sembunyi

Posted on Agustus 23, 2008. Filed under: 1 |

(isengg lagi, tapi konon katanya demikian…)

seblak-blakannya tuhan
tuhan tidak suka main vulgar
maka dia suka bersembunyi
di sudut-sudut hati

seorang duduk di teras rumah ibadah
berpakaian sederhana dan biasa saja
tak ada yang memperhatikannya
tak ada yang perdulikannya

maka tertawalah sang lelaki yang wajahnya bercahaya
semua yang hadir bertanya-tanya
katanya, seorang yang sederhana itulah tuhan
semua terbelalak
seorang itu sudah pergi kembali mengais rezeki

si miskin mengumpat-umpat
memarahi si kaya yang serakah
datanglah padanya seorang tamu sederhana
membawakan makan dan menemaninya bicara

tertawalah kembali sang lelaki yang wajahnya bercahaya
si miskin bingung dan bertanya-tanya
katanya, itu tadi tuhan yang kaya dan ramah
si miskin terbelalak
tapi tamu itu telah pergi

kita banyak mendengar kisah demikian
apakah gerangan yang diajarkan
dalam kekontrasan rasa dan penampilan
dari semua kisah itu?

bahwa tuhan
meski blak-blakan
tapi tidak suka main vulgar
dia suka sembunyi
di sudut-sudut hati

begitu cerita dari seorang sholeh
membuat saya iseng dan bertanya
kalau begitu, sekarang ini dimana tuhan itu?
saya menyapu semua ruang
dengan mata bertanya-tanya

dia terbahak-bahak
saya terdiam bingung
dia masih tertawa
saya mulai gelisah

ayoo, di mana tuhan saat ini?
kasih tahu dongg..
saya kembali menyapu ruang
dengan mata ingin tahu

dia menunjuk ke dada saya
ih?
saya memperbaiki baju
adakah yang salah?

dia lagi-lagi menunjuk dada saya
hmm..
bikin saya malu
saya diuji atau apa nih?

saya bertanya lagi
minta kata pasti dongg
dimana tuhan itu?
ayooo, yang jelas
pliss pliss pliss..

dia tersenyum
masih dengan senyum
dia berkata perlahan
– tuhan ada di dadamu
disudut-sudut hatimu

lalu dia beranjak dan mau pergi
meninggalkan saya yang melongo
ga ngerti ah

e, dia berbalik
katanya
tuhan pemalu
sangat pemalu
semalu kamu

hah??

saya jadi mengingat-ngingat
kapan dan apa ya yang bisa bikin saya malu?
hmm, hmmm, hmmmm…
tiba-tiba saya tersipu malu
tertunduk menahan senyum

ah, tuhan
kau begitu indah..

salam
anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: