berhala (di) Tanah Suci

Posted on Juni 23, 2008. Filed under: islam indie |

(hanya ingin dikeluarkan saja yaa… semoga tetap menginspirasi…)

seorang ibu bertanya pada saya
– bu anis tidak takut mati sebelum ke tanah suci?
ehmm, jujur saya jawab,
– tidak.
– tapi haji itukan hukumnya wajib
– emang apa hukum tuhan ttg mati?
si ibu itu terdiam..

***

takut mati sebelum ke tanah suci?

lihat api ibrahim menyala dalam diriku
pedang ditanganku dan bara dihatiku
aku akan membunuh apapun berhalamu
takut mati sebelum ke tanah sucikah tuhanmu?

aku akan jadi ibrahim si pencari tuhan sejati
mana berhalamu, katakan padaku
biar kutebas lehernya, kuhunus jantungnya
agar kamu merdeka dalam rasa tuhan hakiki

mana berhalamu?
ditanah suci itu?
biar kubunuh..
lihat kuayunkan pedangku
tuk tebas mereka satu demi satu..

takut mati?
….
harga diri?
….
tidak percaya diri?
….
tidak mau jadi diri sendiri?
….
gelar haji?
….
hajikan yang mati?
….
dominasi?
….
arogansi?
….
iri hati?
….
pesona diri?
….
unjuk gigi?
….
atas nama organisasi?
….
kesholehan pribadi?
….
mana lagi??
….

maka kenapa tidak juga disadari
buat apa haji kalau tetap korupsi?
atau mengapa tidak teliti
buat apa haji kalau tidak tumbuhkan empati?

maka kenapa juga tidak mau menyadari
Allah dan Muhammad telah dipasung di tanah suci?
atau mengapa juga tidak mau lebih teliti
islam sejati untuk seluruh langit dan bumi?

jangan kotori tanah suci
dengan tuhan buatanmu
jangan kotori tanah suci
dengan ego duniamu

***

aku bukan nabi
tak bawa-bawa kitab suci
tidak juga surga janji-janji

aku bukan ustad
tak bawa-bawa ayat
tidak juga paksakan kehendak

aku hanya hamba
yang tak punya apa-apa
selain asa
dan rasa
juga cinta
serta cita-cita

tentang surga yang nyata
kehidupan yang berkah
di indonesia

maka mengapa aku harus takut mati sebelum ke tanah suci?
jika tuhan mau selalu ada di dalam hati?
dan jika tuhan mau selalu temani berjuang tuk negeri sendiri?

aku tak punya apa-apa
selain yang nyata
dan apa adanya

***

bunuh berhalamu
buang tuhan buatanmu
ikrarkan dengan jiwamu
jangan sekedar mulutmu

laa ilaaha ilallah,
tiada tuhan selain Dia
sungguh, tiada tuhan selain Dia

Muhammadar rasulullah
dan Muhammad hanya utusan Allah

merdeka!
anis

ps. hukum tuhan ttg mati adalah pasti. tidak lihat haji atau bukan haji. tidak tunggu haji atau yang segera ke tanah suci. bahkan tidak bedakan siapapun, apapun dan bagaimanapun.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

4 Tanggapan to “berhala (di) Tanah Suci”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

Bikin aku merenung lagi. Ke tanah suci, pastilah ingin. Yakin, Allah akan kasih jalan terbaik, di saat yang paling baik, dengan rezeki halal yang terbaik juga. Dan DIA akan memanggilku ketika aku siap. Insya Allah.

@batikmania : yup.. biar kita jalani pelan-pelan, ukur diri& kemampuan sendiri. tidak dg ketakutan bgmn jika mati tapi belum haji..

banyak jalan ke Mekkah (kata kami).. banyak jalan ke Roma (katanya)… berhaji itu untuk mengukur diri bhw lebih cinta ALLAH dr pada harta, keluarga dll… tp banyak juga cara mengungkapkan cinta Illahi…tak perlu takut mati, walau belum haji… yg ku takut adalah mati pada saat ALLAH tak ada di hati !!! (mati dalam iman, tak mengapa walau bukan bu haji ! ) Oke !!!

@umi Bilal : hai Rin… itu cuma kontemplasi.. ga sengaja🙂


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: