eh, …

Posted on Juli 25, 2008. Filed under: coretan |

(hehehe.. :D)

maaf ya, tadi saya ke youtube,
ga sengaja lihat ttg mualaf lainnya.
saya nih ga pernah mengikuti ttg mualaf lainnya.
saya buka yang ibu irene handono itu.

waduh…. saya hanya sedikit tuh dengernya
ttg domba yang tersesat..
ga kuat.. merinding, ga nyaman dan ga enak deh rasanya..
langsung saya matikan.

apalagi bang jephman dan saudara-saudara yang kristen ya?

ga tahu ah,
yang jelas saya ga bisa gitu.
dalam hati dan pikiran saya ga ada pemahaman kaya gitu.
buat saya beragama itu hak asasi
beragama itu percaya pada tuhan yang saya yakini
mau di iming-imingi kebaikan
kalau dalam kejujuran
rasa tuhan saya adalah Allah
lewat ajaran Muhammad
ya pastinya saya akan berjalan dalam syariat muhammad..

hidup tetap membutuhkan jubahnya
membutuhkan jalannya
kebetulan saja jalan yang saya pilih adalah jalannya Muhammad
sampai hari ini saya meyakininya

saya dulu juga tidak pernah berpikir jadi orang islam
lah, kalau ternyata ada dorongan dari dalam hati tuk masuk islam
apakah itu juga harus saya ingkari?
saya ga butuh banyak alasan tuk masuk islam
ga serumit -minimal- bu irene

ga tahu ya,
rasa islam saya hari ini ga ingin berseteru dengan siapapun
rasa islam saya hari ini malah ingin kita bisa bersama dengan damai
kenapa saya begini?
ya ga tahu juga
rasanya qur’an totaly mengajari demikian
ga sepotong-sepotong

haduhhh..
saya juga ga ingin berseteru sebagai sesama mualaf
terserah deh dengan mualaf lainnya
temui saja, saya ga gitu..

trus saya juga tadi lihat sekilas pembukaan ceramah dari para mualaf
waduhhhh… pada bagus ya baca doa dan ayat dalam bahasa arab
kalau saya disuruh ceramah begitu
saya bakal nangis deh
ga hafallll….. 😦
saya ga hafal doa/ayat dan blepotan deh ngajinya saya
jujur, saya ga bisa ngaji bagus.

saya ga ditakdirkan jadi yang penceramah agama kali yaa??
saya pernah belajar bahasa arab, hanya tahan 4 minggu.
saya pernah kuliah tafsir, ga pernah komplit
saya ga betah belajar formal
sudah kebiasaan ga sekolah kali yaa? 😦

saya nih hanya suka merenung
dan ini ga direncanakan
biasanya ini terjadi malam hari
saya bisa lamaaaaaaa ga tidur-tidur
bolak-balik, bolak-balik, pelan sih..
tapi juga ga mau bangun dari kasur
kalau nulis di komputer tengah malam
saya malah ngantuk

jadi saya akan lama berpikir
sampai jadi sebuah pengertian
trus baru tertidur
atau bahkan ga tidur loh
lalu paginya saya akan nulis sekian tulisan

seperti trilogi itu
itu semalam ga tidur, seperti mikirrrr…
seperti dialog dalam hati
trus terbangun pengertian itu
lalu yang paginya baru saya oprek jadi tulisan

rasanya nih
di kepala saya tuh banyak sekali isinya
saya malah jarang membaca ini itu
rasanya malah ingin mengeluarkan
bukan rasa ingin di isi

maka saya banyak ga tahu detailnya
banyak ga tahu ilmiahnya
saya ya keluarkan saja apa yang ada
dari dalam hati dan pikiran saya saja
dan itu ya dari kenyataan juga
original deh kasarnya mah

maka saya bakal bingung kalau di minta ceramah
atau kesaksian dsbnya seperti itu deh
apa yang mesti saya katakan?
semua itu mengalir kalau lagi mau dan ada aja

dari melihat ini itu, bisa jadi tulisan
dari sadari ini itu, bisa juga jadi tulisan
dari inget ini itu, ya juga jadi tulisan
ga rumit, juga ga pake studi segala gitu

jadi maaf ya
kalau saya ga sekaliber mereka itu
atau juga ga seilmiah mereka
ga sedalam dalil mereka

saya hanya saya

ini blog cuma seperti dairy
keluarkan isi hati dan isi jiwa

ah..
ga tahu ah..
(tapi ga terasa gelap) 😀

salam,
anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

8 Tanggapan to “eh, …”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

Tiap orang
Tiap muslim
Bergerak dg caranya masing-masing

Tak harus pandai berdalil
Tak harus handal berceramah
Tak harus memahami semua tafsir

Yang terpenting adalah selalu berproses memperbaiki diri dari waktu ke waktu

tetap istiqomah ya mbak..

hi hi… bbrp hari ini sy juga lagi demen baca2 komen2 What is Islam? yg baru masuk daftar featured di YT. Kalo nonton videonya malah kasian sekali, kok terasa GELAP amat pandangan dunia thd Islam sampe2 terasa susah banget meNERANGkannya gitu

Kemarin saya juga mampir liat bu Irene..weleh kenapa harus menjelekkan agama terdahulu ya. Saya merasa
gak nyaman..Menurut saya bu Anis menulis saja seperti yang ada sekarang ini, malah menyejukkan. Dan setuju sekali dengan pendapat betterbestrong…

“Tiap orang
Tiap muslim
Bergerak dg caranya masing-masing

Tak harus pandai berdalil
Tak harus handal berceramah
Tak harus memahami semua tafsir

Yang terpenting adalah selalu berproses memperbaiki diri dari waktu ke waktu”

@betterbestrong
@jiwamusik
@datyo
yup.. ikut setuju.
makasih yaa.. 😀

mungkin bu Irene lain lagi caranya untuk syiarnya yang penting satu tujuan… apapun caranya…

@odang
salam kenal mas odang 🙂 saya jawab semua komennya di sini saja ya.

apa-apa yang saya tulis di sini adalah pengalaman dan potret keberagamaan yang pernah saya alami. saya rasa, banyak hal yang masih membutuhkan perbaikan, baik dari saya pribadi maupun dari lingkungan saya / sekitar kita.

saya tidak bermaksud untuk menjelek-jelekan pihak manapun dengan tulisan-tulisan saya di sini, selain semoga perbaikan bersama yang kita peroleh. karena potret/tulisan disini, bisa jadi juga terjadi dan menjadi potret beragama kita di indonesia secara umum.

jadi dalam kejernihan, saya ingin mengajak… mari yuk kita perbaiki bersama-sama.
jangan saling mudah teradu domba, terbakar emosi dan saling menghancurkan satu sama lain.
tapi mari saling memaafkan, saling mengisi, saling mengingatkan dan tetap bergandengan tangan.

indonesia membutuhkan kita yang tulus dan mau bersatu. bukan yang hanya maunya saja dan mencerai berai.

mas odang mau kan? 😀

saya mah yakin seyakin-yakinnya, karena Islam adalah agama damai, perang jika diperangi, memaafkan musuh lebih diagungkan…
maka siapapun yang mencoba membawa agama ini dengan kekerasan, dengan kebencian, dengan perdebatan, dengan penghakiman, dengan buruk sangka, dengan permusuhan…
dijamin gagal,
dijamin gak akan berumur lama kok…
mari kita saksikan jutaan buktinya…
siapapun yang mengatasnamakan agama, tapi dengan cara membangun kebencian, permusuhan walaupun katanya “tujuannya mulia”, wah saya gak yakin akan ada berkah dari cara semisal itu…
wong rahman rahim Allah kan yang paling dominan dalam sifat diri-Nya…

nggak apa-apa hidup sebuah proses, meyakini agama tertentu juga proses, menghormati dan toleransi juga butuh proses , yang terpenting step-by step keimanan mu selalu meningkat. Manusia terhormat adalah manusia yang menghargai perbedaan.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: