kesan : ttg pasak bumi

Posted on Juli 13, 2008. Filed under: 1 |

(ini juga sudah lama dan ini ketika saya sedang berpikir dan merasa ekstrim ttg apa yang suka dijuluki sebagai pasak bumi.. selamat menikmati.. )

seorang pemuda berkata sendiri
– tahan, tahan, tahan..

tubuhnya seolah menahan beban yang luar biasa berat
wajahnya pucat dan keringatnya bercucuran

pemudi di sampingnya berpikit nyeleneh
– kamu tergoda olehku ya?
– tahan, tahan, tahan

– apa sih yang kamu tahan? nafsumu?
– bukan..
nafasnya terengah-engah..

– lantas apa? kenapa kamu suka begitu?

pemuda itu tak menjawab, hanya tersenyum..
– ga papa.. aku tidak akan menganggumu..

***

kali ini di sebuah rumah ibadah tua..

– tahan, tahan, tahan..

pemuda itu meringkuk
keringatnya kuyub

seorang sholeh duduk disampingnya
– sudahlah nak, ikhlaskan..

– tahan, tahan.. tuhan tolong tahan..
– nak, kenapa kamu menahan sesuatu yang mesti terjadi?

– pak, saya ga tega. kasihan..
jangan biarkan langit runtuh, bumi begitu lemah.
oh, tuhan tolong beri kesempatan..
– nak, nabimu saja tidak bisa menghindari takdir.. apalah dirimu?

– tidak bisakah pak?
– tidak!

– pak, tapi saya tidak tega.. saya melihatnya..
– ya sudah, tidak apa-apa..

– kenapa saya diperlihatkan kalau tidak bisa mencegahnya?
– bukankah kamu sudah melakukannya?

– saya sudah melakukannya?
– setidaknya hingga saat ini semua baik-baik saja kan?

– tapi besok, bagaimana pak?
– nak, dengar yaa.. kamu tidak akan bisa mengubah garis hidupmu.
sekalipun kamu rela mati untuk itu.

– pak.. saya.. saya hanya tidak tega.. biar saya yang ganti semua..
– hahaha.. nabimu pernah menangis sepertimu dan memohon lebih darimu..

orang sholeh itu tersenyum
lalu meninggalkan sang pemuda dalam keletihannya
dan sebelum benar-benar pergi, ia berkata..

– ikhlaskan, nak..
demi nama tuhanmu, yang dititipkannya dalam batinmu..

Dia yang maha Pengasih lagi maha Penyayang..

***

maka apakah penopang hidup itu sesungguhnya?

salam,
anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: