tua muda di indonesia 2009 dan 2014

Posted on April 12, 2008. Filed under: 1 |

ini otak-atik ghatuk ala saya yaa..
kali-kali menginspirasi..

saya nih percaya tuhan itu adil, sangat adil..
bahwa siapa yang menabur angin maka dialah yang akan menuai badai..
2009 dalam benak saya, adalah sebuah masa menuai badai buat kelompok tua bangsa ini..
kelompok yang selama ini -sebut saja- telah menyalah gunakan kekuasaan, dan akan menghadapi semua konsekuensi perbuatan mereka..

bukan saya tidak pro kelompok muda..
realita membuktikan sangat sulit tuk kelompok muda melanjutkan kepemimpinan bangsa ini, jika tidak mendapat “dukungan” dari kelompok tuanya. karena bagaimanapun, mata rantai itu harus tetap terjalin, tidak bisa saling melepaskan diri.
dan sangat tidak mungkin orang muda indonesia akan menuai badai dari apa-apa yang tidak diperbuatnya.

saya bicara keadilan loh, bukan mendoakan keburukan tuk kelompok tua negeri ini..
dan bukan mengada-ada, wong tuhan itu memang adil..
saya tidak mereka-reka dengan bawa-bawa nama tuhan, mekanisme tuhan sendirilah yang memang demikian.. memang adil dari sananya..
maka, saya mempersilakan kelompok tua untuk tobat dan memperbaiki semua kesalahan yang masih mungkin mereka perbaiki.
buktinya?

ya silakan mereka saling menguliti diri mereka..
seperti dalam kasus-kasus yang ditangani KPK saat ini yang disambut Amin Rais dengan hangat, tuk terus mengusut istana dalam soal budaya korupsi ini..
silakan..
mereka pemainnya, biarlah mereka yang menyelesaikannya..
saya menyakini, di tekad untuk memperbaiki apa-apa yangmasih bisa mereka perbaiki itulah, kesadaran untuk membuka dan mendukung kaum muda tuk menggantikan mereka, akan lahir dengan utuh.
dan saat itulah, tongkat stafet negeri ini di berikan dengan rela dan direlakan..
dan disanalah, saat perubahan itu mungkin dan sangat ideal tuk terjadi..
si tua mendorong dan mendukung dan si muda berkerja dan melakukannya..
tanpa itu saya pikir mustahil indonesia berubah..

sebut saja, reformasi 1998..
selama “pak Harto” (dikutip untuk termasuk di dalamnya semua yang pro beliau) belum legowo melepas rezimnya, terbukti reformasi seperti berjalan setengah-setengah. maju tidak, mundur pun tidak..

maka, peralihan kepemimpinan bangsa ini jelas harus atas dukungan dari kelompok sbelumnya..
sehingga sekali lagi, tanpa itu, nihil kembali semua jargon perubahan yang ditawarkan kaum muda indonesia..

mengapa saya dukung kaum tua untuk memperbaiki sendiri realitas ini?
agar lunas semua amalan mereka dalam kurang dan lebihnya di mata yang kuasa.. di mata tuhannya.
e, ini serius loh..

sungguh bukan saya mendoakan keburukan untuk mereka -orang tua negeri ini,
karena sesungguhnya keburukan itu tidak akan terjadi jika tanpa perbuatan mereka sendiri. oleh sebab itu, tiada jalan lain tuk mengakhiri penderitaan dan kemarahan ini, selain mereka sendiri yang membersihkan diri mereka..
dan saya, justru akan mendoakan agar semua ini berjalan baik, mereka disertai keikhlasan dan ketawakalan atas semua khilaf yang sudah dilakukan..

bagi saya, pahlawan itu bukan hanya mereka yang merasa suci dan bersih..
pejahat yang tobat itu juga seorang pahlawan..
dan saya sendiri adalah manusia yang juga pernah salah, kemudian dengan rela menjalani semua konsekuensi dari kesalahan saya, dan karenanya saya menjadi bisa sedikit lebih jernih melihat kehidupan..

saya masih akan mendukung upaya kaum tua indonesia tuk menjalani apa-apa yang mesti mereka jalani, walau ini sangat perih bagi kita semua, tua dan muda bangsa ini..
dan sejujurnya, dalam keperihan itulah penderitaan hadir sebagai sumbu tuk kemudian nyalakan apinya kehidupan yang baru..

doa saya agar keringanan dan keringananlah yang beliau-beliau peroleh dalam menuai badai ini..
saya akan sangat bangga pada kaum tua indonesia yang dengan jiwa besar mengambil konsekuensi dari tindakan2nya..
salut dan hormat saya pada kerelaan mereka..
dan semoga rela dan direlakanlah kelak bagi kita semua -tua dan muda- meraih indonesia gemilang..

sungguh, bagi saya kaum muda indonesia tidak akan ada artinya jika tanpa kerelaan dari kaum tuanya..
dan janganlah kita, mentertawakan orangtua-orang tua kita yang tengah menjalani hukuman atas segala khilaf2nya..

silakan bersihkan gedung MPR dan DPR, bersihkan semua instansi, dan bersihkan istana.. di 2009
baru kemudian berikan semua itu kepada generasi berikutnya, demi indonesia kita tercinta.. di 2014

tuhan tidak akan menguji selain apa yang mampu bagi kita
tuhan tidak akan membebani apa-apa yang tidak kita kerjakan
tuhan sangat adil..
dan tuhan tidak pernah tidur..

maka, mari kita bergandengan tangan..
turut membantu orang tua-orang tua kita dalam menjalani kepahitan ini, dengan tidak menambah banyak persoalan dan jangan sok suci dalam kepahitan ini. ini bagian dari kehidupan kita semua, bagian dari mata rantai indonesia kita..
kesalahan ada muaranya, dan kebaikan tentu akan hadir setelahnya..
tetap jernih, tetap tenang, dan hindari disusupi pihak luar yang mau mengail di air keruh..
mari bergandengan tangan…
mari sama-sama bersabar..
mari eling dan waspada..

asli, ini cuma otak atik gathuk ala saya loh..
indonesia punya masa depan..
merdeka!!

anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

7 Tanggapan to “tua muda di indonesia 2009 dan 2014”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

Apakah generalisasi juga berlaku pada tulisan bapak?

@ mas ressay..
hehehe.. saya ini ibu-ibu loh..
apapun, silakan diberlakukan.
karena tuhan akan tetap meminta pertanggungjawaban dari setiap yang keluar dari mulut dan pikiran saya. meski saya berdalih itu atas nama suara hati saya.
tuhan, yang kita tidak bisa menghindar dariNya, dalam diam maupun nyata..😉
bismillah..

stuju Mbak. ga soal tua atau muda. yang penting mereka bersungguh-sungguh. ya sungguh2 menebar kebaikan dan mencegah kemungkaran. bagi yang taubat ya juga sungguh2 taubatnya. Pahlawan itu kan yang bersungguh-sungguh (yang ber-mujahadah).

bersatu kita teguh bercerai kita rubuh, begitu salah satu maksudnya kan pak!

” saya yakin itu……!”

@ norie
setuju juga loh, maka yuk kita jadi pahlawan bagi jiwa kita..
mari kita bersungguh-sungguh..

@ singal
wah, panjang2 saya menulis. bang singal kita ini bisa menyimpulkannya dalam satu kalimat ..
betul bang, bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. maka yuk.. kita jeli melihat dari banyak profil pemimpin yang ditawari massa saat ini, yang tidak akan mencerai beraikan indonesia. setuju?

@ langit jiwa
sama-sama,mas langit..
keyakinan adalah awal sebuah kenyataan.
semoga keyakinan kita akan keadilan tuhan kan memotivasi kita juga tuk adil pada sesama. jangan sampai kita menghukum mereka yang tidak bersalah..
dan maaf yaa, saya belum sempat berkunjung ke blognya lagi loh mas langit..

salam,
anis

” tidak apa-apa,mbak.”


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: