negara : Coblos!!

Posted on Juni 10, 2008. Filed under: 1 |

(ini data dari teman saya, diambil dari tulisan di Kompas. saya kutip dan saya coba maknai yaa.. )

*dari sahabat saya MA. istrinya seorang aktivis di YLKI..

Nih ada tulisan bagus,
kali ada yg mau komentar?

Miskin versi Bank Dunia 2 dollar/hari = krg lebih 550 rb/bln
Miskin versi SBY/BPS = krg lebih 165 rb/bln

Jadi kt Bank Dunia org miskin di Indonesia lebih dr 130 jt, sementara kata BPS dibwh 40 juta orang…Nah loh jauh amat bedanya

Dipikir2 165 rb/bln = 5500/hr, bisa makan udh sukur apalagi beli sesuatu, makin ancur nih pemerintah!!

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/06/09/01052445/politik.kpemiskinan

***

seperti saya bilang di Masih Pailit, kita ini mengalami k(p)emiskinan struktural.
dari hasil gagalnya mengurus negara

dan mari lihat keadaan perpolitikan kita saat ini, banyak hal di politisir dan dipelintir tuk mengaburkan pandangan kita akan kenyataan negeri ini.
disini, kita harus tetap kuat tuk tidak terprovokasi keadaan di sekitar. kita harus tetap mampu melihat apa yang lebih penting buat negeri ini. ini menurut saya..

maka, seperti saya bilang sebelumnya, di tulisan saya ttg politik negeri ini..
kita harus mau memainkan hak politik kita.
terutama saya yang selama ini golput… 🙂

golput tidak mampu berpacu dengan waktu tuk mengakselerasi perbaikan di tubuh partai kita, sementara banyak pihak juga yang sangat diuntungkan dengan golput. yang nota bene, juga sangat tidak signifikan membawa perbaikan buat negeri ini..

sehingga, yukk… coblos 2009!

saya tidak merasa harus setia pada partai tertentu.
saya hanya merasa kita perlu membuat permainan ini berimbang..
hanya lewat pemilu, indonesia bisa berubah…
atau setidaknya… kondisi saat ini, tidak boleh diabsolutkan..!

so far, ga mungkin revolusi.
saya merasa, kita di akar rumput telah dilemahkan dan dipecah-pecah. juga riskan, kasihan rakyat yang sudah merintih-rintih..
saya ga tega, kalau indonesia revolusi setengah hati, lagi-lagi rakyat kecil yang akan jadi korban..

tapi, yang penting kita melangkahlah..
daripada hanya diam di tempat..
kalaupun salah, yang jelas kita sudah melakukannya..
daripada kita tidak pernah tahu, benar atau salahnya..

kalau mengutip kata orang bijak..

tentu salah jika seribu singa dipimpin seekor domba..
lebih baik seribu domba dipimpin seekor singa..

keadaan kita saat ini, membusuk oleh ketidakbecusan juga ketidakcekatan..

maka, dimanakah pemimpin kita yang singa itu?
wah, maaf…
sudah bukan waktunya mempertanyakan orang lain nih..

mari kita tunjukkan saja pada pemimpin yang domba itu,
kalau dia itu memimpin singa-singa yang luar biasa gagahnya..
yang bisa berbalik memakan sang domba itu, kapan saja..

setuju?

ps. saya melihat persoalan Ahmadiyah telah dipolitisir dan dipelintir tuk melemahkan struktur kebangsaan kita yang bhinneka. hanya tuk kesesaatan bernama kekuasaan. dan mengalihkan kita dari persoalan yang paling esensial dalam kehidupan kita saat ini. mengalihkan kita dari persoalan kemiskinan terstruktur ini..
maka, hindari pusaran itu.

mari mainkan saja hak kita,
perlahan tapi pasti..
serius tapi santai..

anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

6 Tanggapan to “negara : Coblos!!”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

mbak anis, cuma mau tambah info saja, definisi temen mba anis perlu diluruskan, Miskin menurut BPS jelas beda karena definisi bank dunia yang 130 juta itu kriteria nya miskin dan rentan (vulnerable),sepertinya sudah disebut di artikelnya.

Tentang golput dan politik, Kok saya kayaknya udah lelah ama politisasi smua hal, niat baik jadi salah, tukang boong jadi pahlawan, udah kebalik balik semua.

Kayaknya mah saya ga mau ikut nyoblos deh..

Sudah terlalu banyak tangan dan Lidah yang bercampur campur, terlalu banyak lempar batu sembunyi tangan, terlalu banyak lidah yang tak bertulang. Yah Mungkin sedang sedih dan letih aja ngeliat bangsa kita kayak gini.

@rajawalimuda
tenang mas rajawali. informasi disekitar kita memang tidak ada yang bisa dipegang yaa?

ikuti saja nurani mas rajawali. saya sendiri juga hanya mengikuti nurani saya. berarti atau tidak satu suara dari saya, itu juga saya tidak peduli. yang penting saya ikuti nurani saya. sejauh ini, saya pro koalisi kebangsaan, selama mereka tegas membela pancasila dan keberagaman indonesia. partainya apa, saya juga masih melihat perkembangan. saya ga merasa harus setia, ini hanya tuk menyeimbangkan permainan kok.. 🙂

saya hormati dan sangat paham keletihan mas rajawali. mungkin itu juga keletihan saya. tapi saya coba tuk tetap bertahan, coba tuk tetap semangat.
negara kita memang sedang sekarat.. tapi semoga tidak dengan kita, ya ga?

tidak mencoblos, tetap saja kita tidak memberi dampak pada kemajuan bangsa, dengan mencoblos berarti kita memiliki harapan terhadap yg dicoblosnya. jika ternyata harapan tinggal harapan dan kita letih melihatnya, mari kita buktikan saja bahwa kita mampu berkarya.
tidak harus selalu di politik kan? masih banyak lahan untuk dikerjakan semisal di bidang sosial & pendidikan.

jadi, daripada golput mendingan golkar. maksudnya bukan partai golkar, tapi termasuk GOLongan yg punya KARya.

@blm_ber_blog
e, apa ini yang dulu itu yaa? ternyata masih belum berblog jg sampai hari ini, hehehe :))

saya tahu, kita semua nyaris apatis dengan negeri ini. milih salah, ga milih salah. saya hanya mewacanakan seandainya kita bisa melewati proses ini lewat jalan yang seharusnya. meminimalis keadaan yang tidak kita inginkan, akibat melewati kesempatan coblos itu. yang emang apapun itu, tetap beresiko, mengingat kita tidak memiliki kepercayaan penuh ttgnya.

sudahlah, merdekakan saja jiwa kita.. milih atau tidak, nikmati saja hidup ini..

@mm
iya, saya yg dulu hehehe 🙂
baru sekarang bisa komentar lagi…

masih blm ber blog, karena sibuk di dunia maya yg lain. 🙂

sesuai pesan rasulullah, mari kita nikmati hidup ini dengan memberi manfaat buat orang lain sebanyak-banyaknya.

salut, produktif banget ngeblongnya mbak yg satu ini. hehe..

eit, sorry bukan ngeblong, ngeblog. 🙂


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: