jadul

Posted on September 24, 2008. Filed under: islam indie |

(sambil menjawab komen-komen, jadi teringet ini..)

saya pernah menghadiri sebuah pengajian. penggemarnya ya bapak-bapak dan ibu-ibu usia 50 tahunan. maklum, sudah bau tanah jadi baru sadar beragama, begitu canda mereka.

pada hari itu, dibahas tentang haram ke borobudur. katanya karena itu tempat ibadah umat budha. maka kita -muslim- juga tidak boleh ke sana. mengingat umat non islam juga tidak diperkenankan masuk ke tanah haram. sehingga status tuk semua tempat agama ya sama.

hmm, saya ya protes dong.. maklum, saya kan anak muda di ruang itu. ciee..
saya bilang, saudara-saudara yang beragama budha-nya sendiri tidak melarang loh, bahkan tidak ada larangan dalam ajaran agama budha tuk kita -non budha- berkunjung ke borobudur. belum lagi, bodorbudur itu warisan budaya bangsa indonesia. terlepas budha atau bukan, itu leluhur bangsa kita. sumber devisa pula tuk pariwisata. bahkan dulu diakui sebagai 7 keajaiban dunia.

saya ngotot deh waktu itu melawan ustadnya, dengan segala macam alasan berbau kebudayaan dan perekonomian segala..

hehehe.. maaf, esmosi jiwa gitu deh. sayakan nasionalis dan saya pernah ke borobudur.

e, sang ustad tak kalah ngototnya, pake ayat-ayat pula. wah, nyerah deh saya kalau pake ayat.
saya seperti bertengkar dengan bersenjatakan otak kanan, ustad bersenjatakan otak kiri. saya penuh empati, rasa dan irama, ustadnya matematis dan dalil-dalil sekali.

walhasil ga nyambung-nyambung..!

hehehe.. itu waktu saya belum bertapa tuh. jadi aja gitu.
weeek, cewek banget.
😛

maka dengan bijak seorang bapak berusaha menenangkan suasana.
katanya gini..
– ustad yang terhormat
maafkan saya ya..
dulu zaman saya masih muda, saya juga pernah ke borobudur. mungkin ustad belum tahu nih. belum kesana ya? duh, tak kalah indah kok dengan tanah suci. udaranya juga lebih sejuk.
hehehe..

lah, ustadnya bilang, dulu dia juga pernah ke borobudur. tapi itu saat dia belum memahami agama. kalau sekarang sudah paham, tentu buat apa lagi kita kerjakan sesuatu yang salah. gitu..

si bapak itu seperti tercekat. padahal aslinya orangnya lucu loh.

maka katanya lagi, dengan pasrah..
dan terasa jadul.
– waktu saya muda, saya memang tidak mengerti agama seperti ustad yang masih muda ini ya. tapi rasanya juga ga salah-salah amat deh ke borobudur.
pasrah..

hehehe, bingung kan? mau pake dalil apa coba untuk membela borobudur?
hanya dengan setitik rasa bernama nasionalisme? higs..

nah, kepasrahan bapak itu loh yang membuat saya tertegun.
terasa sekali, bapak itu mengajak saya tuk sudahi kengototan itu.
dan saya langsung diam kok, menyadari keadaan.
bersikap seolah menganggap pembicaraan itu ga ada.

sebagai yang muda, saya merasa diajari mereka yang sudah makan garam kehidupan itu, tuk jangan pernah dan jangan sampai memusuhi saudara sebangsa dan setanah air meski kita berbeda pendapat. dan itu sudah lebih dari cukup tuk saya diam, lalu memilih menghormati apapun pembicaraan dalam pengajian itu. meski saya tidak menyetujuinya.

dan di dalam mushollah itu, di hening udara bada subuh, rasanya tuhan ada dan mendengarkan semua. maka mengapa kita harus lari dari Dia yang maha melihat dan maha mengetahui, bahkan sampai ke kedalaman lubuk hati?

sejak itu saya lebih suka terdiam.

dan semakin hari semakin terdiam
bukan diam yang diam tanpa kata
tapi jiwa saya yang terdiam
sungguh, jiwa saya mendiam
rasanya deg!

kusebut engkau tuhan di kedalaman
tak untuk buktikan siapa aku
tapi tuk semata buktikan siapa kamu
tuhan rahman dan rahim
tuhan seru sekalian alam

sejenak
saya suka terdiam
ingat
tuhan di kedalaman
tuk kemudian
kembali bergenggaman

pisss 😀

salam
anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: