senja

Posted on Juli 9, 2008. Filed under: 1 |

(gi mau romantis nih.. cape sih lihat hidup di sekitar, maka romantisme perlu tuk segarkan kembali jiwa dan raga..)

matahari itu indah ketika senja
semburat merah menghias cakrawala
aku merana bukan karena dia
aku hanya rindu langitku merona

telpon berdering dari mantan pembantu
dia sakit cikungunyah dan epilepsi suaminya semakin parah
anaknya yang lulusan STM, kembali di phk
bukan apa-apa selain tuk cukup uang tuk lanjutkan pekerjaannya

semburat merah di senja membuat cela
akan gelap datang dan istirahat tiba
aku ingin terlena dalam hasrat jiwa
aku ingin hangat dalam sejuta rasa

tukang sayur ke rumah mengantar pesanan
ceritanya ada seorang wanita juga menjadi tukang sayur
mendorong gerobak berat demi lembaran rupiah
membuatnya tak tega mengingat jalannya penuh tanjak
an

senja seperti memelukku erat
dan akupun ingin terus di dalam peluk itu
aku ingin selamanya begitu
sampai terlelap dan nyenyak

sepupu termuda itu kabarnya akan menikah
padahal yang lebih tua itu belum juga ada yang meminta
resah tergambar di wajah ibunda dan dirinya
seakan takut besok tidak lagi ada untuk mereka

kalau saja senja tak berganti malam
aku ingin menatap langit merah bersamamu
membuat harapan akan api membara
dan membakar yang tak juga mau benar

semua orang berpakaian selayaknya di waterpark itu
tidak ada yang sungguh-sungguh memperhatikan
anak-anak ramai bersuka cita di bawah semburan air
saya sendiri ada di sana dan tak berbeda dengan mereka

kalau saja senja tak berlalu begitu cepat
aku ingin disisimu dibawah merah ronanya
membuat banyak rencana akan asa yang bahagia
dan menjadikannya milik kita dan kita semua

mas penjual mie ayam itu bahagia menyambut saya
sambil tertawa menyediakan menu terbaiknya
saya becanda, bertanya dan dia berbagi cerita
tentang sumpit plastik pengganti yang bambu tanda cinta lingkungan

kalau saja senja tak ditakdirkan sementara
aku ingin disisi dan bersamamu selamanya
tapi aku dan kamu tak kuasa mencegah
akan senja yang harus hilang dan hilang

acara ke gunung itu tidak sebanyak yang diduga
maklum liburan anak-anak sudah akan sampai ujungnya
saya sendiri tak tahu bisa ke sana atau tidak
padahal inginnya dan niatnya sudah sampai digunung itu

maukah kau selalu datang di senjaku
temani aku di gelap malamnya
rangkum aku dinyenyak terlena kita
dan aku aman sembunyi di lenganmu

semua datanya masih bisa diselamatkan
komputer itu tiba-tiba ngadat dan anak-anak menjerit
banyak cerita tentang mereka di dalamnya
membuat saya tertawa teknologi begitu menguasai emosi

tuk pagi kembali kulepas kau pergi
menyongsong hari tuk merajut nyata
aku setia menunggumu di senjaku
sesetia doaku untukmu dan mereka

saya hampiri blog ini setiap hari
menemani anda dan saya disini
saya kenal dan rindu semua di sini
bukan hanya tulisannya tapi hadirnya semua

kamu dan mereka
hadirkan aku
dalam aku
menjadikan aku
utuhkan aku
buktikan aku

kamu dan mereka
adakan aku

***

buat semua di sini
saya meyayangi anda semua
walau seperti senja yang adanya sebentar saja
tapi anda semua selalu ada dalam doa dan hati saya

salam sehat dan bahagia
anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: