born free….

Posted on Agustus 24, 2008. Filed under: Indonesiana |

(liputan malam-malam nih…)

semalam, saya jalan-jalan sama suami. cermin kemerdekaan yang bertanggungjawab, jalan malamnya dikawal oleh suami. hihihi.

hmm, tempat makan yang biasa kami kunjungi, penuh sesak. maka suami mengajak ke tempat yang lebih sepi, rada oldiest gitu. kami sudah pernah juga ke sana sih. waktu itu asyik, musiknya jazz. keren deh. maka kali ini, saya sih oke aja, pokoknya saya mau melihat kehidupan. dan saya tenang, karena anak-anak tadi sudah acc, sorenya pun kita sudah jalan-jalan bersama mereka dan si mbak.

mari menikmati malam bersama pasangan.. ๐Ÿ™‚

saya mengambil tempat di sudut yang remang. malam ini live musicnya bukan jazz. malah ketika baru tiba, disambut sama lagunya kangen band. hehehe, jauh ya jazz dan kangen band. lalu acara menyanyi diambil oleh seorang ibu yang berulang tahun di hari itu. ibu hajjah siapa gitu.. wow, usianya 52 tahun loh, dan nyanyinya… mantap. Carol dan Darlingnya Beatles.

Oooh! darling, please believe me
Iโ€™ll never do you no harm
Believe me when I tell you
Iโ€™ll never do you no harm

Oh! darling, if you leave me
Iโ€™ll never make it alone
Believe me when I beg you
Donโ€™t ever leave me alone

lalu suami minta lagu tompi atau stand by me atau lately. standar lagu tuk acara live music gitu deh. wah, biduannya hanya bisa stand by me dan lately aja. oke juga deh. saya menikmatinya sambil menghabiskan makan malam.

Lately I’ve had the strangest feeling
With no vivid reason here to find
but yet the thought of losing you’s been hanging
Around my mind

Far more frequently you’re wearing perfume
And with you saying ‘No special place to go’
But when I ask, will you be coming back
you say, you don’t know, never know

I’m a man of many wishes
Hope my premonition misses
But what I really feel
My eyes won’t let me hide
Cuz they always starts to cry
Cuz this time could mean good, goodbye.

nah, sambil menikmati lagu-lagu itu, masuklah beberapa ibu yang sama usianya dengan ibu yang berulang tahun. sekitar 40-50 tahunan. mereka berdandan dari ala kadarnya sampai sangat cantik deh. sebagian berjilbab, sebagian tidak. walau total, banyak yang berjilbabnya.

oya, dari sebagian yang tidak berjilbab ada yang merokok. dan maaf yaa.. sebagain dari yang berjilbabpun ada yang merokok. hehehe.. saya tidak suka mengoreksi, lebih baik dinikmati sajalah. semua itu adalah kenyataan kok. ya ga? saya ga naif, ibu-ibu yang hadir malam tadi adalah ibu-ibu berkelas. maka bisa jadi, di kala waktu tertentu mereka mungkin mengadakan pengajian berkelas dengan ustad seperti yusuf mansyur dll, dan di kala waktu lainnya mereka menghabiskan malam dengan ceria di cafe keluarga seperti malam ini.

bahkan nih, seorang dari mereka sudah menyiapkan lagu-lagu dari rumahnya! hehehe, suami saya sampai tertawa. serius pisan ibu-ibu itu yaa. hihihi ๐Ÿ˜€
mau tahu lagunya apa?

Mother, how are you today?
Here is a note from your daughter.
With me everything is ok.
Mother, how are you today?

Mother, don’t worry, I’m fine.
Promise to see you this summer.
This time there will be no delay.
Mother, how are you today?

I found the man of my dreams.
Next time you will get to know him.
Many things happened while I was away.
Mother, how are you today?

halahhh.. mengingatkan saya ketika merantau dan di suatu hari pulang kampung dengan memperkenalkan calon suami pada ibu saya. hihihi ๐Ÿ˜€

ga sampai di situ loh, ibu-ibu itu lalu meminta di nyanyikan lagu-lagu tuk mereka… dansa!
wow… saya jadi teringat, saya kan minta izin ke suami tuk kembali ikut les menari. suami sih sudah mengizinkan tapi saya yang belum sempat mencarinya di kota bogor ini. dan malam tadi, ibu-ibu usia 50an itu menari dengan asyik dan aduhhhh… saya malu deh. badan mereka masih luwes dan bugar. memakai sepatu hak tinggi dan postur tubuh jadi bagus. basicnya poco-poco mungkin yaa. sederhana tapi nikmat aja lihatnya. saya sempat ikutan tapi malu ah, masih berasa kaku. lah, suami begitu melihat ternyata ibu-ibu itu masih bugar dengan menari langsung deh supportnya jadi 100%! buktinya dia mengizinkan saya ikut turun bersama ibu-ibu itu. ok, saya seriuskan deh. saya akan cari tempat les dansa di bogor!

sajian malam menjadi lagu-lagu indonesia yang standar tuk dansa, plus ga lupa kopi dangdut!

Kala kupandang kerlip bintang nun jauh disana
Saat kudengar melodi cinta yang menggema
Terasa kembali gelora jiwa mudaku
Karna tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut

seru deh…. menikmati malam bersama orang tua. melepas diri dari jenuh keseharian. jam 10 saya ajak suami pulang. inget anak-anak. di luar gedung, saya berbincang dengan seorang bapak yang sudah sepuh. usianya 59 tahun. ternyata beliau adalah suami dari salah satu dari ibu-ibu yang bernyanyi dan berdansa itu. lalu mengalirlah cerita dari beliau.

bahwa ibu-ibu itu memang satu gank dansa. dari ibu-ibu pmi bogor. bahkan waktu lalu, menurut ceritanya, ibu-ibu itu tampil berdansa bersama Tantowi Yahya dalam acara lagu country di Belanova Sentul. acara itu sempat on air di metro tv beberapa waktu lalu. sekarang mungkin sudah tidak ada lagi. ibu-ibu itu rajin deh, kaya si bapak. tapi bapaknya cuma nganter aja, lalu menunggu sambil menikmati malam sendirian di ruang gedung. beliau pensiunan karyawan goodyear bogor. beliau malah mensupport saya tuk ikutan dansa loh.
– ayo dik, belum terlalu larut kok sudah pulang?
– hehehe, inget anak-anak pak. janji ga terlalu malam.
beliau mengerti kalau anak-anak masih kecil, nanti kalau anak sudah pada kerja, kita butuh kegiatan santai dan sehat tapi penuh silaturahmi katanya.
hmm, saya menoleh pada suami. pasang muka, – suami siap nganter kan?? ๐Ÿ˜› suami saya ya menjawab, – iya dehhhh…. ๐Ÿ˜€
oya, bapaknya ramah loh, beliau mengundang kita main ke rumahnya.. waduh, sebagai yang muda, jadi malu nih. saya tidak jadi yang pertama menawarkan beliau ke rumah saya.

malam yang indah deh, bersama ibu-ibu paruh baya kota bogor. dan ketika kita meninggalkan pelataran terdengar lagu..

Born free, as free as the wind blows
As free as the grass grows
Born free to follow your heart

Live free and beauty surrounds you
The world still astounds you
Each time you look at a star

Stay free, where no walls divide you
You’re free as the roaring tide
So there’s no need to hide

Born free, and life is worth living
But only worth living ’cause you’re born free
(Stay free, where no walls divide you)
You’re free as the roaring tide
So there’s no need to hide
Born free, and life is worth living
But only worth living ’cause you’re born free

sampai jumpa di malam-malam berikutnya.. ๐Ÿ˜€

salam
anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: