I feel like i’m falling in love with Him

Posted on Januari 21, 2008. Filed under: 1 |

Sejujurnya saya jatuh cinta pada karakter Muhammad..
Sangat jatuh cinta..
Baru kali ini deh..

Cerita ya..
Saya pernah bermimpi..
Mungkin buat orang lain, ini mimpi yang mulia.. (mungkin loh), buat saya ini bikin nervous.
Saya merasa dianter oleh seorang kyai ke sebuah sekolah,
tapi saya tidak kenal kyainya,means bukan kyai gunung yang pernah saya temui..
saya hanya ‘menyadari” dia seorang kyai. Berjanggut putih dan rasanya seperti yang saya sudah kenal lama…
lalu dimasukannya saya ke dalam sebuah kelas..
katanya, saya harus sekolah disini, disuruh “Muhammad”..
lah, belum saya menyadari apa yang dikatakannya, saya sudah ingin lari saja dari kelas itu..
bukan apa-apa.. rasanya disitu semua orang sholeh, baik, dan berpakaian sopan..
sementara saya hanya berbaju pendek.. membuat saya sibuk menutup lengan dan kaki ..
ketika saya melihat ke jendela, di situ saya “merasa” dilihat oleh Muhammad..
“merasa” loh.. bener ga nya saya hanya “merasa” itu Rasulullah..
saya merasa ditatap..dipastikan sudah berada dikelas, lalu ditinggalkan..
dan di dalam kelas, saya berhadapan dengan tatapan aneh murid-murid lain yang sudah pada dewasa dan berpakaian putih..
Aduh,.. saya mah ga kepikir apa-apa selain pengen lari…
Aaaargh.. ga mau sekolah di sini deh…

Lalu pernah lagi, saya mimpi..
Kali ini, saya nampak sibuk pasang kain batik, dari satu kursi ke kursi lainnya..
saya ingin sembunyi.. rasanya saya seperti tidak berpakaian, malu setengah mati..
tapi, saya merasa selalu terlihat, padahal entah sudah berapa kain batik saya pasang melingkari kursi-kursi itu..
ya, itu.. saya “merasa” dilihat Rasulullah..
waktu itu rasanya, mau kemana lagi?
Rasanya semua tentang saya sudah diketahuinya.. sudah diketahui sampai seperti tidak lagi ada pakaian yang menyembunyikan bagaimana saya..
Duh, sekali lagi saya bukan gimana-gimana, malah sibuk sembunyi.. ga mau terlihat.

Pernah lagi, saya berpakaian rapi dan merasa disuruh ke sebuah ruang..
Kali ini, saya merasa seneng mengikuti yang didepan, saya tidak tahu siapa yang didepan saya, saya sibuk melihat-lihat dan menikmati perjalanannya..
Begitu sampai, di sana ada meja lonjong.
Saya duduk dan persis dihadapan ada beberapa orang yang juga duduk dan menatap saya.
Duh, tak sekalipun saya berani mengangkat wajah..
Saya hanya “menyadari” salah satu yang diantaranya adalah Rasulullah..
Dan tetap saja, saya ketakutan.. aduh, kok kaya disidang sih? begitu rasanya..
Pengen lari aja bawaannya.. saya ga mau…

Gitu deh..
Saya emang ga yang syahdu selama mimpi itu..
ga yang menangis karena merasa mimpi Rasul, malah bingung dan gugup.
Merasa ga pantes dan blo’on banget..
Saya suka merasa,
duh.. kok saya ini ga sadari betapa mulianya merasa dihadiri Rasul dalam mimpi ya..
Mimpi2 itu saya alami, tidak lama setelah saya hampir mati dan setelah bertemu kyai gunung.

Anehnya, sejak itu saya selalu rindu.. rindu mimpi bertemu Rasulullah lagi..
Tapi justru ga pernah lagi tuh mimpi seperti hingga kini..
Aduh, saya nih susah ya..
Didekati saya takut..
Begitu ga ada, saya rindu setengah mati.. hehe..
Bener-bener seperti ABG jatuh cinta..

Jadi kalau ditanya, apa rasanya mimpi bertemu Rasulullah? -terlepas mimpi itu bener atau tidak..
Saya hanya merasa seperti gadis yang dipingit tuk kelak di pinang..
Dengan seperti tidak mengerti apa itu menikah..
Dengan seperti malu tuk memikirkan nikah..
Tapi juga dengan seperti males disuruh nikah..
Dengan seperti merasa, apa ga salah nih??
Ya gitulah.. hehe.. maaf ya Allah..

Dan sekarang, saya menjadi rindu dan mencari-cari Rasulullah di setiap mimpi2 saya..
I feel like I’m falling in love with him..
I love Muhammad..
Aneh ya?? Saya juga ga ngerti kenapa??
Kadang suka pengen dibuang aja semua perasaan saya ini,
karena rasanya, apa-apaan sih ini?? hehe.. astaghfirullah..

Sudahlah,
ga ada yang istimewa dari mimpi2 itu selain saya bisa merasakan apa yang dinamakan jatuh cinta..
hahahaha.. jatuh cinta yang ga pernah saya pikirin sebelumnya..
jatuh cinta yang begitu saja,
jatuh cinta yang ga mau apa-apa..
kalau jatuh cinta sama suami dulu kan karena saya juga ada maunya.. jelasnya, mau menikah.
Sementara yang ini mah tulus euy..
Setulus yang sampai bingung sendiri mau diapain rasa cinta ini.. 🙂
alhamdulillah saja.

maka saya kadang ga berani membayangkan kalau saya bisa berangkat haji.. dan berziarah ke makam Rasulullah..
o my God.. lebih baik saya tetap disini, merasakan beliau ada..
dari pada harus memandang makamnya.. dan menyadari kalau beliau sudah tidak ada..
no, no, no.. hiks! No…

anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

5 Tanggapan to “I feel like i’m falling in love with Him”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

Assalamualaikum wr wb

Alhamdulillah pertamakali yang kuucapakan kepada anda…

sebagai seorang muallaf kuucapkan selamat,.. anda memilih pilihan yang tepat.

suatu saat anda akan percaya ini

Hanya ada satu Islam. Islam ku dan Islam anda. Semuanya bermuara pada Keesaannya.

wassalam

assalamualaikum, mbak anis…
saya tertarik untuk me-link-kan blog mbak dengan blog saya…Apakah diizinkan…?
Terima kasih atas izinnya…

salam kenal

Wassalam

putri

boleh, boleh, hehehe

Ass.ww.
Berbahagialah bisa mencintai Rosul, kalau
cintanya murni, bukan omong doang, tentunya
anda ingin selalu menuruti apa yang selalu
diminta kekasih yang dicintainya.
Contoh saya mencintai anak saya
maka apa permintaannya (yang baik) selalu
ingin saya penuhi, rasanya saya tidak mau
mengecewakannya. Anda mencintai Rosul?
kalau begitu anda pasti menjalankan semua
perintahnya, baik yang wajib maupun sunah
dan menjauhi larangannya secara istiqomah.
Alhamdulillah.

Wassalam.

maap, cuma mau bilang…
mbok kalo mengucap salam itu nggak usah disingkat2 gitu. jadi nggak enak bacanya 😀

*lirik komen di atas*

maap lho pak/mas 😀


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: