born to be king

Posted on Desember 7, 2007. Filed under: tokoh |

figur memang dominan mempengaruhi manusia,

kalau saya baca-baca buku bertema tasawuf
saya menemukan bahwa tuk ‘kenali tuhanmu maka kenali dirimu sendiri’

bertuhan yang beranjak dari mengenali diri sendiri..
diyakini akan menghasilkan kemandirian dalam beragama juga hidup..
terutama diarea psikologis: perasaan dan pikiran..dimana ini
mempengaruhi keseluruhan performa kita
juga diyakini akan berkemampuan lebih ‘clear’ menyikapi dan menyaring
informasi.
dan akan menjadi lebih mampu berbeda maupun bersatu dengan manusia
yang lain.
mampu mengedepankan dan memprioritaskan sesuatu
ini sejatinya bentuk Insan Kamil..

sama persis ketika saya di Litbang mengolah materi2 Leadership 4H
tea
ternyata leadership itu sarat sekali dalam karya-karya Islam klasik

pemahaman ini penting deh buat kita untuk menghindari dari terjebak
euforia yang kerap terjadi di masyarakat..

dalam buku yang saya baca,
orang-orang yang ‘Insan Kamil’ inilah yang layak dijadikan guru..
karena dia mengajari ‘isi’ maka..
pertama, dia tidak menekankan pada bagaimana bentuk dirinya sendiri
dan kedua, dia juga tidak akan pernah letih akan bentuk hasil yang
mungkin belum nampak terlihat dan terhitung..
karena mengajari ‘isi’ lebih berorientasi pada proses..
dan proses adalah sesuatu yang tidak akan berhenti
tapi terdapat pencapaian-pencapaian di titik-titik tertentu yang
wajib terukur..
guru yang seperti ini akan ‘mengenali’ kemajuan muridnya
guru seperti ini juga kerap pandai menghindari membuat masalah di
muridnya atau di masyarakat..
guru seperti ini lebih memilih menyelesaikan masalah dari mencipta
masalah pada umat..

contoh jelas ya para wali..
kisah: di jawa tengah lebih banyak ditemukan daging kerbau dari
daging sapi
dulu jawa tengah adalah jantung majapahit, dominan hindu dan
mensucikan sapi
wali di jawa tengah memilihkan kerbau untuk disembelih daripada sapi
terutama saat idul adha.. tuk jalani syariat dan tetap menghormati
keyakinan lain.
ini sangat menyelesaikan masalah saat itukan??

kita ini beragama tidak terlepas dari zaman dan kondisi di mana kita
hidup
begitu pula jika kita berdakwah..malah ‘apalagi’ jika kita
berdakwah..
harus mau dan pandai membuat isu yang membangun dari yang merusak..

goerge bush itu leadershipnya bagus.. mandiri..
kemampuan leadership tertinggi itu adalah kemampuan merekayasa
pada niatan yang buruk, rekayasa akan tertuju untuk kejahatan
pada kaya akan keimanan, rekayasa akan membangun peradaban mulia
dia merekayasa lingkungannya bukan dirinya karena segala dirinya
menjadi cermin lingkungannya..

manusia-manusia dengan leadership bagus memang terasa ‘born to be
king’
dia mampu memainkan peran sentral..peran utama..
pemahaman islam yang mumpuni akan membuatnya menjadi pemimpin yang ga
hanya hebat tapi juga bernilai tambah..
sehingga pada level yang luas dia menjadi layak disebut pemimpin
dunia Islam.

menurut saya loh, maaf jika salah..

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: