setelah cinta

Posted on Agustus 30, 2008. Filed under: coretan |

(hmm..)

ketika sudah cinta
maka apa lagi ya tuhan?
tanya si kecil kebingungan

dengan tangan mungilnya
dan kaki kecilnya
si kecil kesana kemari
membawa cinta

mencinta
cinta
cinta

lalu badai datang
tubuhnya menggigil
bibirnya beku

lalu kemarau panjang
tubuhnya kering
bibirnya pecah-pecah

lalu hujan deras
tubuhnya basah
bibirnya merah

lalu bahkan pagi direngut
gelap dipertahankan
bibirnya gemetar

si kecil sendirian
dengan rasa cinta
dan tetap cinta

maka si kecil berkata pada tuhan
aku tahu, tuhan
setelah cinta
aku belajar setia

meski badai
kemarau
hujan
bahkan pagi yang direngut

aku yang cinta
akan selalu
dan selalu setia

begitukan tuhan?

maka si kecil tersenyum
merasa kehangatan
rasa cintanya yang pertama
semakin dewasa

pernah sih datang ragu
tentang cinta yang di sia-sia
mengapa tak pergi saja?

tapi setia menjaganya
tetap di sana
dan tetap cinta

maka si kecil berbisik
bunda, lihatlah aku
ayah, ingatlah aku

dengan cinta aku belajar setia
dan dengan setia aku menjaga cinta
karena cinta itu cinta yang pertama

terdengar sayup suara
jika ada cinta yang kedua
bagaimana?

si kecil terbelalak
cinta kedua?
maksudnya?

tuhan tertawa
si kecil menatap terpana
dan ingin bertanya

tuhan, kalau setia
mengapa kau cipta
cinta yang kedua?

maka si kecil berlalu
tak mau banyak tahu
yang malah bikin ragu

berjalan ia di pinggir jalan
di bawah pohon rindang
menghitung jumlah

kalau aku cinta
maka pertama
kedua
ketiga
keempat
sejuta
se dunia
aku tetap cinta
utuh
satu

begitukan tuhan?

dan kalau aku setia
maka pertama
kedua
ketiga
keempat
sejuta
se dunia
aku tetap setia
utuh
satu

ya kan tuhan?

karena aku sudah tahu cinta
dan tahu dengannya ada setia
maka biar waktu memberi urutannya
aku tetap cinta dan setia

kalau saja waktu bisa tak memisahkan
kalau saja waktu bisa menyatukan semua
tentu aku tetap cinta dan setia
bahkan selalu cinta dan setia

***

si kecil duduk di bawah pohon
menatap matahari yang mengintip
di sela-sela dedaunan
membuatnya merasa perlahan

setelah cinta
aku belajar setia

salam
anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “setelah cinta”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

sungguh puisi yg indah….. salam dari putra sebiduk semare

Setelah cinta akan ada cinta
dan cinta lagi
dan cinta lagi

ada banyak cinta ‘tuk hamba-Nya yang taqwa…

“mbak anis…
MOhon maaf lahir dan bathin, ya…
Semoga ramadhan kali ini jauh lebih baik dari ramadhan sebelumnya…


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: