bahasa alam kubur

Posted on Juni 26, 2008. Filed under: coretan |

(hahahaha, ini lucu buat saya, bagaimana buat anda?
e, ini sudah pernah ditulis disini belum yaa? diawal blog ini, pak iwal yang postingin tulisan saya dari milis, jadi maaf kalau ada yang berulang yaa..)

suatu ketika dulu…
saya pernah menghadiri pengajian ibu-ibu di sebauh masjid dekat rumah. pesertanya rata-rata sudah tua. saya dan dua orang teman saya adalah yang cukup muda diantara mereka. belum lagi sebagain dari kampung sekitar kompleks kami. jadi sangat beragam ibu-ibunya.
saya senang bersilaturahmi dengan ibu-ibu sepuh itu. mereka ramah-ramah, seperti ke anak sendiri. kebetulan, waktu itu, saya termasuk rajin bertemu mereka.

hari itu, materinya ttg alam kubur.
kata ustadnya, di alam kubur nanti kita ditanya malaikat..
dalam bahasa arab.. (maaf saya lupa arabnya)
– siapa tuhanmu?
– apa agamamu?
– apa kitabmu?
– siapa rasulmu?
kurleb gitu..
(ehmm, mungkin di sini, ada yang hafal bahasa arabnya?)
bal-bla-bla.. sampailah di sesi pertanyaan.
wah, ibu-ibu sepuh itu nyaris semua mengangkat tangan.
pertanyaan mereka juga nyaris sama.
mau tahu??

pertanyaannya adalah..
– ustad, bagaimana kalau saya tidak bisa berbahasa arab??
saya geli mendengarnya…

dan mau tahu jawab sang ustad?
– harus bisa, bu. kalau ibu mau masuk surga..
hahahaha, saya geli abissss…..hahahaha ๐Ÿ™‚
sampai teman saya mencubit saya.
– cerita dong kenapa geli??
– sttt… nanti aja ah.

lalu ada beberapa ibu sepuh lagi yang bertanya, semua nampak ga puas..
– ustad, yang bener saja? saya kan sudah tua. susah ah bahasa arabnya.
– ibu, hanya itu kok pertanyaannya. jadi sedikit yang harus dihafalnya.
– emang kalau sudah hafal itu, pasti masuk surga?
– iya, itu syaratnya. dan di surga nanti, ibu tidak akan tua seperti sekarang.
– ustad, punten. ngurus incu saja tos hese, naha kedah hapalan eta??
– sakedik iyeu mah bu..
– ustad, kalau orang inggris masuk surganya juga harus hafal bahasa arab itu?
– iya bu. makanya dia harus jadi muslim dan harus hafal bahasa arab pertanyaan itu.
– saya akan tanya ustad yang lain deh.
– ibu, ini shohih! ada hadistnya!
hahahaha… kacau.

sungguh, ini pernah terjadi. ibu-ibu berdebat kusir dengan ustadnya.
tapi saya salut, ibu-ibu kritis sesuai nalarnya –yang mungkin menurut sebagian kita–, ah hanya orang sepuh ndeso lagi. tapi ternyata mereka mampu kok mengcounter diri mereka sendiri.

suasana jadi ga enak deh.
saya mau meluruskan, ditahan teman. karena ustadnya juga seperti yang marah, sudah tidak didengarkan. ehmm, iya juga sih, nanti malah memperkeruh suasana. ya ga?

setelah pulang, teman sayapun bertanya pada saya. menurut saya bagaimana?
ehmm, ini menurut saya yaa.

dari pengalaman saya hampir mati waktu itu, dimana kesadaran saya masih ada, tapi semua tubuh saya beku. pertanyaan-pertanyaan yang ada, tidak dalam bahasa arab. tapi dalam bahasa Qolbu atau bahasa Rasa.
sepenuhnya, hatilah yang ditanya dan menjawab, mulut saya terdiam kaku kok.
nah, yang itu ketika saya ceritakan kembali, karena bahasa ibu saya adalah bahasa indonesia, maka bahasanya jadi bahasa indonesia.

kalau itu dialami oleh orang yang berbahasa ibu – bahasa arab, ya jadi berbahasa arab. kalau dia berbahasa ibu – bahsa inggris, ya jadi berbahasa inggris. dstnya.

seperti jatuh cinta deh,
bahasa inggris bilangnya i love u.
bahasa cina bilangnya, wo ai ni.
bahasa jerman bilangnya, ich leibe dich
bahasa indonesia bilangnya, aku cinta padamu.
dstnya, termasuk.. bahasa sunda, bahasa jawa dstnya..

jadi, bahasa alam kubur adalah bahasa hati..
dia menjangkau siapa saja.

lah, bagaimana dengan isi pertanyaan itu? haruskah dihafalkan?
ini masih menurut saya,
pertanyaan2 itu adalah cermin dimana kematian adalah urusan dengan Tuhan
lah, apa yang menjadi urusan kita dengan tuhan? ya keyakinan kita. ya kan?
maka pertanyaannya jadi seputar keyakinan, yang digambarkan sebagaimana siapa tuhanmu? apa kitabmu? apa agamamu? siapa rasulmu?
tapi ga harfiah kaya gitu!

maksudnya…
adalah apa-apa saja yang sudah diajarkan oleh keyakinanmu yang sudah kamu laksanakan?
pada dasarnya semua keyakinan akan tuhan, semua kitab suci, semua agama dan semua nabi mengajari kebaikan. nah, sudahkah kamu mengamalkan kebaikan, sebagaimana kamu yakini ttg mereka itu yang kamu pilih sebagai keyakinanmu?

ga sekedar hafalan tuhanku si anu, agamaku anu, kitabku anu, nabiku si itu.
kalau cuma hafalan itu tuk masuk surga sih, buat apa disuruh berbuat baik? ya ga?

itu bahasa agama. dalam rasa bahasa seorang Muhammad.
kita harus mau tahu substansinya, ga bisa sekedar terpaku pada bahasanya saja.
wong mati itukan universal, bukan cuma hak orang islam saja toh??
hehehe, yang bener aja donggg… masa semua mau diklaim punya orang islam saja?? sampai matipun di klaim??

jangan asal, kalau mau jernih dalam memahami agamaNya.

sekali lagi ini menurut saya loh.
seiring tumbuh kembang saya dalam beragama dan dalam kehidupan saya.
dan jelas terlihatkan, ibu-ibu yang sederhana saja merasa kerepotan kalau agama islam dibuat begitu sulitnya.

bukan salah tuk membahas alam kubur dan pertanyaan-pertanyaan itu.

saya suka materi alam kubur, itu mengingatkan kita pada tujuan kita hidup. membuat kita ingat bahwa semua ttg kita ini akan ada akhirnya. semoga dengan begitu, kita jadi semakin termotivasi tuk banyak berbuat baik, selama masih ada kesempatan, selama masih ada nafas dalam diri ini. ya ga?

tapi bukan dengan dijadikan polemik di pertanyaan-pertanyaan itu.
haduhhhh…. jangan gitu lah, jangan membodohi manusia..! ya ga? ๐Ÿ˜€

yukk, kita belajar lagi.
yukk, kita tumbuh dan berkembang
dan terus tumbuh dan berkembang
sebagai manusia yang hidup
dan selama masih ada kesempatan hidup
sebelum semua ttg kita diakhirNya..

salambahasaqolbu
anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

13 Tanggapan to “bahasa alam kubur”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

assalamualaikum

sepakat mbak. tentu tanya jawab itu bukan sekedar hafalan. tapi lebih kepada curahan hati dan amal, dari apa-apa yang kita yakini dan kita lakukan di dunia.

bahkan tentang catatan kitab malaikta raqib dan atib, beberapa ulama mengatakan bentuknya, bisa jadi, tidak sesimple tulisan-tulisan..tapi bisa jadi video rekaman kehidupan kita.

semoga tidak terjebak di teknis pelaksanaan yang gaib ini. yang terpenting adalah esensi. alhamdulillah, dengan materi alam kubur dan akhirat. kita bisa fokus mempersiapkan “masa depan” kita. sehingga ada keterarahan dalam menjalani hidup.

Saya kira gak ada tanya jawab. Kan disebutkan semua amal perbuatan kita dicatat. Nah kalau sudah tercatat semua amal perbuatan kita tentu ada dalam database yang disana. Sehingga tidak diperlukan pengadilan yang membutuhkan tanya jawab. Ini menurut pendapat saya looh ….

*berdoa dengan khusyuk*
semoga malaikat nggak nanya saya islam dari sekte mana … ammin.

Jadi sebenarnya ditanya nggak sih mbak?

*ngumpet*

@watonist
saya minta ditanya teman bloggernya deh..:)

@dana
hayooo, yang ngumpet ditanya duluan… ;D

Ajaran tentang pertanyaan Alam Kubur itu adalah Ajaran Ynag sangat BODOH dan terus meberus disebar luaskan. Muslim membodohkan pikiran kaumnya sendiri… kalo dibilang bodoh marah! tapi mereka senang membodohi kaumnya sendiri dengan ajaran yang sesat dan hoax-hoax keajaiban!!!

Bukan Apa agamamu… tapi BAGAiMANA agamamu…
Bukan Siapa Tuhanmu… tapi BAGAIMANA kamu mencintai Tuhanmu
bukan Siapa Nabimu… tapi BAGAIMANA kamu meneladani Nabi yang kuutus kepadamu…
itu perkiraan yang lebih masuk akal, walaupun saya belum pernah mati… jadi belum pernah ditanyai!
Tuhan itu katanya Esa… Dia Layak disembah karena punya sofat Maha… kalo tuhan punya Agama tertentu… Dia nggak punya sifat “MAHA” lagi… Sifat Maha, identik dengan sifat yang universal…
Baca: http://www.kafir-cinta-tuhan.blog.com

@Ajie: Sifat Tuhan itu adalah pasti jgn sampai diragukan. Kalo Tuhan bilang Islam ya berarti Islam, kalo Tuhan perintah ABC ya berarti itu yang harus di yakini. Semuanya sudah di tercatat detail di Al-Qur’an ya itu yang harus di yakini.
Jangang menghalalkan yang haram, dan jangan menyamarkan yang haram atau nanti terima saja azabnya.

“sepertinya Ajie ini bukan orang Islam. kalaupun ternyata orang Islam, saya yakin ilmu pengetahuan & agama nya dangkal banget tuh si Ajie”
hey, Jiee… Klo mau ngebodohin org islam atau maki” dengan kata bodoh, mendingan lu belajar dulu yg pinter. supaya tidak terlihat jelas Kebodohan elu seperti sekarang ini.

Wassalam.

@aku ajie
salam kenal mas ajie.. ๐Ÿ˜€
saya pikir praktek harfiah ini bisa terjadi di banyak agama dan memang miris mengetahuinya. maka semoga dalam saling mengingatkan kita bisa membangun kedewasaan dalam keberagamaan kita ini.

beragama memang menjadi sebagaimana prilaku dan pikir kita karenanya. bukan cuma sekedar dalil dan atributnya. nanti saya main ke blognya ya. makasih.. dan senang bisa berkenalan dengan mas ajie ๐Ÿ˜€

yang begini nih yang soulmate gue, hehehe

setuju itu..
kalo cuma bahasa lisannya aja, penjahat kelas kakap-pun bisa masuk surga. tapi kalo soal hati ga bisa dibohongin *kook kaya iklan mie instant ya*

sama halnya menyoal 2 kalimat syahadat sebagai syarat masuk Islam. Sekalipun orang non Islam melafalkannya berulang ulang tanpa ada niatan masuk islam dan memahami arti syahadat, sama aja bo’ong..hatinya masih belum Islam…

ุงู† ุงู„ุฏูŠู† ุนู†ุฏ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุงุณู„ุงู…
sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Islam.

jadi, ketika di akhirat nanti agama yang diterima Allah hanya Islam, maka agama selain Islam bisa dibilang telah menyekutukan Allah atau dengan kata lain (kafir/musyrik)

ูŠุงูŠู‡ุง ุงู„ุฐูŠู† ุงู…ู†ูˆุงุงุชู‚ูˆุงุงู„ู„ู‡ ุญู‚ ุชู‚ุงุชู‡ ูˆู„ุง ุชู…ูˆุชู† ุงู„ุง ูˆุงู†ุชู… ู…ุณู„ู…ูˆู†
hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kamu sebenar-benarnya taqwa dan janganlah kamu mati melainkan dalam keadaan orang muslim( beragama Islam)

bahkan Allah swt memperingatkan kita agar kita selalu dalam keadaan Islam sampai akhir hayat nanti

Wallahu a’lam bisshowab

Ya namanya jualan kecap kan harus gitu. Gak ada kecap lain yg lebih hebat dari yang lagi dipromosikan. Semua kecap selalu nomor satu hehehe.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: