perawan

Posted on Agustus 3, 2008. Filed under: Indonesiana |

(relaksasi yukk :D)

apa sih yang ada dalam hidup ini
selain semua yang bergerak di permukaan?
apa sih yang ada dalam nafas ini
selain agar semua bergerak di permukaan?

kau memerawaniku
tapi tak menyentuh keperawananku
aku tertawa
melihat kebodohanmu

maka kau merasa menang
padahal kau kalah
maka kau merasa kaya
padahal kau menuju negara termiskin di dunia!

tak usah kau bawa agama
dia busuk dalam nafsumu yang jalang
tak usah kau bawa surga
dia basi dalam anganmu yang malang

jangan bangga bawa agama
kalau kau belum lagi bisa berbahasa
jangan sok bawa senjata
kalau kau belum lagi bisa mengarah

maka apa sih yang ada dalam hidup ini?
selain semua yang hanya di permukaan saja?
maka apa sih yang ada dalam nafas hari ini?
selain agar semua bergerak di permukaan saja?

kalau kau mau aku
perawanku tak ada disitu
kalau kau memang mau aku
mari menyelam denganku

di lautan ilmu tanpa air berwarna biru
di samudra hidup tanpa nafas berwarna kelabu
di peraduan nyata tanpa selimut sutra
di kamar dagang dengan harga termahal sebelumnya

mampukah kamu?
berapa mas kawin yang kau punya?
seember uang pecahan terbesar negeri miskin ini?
sebesar batu intan landasan lepas landas negeri sekarat ini?

aku hanya minta
sekeping cinta
sejumput sayang
dan seputus nafas

aku ingin kau mau mati untukku
maka perawanku milikmu
bahkan aku ingin mati bersamamu
sakit dan berdarah bersamamu

matikan nafsumu
aku datang padamu
matikan hasratmu
aku hadir untukmu

persembahkan padamu berlianku
berikan padamu satu-satunya milikku
membuatmu merasakan madu kehidupanku
membuatmu menembus ke kedalamanku

maka jangan kau tetawa di permukaan
kau hanya tertipu pencitraan
maka jangan kau bermegah di permukaan
kau hanya menunda petaka di kedalaman

enam puluh tiga tahun sudah pernikahan itu
kau mengira sudah memerawaniku
padahal tak sedikitpun kau menyentuhku
kau bodoh sekali asal saja kau tahu itu

aku tetap berbaju
kau merasa sudah menelajangiku
aku tetap duduk terpaku
kau merasa sudah meniduriku

kau hanya bercinta dengan mimpimu
tidak dengan sebenar-benar aku
kau hanya bergumul dengan nafsumu
tidak dengan penyatuan senyawaku

sadarkah kamu
kalau kau sudah kubuang jauh?
kau disitu
padahal aku tidak lagi untukmu?

aku menanti sang sejati
yang hadir di pagi hari
tanpa nafsu birahi
hanya rasa hakiki
memerawani
di kedalaman jantung hati

tanpa darah aku merekah
tanpa suara aku merdeka
terlepas dari penjara bahasa
terbebas dari penjajah jiwa

aku perawanmu
dari enam puluh tiga tahun lalu
aku indonesiamu
kesejatianku tak tersentuh oleh kedangkalanmu

**

aku perawanmu
dari tiga puluh enam tahun lalu
ah, salah.. itu sih aku sendiri,
yang menulis ini, hihihi..

salam
anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

4 Tanggapan to “perawan”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

maksude opo iki ngga nyandak blass aku…

liat judul postinganya, waaahhh… dengan semangat langsung klik sambil ngeces.
eh ternyata…
:))

@budi
@wahyu
hahahaha…
saya cuma mau bilang kalau sekian lama merdeka kok hanya menyentuh yang di permukaan saja, bangun ini itu, obok-obok ini itu, tidak bener-bener mengenali dan menyelami JIWA bangsa ini sendiri. jadi seperti nikah tapi ga tahu persis siapa wanita yang dinikahinya. seperti sudah menyentuh tapi sesungguhnya belum tersentuh.. hiii.. 😀

humm…
agaknya aku harus banyak belajar perumpamaan nih…hehehe…


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: