandaa&#8230; tetaplah bicara dalam cara yang berbeda.. )</em></p>
<p>.</p>
<p>pernah suatu ketika, hanya berdua dengan suami di mobil, saya bertanya kepadanya. kenapa ya, dulu ketika saya merasa paham agama, saya inginnya ini itu. ingin begini dan begitu. lah, sekarang setelah semakin mengerti, saya kok malah tak bisa ingin ini itu yaa? aduh, mengambil sedikitpun dari hidup ini aja, saya ga berani..<br />
suami ya ketawa aja denger saya&#8230;</p>
<p>.</p>
<p><em>Tuhan..<br />
kenapa ya?</em></p>
<p>semakin mengerti, aku semakin merasa tak berdaya<br />
merasa tak memiliki apa-apa dan bukan apa-apa..<br />
padahal dulu, aku merasa hebat, kuat, mantap..<br />
ah, kemana semua daya?<br />
kemana semua kuasa?<br />
aku hanya tahu Engkaulah yang punya..</p>
<p>Tuhan..<br />
seandainya Kau ada di sini<br />
menatapMu pun aku tak berani<br />
menyentuhMu pun aku tak suci<br />
apalagi tuk memilikiMu?<br />
aku merasa tak pantas diri</p>
<p>padahal kutahu Kau selalu hadir<br />
menghangatkan rasaku<br />
menjaga tidurku<br />
menemani hari-hariku</p>
<p>.</p>
<p>semakin mengerti<br />
aku semakin merasa tak bisa memiliki apa-apa<br />
tak juga bisa memilikMu<br />
yang ada hanya rela-rela dan rela<br />
sebagaimana mengalah dan melulu mengalah?<br />
walau entah untuk siapa?<br />
selain untuk rasa rela itu sendiri..?</p>
<p>maka dimana agama?<br />
seperti itukah dunia?<br />
melulu minta rela dan direlakan?</p>
<p><em>simbol-simbol itu terasa meletihkanku..</em></p>
<p>.</p>
<p>Tuhan..<br />
semakin mengerti, aku merasa semakin tak mampu<br />
kakiku bahkan tak lagi mampu menahan tubuhku<br />
tak mampu menyanggah egoku<br />
maka ego itu jatuh<br />
dan aku memandangnya dalam pilu</p>
<p><em>aku malu..</em></p>
<p>maka peluklah aku, Tuhan<br />
dalam kerapuhanku</p>
<p>.</p>
<p>Tuhan.. o.. Tuhan..</p>
<p>ketika aku terengah-engah berjalan menujuMu<br />
akankah Kau segera menyambutku?<br />
atau ketika aku tersoek-soek meniti ke arahMu<br />
akankah Kau segera meraih tubuhku?<br />
dan ketika aku berdarah tuk menggapaiMu<br />
akankah Kau segera berlari memelukku?</p>
<p>ah..<br />
aku tak lagi membaca tentang janji-janjiMu<br />
aku hanya tahu, Kau telah menjemputku<br />
mengetuk pintu hatiku<br />
menungguku membukakan pintu itu</p>
<p><em>diliputi rasa malu bak seorang dara dihampiri sang kekasih</em></p>
<p>.</p>
<p>semakin mengerti,<br />
aku semakin tak bisa memiliki<br />
tak berharap ini itu<br />
selain diriku dan Tuhanku<br />
cukuplah Tuhanku untukku</p>
<p>agar kelak aku belajar menyentuhNya<br />
menjagaNya, merawatNya, meyayangiNya<br />
dan menyiapkan diriku untukNya</p>
<p>dan agama?<br />
dia tak menyoal simbol-simbol<br />
dia tak menyoal tutup botol<br />
dia bukan penyumbat<br />
dia sangat bersahabat</p>
<p>.</p>
<p>maka aku gemetar<br />
ketika Tuhan meraih tanganku<br />
mengajakku berjalan-jalan<br />
melihat banyak hal di sekitar<br />
dan menceritakan padaku<br />
tentang hidup yang tak akan pernah habis diceritakan</p>
<p><em>menjadi bak dongeng yang tak pernah didongengkan..</em></p>
<p>.</p>
<p>hingga tiba saatnya,<br />
aku tertidur di pelukanNya<br />
<em>abadi?</em></p>
<p>maka kata orang tua itu, dihadapan Tuhan, kita emang kecil..<br />
keciiiiiilllll&#8230; keciiiiiilllll&#8230;. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>.</p>
<p>salam<br />
anis</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mualafmenggugat.wordpress.com/4231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mualafmenggugat.wordpress.com/4231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mualafmenggugat.wordpress.com/4231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mualafmenggugat.wordpress.com/4231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4231/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4231&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/06/06/tentang-mengerti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f7ff822d430de2497026b4c7ef80010?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mualaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/06/angel_baby.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">angel_baby</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>hilang kata&#8230;</title>
		<link>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/06/06/hilang-kata/</link>
		<comments>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/06/06/hilang-kata/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 02:04:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Islam Indie</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam indie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mualafmenggugat.wordpress.com/?p=4226</guid>
		<description><![CDATA[(hai&#8230; tuk hal-hal eksternal..)
.
sudah lama ga nulis nih. dicoba lagi yaa..  
sungguh, saya seperti terpana dan nyaris tak bisa bicara, melihat perkembangan yang ada di sekitar kita. dari ibu Presiden yang kudu pake jilbab sampai beberapa produk teknologi yang diharamkan. dari Manohara, Ambalat, Neo-Lib, Neo-Orba, dsbnya sampai kasus bu Prita. juga dari tawuran antar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4226&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/06/texture-broken-glass.jpg?w=112&#038;h=150" alt="-texture-broken-glass" title="-texture-broken-glass" width="112" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-4227" /><em>(hai&#8230; tuk hal-hal eksternal..)</em></p>
<p>.</p>
<p>sudah lama ga nulis nih. dicoba lagi yaa.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>sungguh, saya seperti terpana dan nyaris tak bisa bicara, melihat perkembangan yang ada di sekitar kita. dari ibu Presiden yang kudu pake jilbab sampai beberapa produk teknologi yang diharamkan. dari Manohara, Ambalat, Neo-Lib, Neo-Orba, dsbnya sampai kasus bu Prita. juga dari tawuran antar mahasiswa yang ga selesai-selesainya di Jakarta, sampai diulangnya seluruh Ujian Nasional di beberapa sekolah di Ngawi &#8211; Jatim&#8230;</p>
<p><em>huuufff&#8230; Gusti&#8230;</em></p>
<p>jangan ditanya gimana ngomentarinnya, saya seperti kehilangan kata.. </p>
<p>.</p>
<p>jadi teringat pesan ibu saya dulu. yang bila hari tengah memasuki senja sebaiknya kita ada di dalam rumah. karena di setiap masa pergantian waktu, udara terasa lebih terasa tak nyaman. kalau bahasa ibu saya dulu, senja itu <em>hawa</em>nya seram (hawa disini, bukan hawa : wanita yaa.. tapi hawa : aura -red) .. konon, segala yang &#8220;ga bener&#8221; bermunculan.</p>
<p><em>ya gitu deh.. semoga tahu yang dimaksud yaa. </em><br />
saya enggan membahasakannya lagi dan saya memang jadi terbiasa senja hari sebaiknya sudah ada di rumah. diusahakan selalu demikian.. dan mudah, karena saya hanya ibu rumah tangga biasa yang relatif memang di rumah saja&#8230;<br />
<em>ga terlalu penting sih&#8230;</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tapi ini loh&#8230; entah kenapa kali ini, di masa pergantian kepemimpinan kali ini, saya juga merasakan demikian. rasa dari hawa yang ga nyaman.. dan ada aja yang ga enaknya..</p>
<p>sebetulnya kalau bicara ga enak di negeri ini sih sudah dari dulu dan banyak banget yaa? tapi mungkin kini sudah semakin terasa menjenuhkan. sudah semakin penat dan sudah semakin menghebat. </p>
<p>.</p>
<p>sederhananya saya ingin bilang,<br />
<em>dalam diam mari melihat lebih jernih..</em></p>
<p>jika tak ingin terlalu mengedepankan citra dan simbol, maka cobalah mencari maknanya di kedalaman. jika tak ingin teknologi menjadi produk yang disesatkan, maka manfaatkanlah teknologi demi kebaikan. kalau ingin pendidikan maju, <em>cobalah tuk tidak melulu berpikir materialis</em>. mo gratis atau mahal, bukan itu masalahnya, tapi keinginan tuk bener-bener memajukan dan memberikan pendidikan yang terbaik, itulah yang utama. sehingga segala sesuatunya bisa ditata dengen lebih baik, dari sekedar kebijakan2 populis saja. termasuk tuk pelayanan kesehatan..</p>
<p>dan tentu, jika tak ingin dihina dan diintervensi oleh bangsa lain, maka bersatulah. jika tidak ingin dituduh neo lib, neo orba, ya sudah&#8230; bersatulah. menjadi neo Indonesia. dengan semangat dan komitmen ideologi yang juga terperbaharui, neo Pancasila. </p>
<p><strong>mari menjadi Indonesia Baru yang bersatu..</strong></p>
<p>gitu aja deh&#8230;<br />
semua kejadian atau musibah yang melingkupi hampir seluruh lini kehidupan kita, atau krisis multi dimensional ini, semoga bisa membangkitkan kesadaran juga secara multi dimensi.<br />
mencakup seluruh hal..</p>
<p>semoga kebangkitan kita semua di negeri ini, kelak ga setengah-setengah&#8230;</p>
<p>.</p>
<p>saya pribadi hanya ingin Indonesia bersatu, menjawab tantangan ini secara bersama. bukan lagi melulu saling menjatuhkan deh. sudahilah yang kek gitu&#8230;</p>
<p>cape deh lihatnya..<br />
gitu ga sih?</p>
<p>.</p>
<p>jujur, saya semakin rindu akan sosok yang bisa menyatukan Indonesia..<br />
<em>akankah dia ada?<br />
atau hanya angan seperti ramalan-ramalan?</em></p>
<p>.</p>
<p>salam<br />
anis</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mualafmenggugat.wordpress.com/4226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mualafmenggugat.wordpress.com/4226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mualafmenggugat.wordpress.com/4226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mualafmenggugat.wordpress.com/4226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4226/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4226&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/06/06/hilang-kata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f7ff822d430de2497026b4c7ef80010?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mualaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/06/texture-broken-glass.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">-texture-broken-glass</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>harga mati di hari jadi</title>
		<link>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/06/01/harga-mati-di-hari-jadi/</link>
		<comments>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/06/01/harga-mati-di-hari-jadi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 05:05:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Islam Indie</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam indie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mualafmenggugat.wordpress.com/?p=4216</guid>
		<description><![CDATA[(maaf&#8230; curhat&#8230;)
belum sempat menulis banyak, karena baru pulang dari dokter nih.
seminggu yang lalu, saya jatuh. terpeleset. so far, biasa dan baik-baik aja. hanya masih ada rasa nyeri dan disarankan terapi mandiri.. hehehe.. judulnya semoga bisa lebih hati-hati.
nah, tapi pengen bangeeetttt bilang ini..
boleh ya??  
ehm.. ehm..
..
Selamat Ulang Tahun PANCASILA
semoga jaya dalam kebhinnekaan kita,
semoga jaya dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4216&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/06/791847_garuda.jpg?w=150&#038;h=136" alt="791847_garuda" title="791847_garuda" width="150" height="136" class="alignleft size-thumbnail wp-image-4217" /><em>(maaf&#8230; curhat&#8230;)</em></p>
<p>belum sempat menulis banyak, karena baru pulang dari dokter nih.<br />
seminggu yang lalu, saya jatuh. terpeleset. so far, biasa dan baik-baik aja. hanya masih ada rasa nyeri dan disarankan terapi mandiri.. <em>hehehe..</em> judulnya semoga bisa lebih hati-hati.</p>
<p>nah, tapi pengen bangeeetttt bilang ini..<br />
<em>boleh ya??</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ehm.. ehm..</p>
<p>..</p>
<p><strong>Selamat Ulang Tahun PANCASILA</strong></p>
<p>semoga jaya dalam kebhinnekaan kita,<br />
semoga jaya dalam makna yang sebenarnya.</p>
<p>.</p>
<p>dan sebagaimana jatuh dan terpeleset, Pancasila mungkin juga pernah terpeleset atau dipelesetkan yaa.. <em>hehehe</em>.<br />
semoga ke depan, bisa diterapi &#8212; dalam arti bisa lebih dibawakan dengan hati-hati&#8230; lebih bermakna dan sejati sebagaimana yang dicita-citakan demi berdirinya negeri ini </p>
<p>cos ga ada bangkit &#8211; tanpa jatuh sebelumnya..<br />
sebagaimana ga ada terang &#8211; tanpa gelap sebelumnya..</p>
<p>maka saya ingin satu kata pasti<br />
bak harga mati<br />
Pancasila sejati<br />
untuk kebersamaan di negeri ini</p>
<p>.</p>
<p>masih ingin banyak menulis sih..<br />
tapi nanti lagi yaa&#8230; masih terasa nyeri nih..</p>
<p>met siang semua&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>.</p>
<p>salam<br />
anis</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mualafmenggugat.wordpress.com/4216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mualafmenggugat.wordpress.com/4216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mualafmenggugat.wordpress.com/4216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mualafmenggugat.wordpress.com/4216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mualafmenggugat.wordpress.com/4216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mualafmenggugat.wordpress.com/4216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mualafmenggugat.wordpress.com/4216/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mualafmenggugat.wordpress.com&blog=2277251&post=4216&subd=mualafmenggugat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mualafmenggugat.wordpress.com/2009/06/01/harga-mati-di-hari-jadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f7ff822d430de2497026b4c7ef80010?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mualaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mualafmenggugat.files.wordpress.com/2009/06/791847_garuda.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">791847_garuda</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>