kebetulan

Posted on Oktober 18, 2008. Filed under: islam indie |

(intermezzo ahhh…)

berawal minggu malam, saya ke sebuah supermarket gede. nah, begitu masuk terdengarlah lagu ini. hmmm, bikin cari pesanan anak-anak jadi gimana gitu deh. seperti terbawa suasana aja…

lalu, senin pagi sambil menemani suami siap-siap ngantor, iseng nyetel radio. kebetulan di rumah punya radio favorite. FM sekian itu. nah, begitu on.. lagunya itu lagi..

duh… kebetulan bangetttt. 🙂

lalu besoknya teman datang ke rumah, silaturahmi dan ada perlu. trus ngajak ke gramedia plus makan siang berdua dan bicara ini itu ngarol ngidul. nah, di gramedia itu.. lagunya itu lagi.
teman sih ga menyadari yaa.. saya aja yang merasa 🙂

trus masih di mall yang sama dengan gramedia berada, kita lihat-lihat di rimo, biasa window shopping gitu.
dan duh, itu lagi loh lagunyaaa….

trus besoknya lagi-lagi… begitu di stel, lagu itu muter lagi di radio itu..
padahal lagu itu bukan lagu yang gi ngetrend saat ini, cukup lawas juga.

sampai saya merasa bener-bener kebetulan banget sihh…?? 😀

hehehe, lucu ya hidup ini?
hal kecil gini aja, bisa terjadi
dan seperti kebetulan
yang kok bisanya terus menerus
tentu kebetulan dalam kerangka kita
selebihnya tuhan sangat detail ya
pada hal-hal sekecil itu..

mau tahu lagu apa? 😉

Ada Cinta
oleh : Irwansyah & Acha

ucapkanlah kasih satu kata yg ku nantikan
sebab ku tak mampu membaca matamu
mendengar bisikmu

nyanyikanlah kasih senandung kata hatimu
sebab ku tak sanggup mengartikan getar ini
sebab ku meragu pada dirimu

reff:
mengapa berat ungkapkan cinta
padahal ia ada
dalam rinai hujan
dalam terang bulan
juga dalam sedu sedan

mengapa sulit mengaku cinta
padahal ia terasa
dalam rindu dendam
hening malam
cinta terasa ada

nyanyikanlah kasih senandung kata hatimu
sebab ku tak sanggup mengartikan getar ini
sebab ku meragu pada dirimu

lalu saya dan mofa sih gi suka-sukanya sama lagu ini 😀

Kepompong
olah : sind3ntosca

Dulu kita sahabat
dengan begitu hangat
mengalahkan sinar mentari

Dulu kita sahabat
berteman bagai ulat
berharap jadi kupu-kupu

Kini kita berjalan berjauh-jauhan
kau jauhi diriku karena sesuatu
mungkin ku terlalu bertingkah kejauhan
namun itu karena ku sayang

Persahabatan bagai kepompong
mengubah ulat menjadi kupu-kupu
persahabatan bagai kepompong
hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
maklumi teman hadapi perbedaan
persahabatan bagai kepompong
na na na na na..

Semua yang berlalu
biarkanlah berlalu
seperti hangatnya mentari

Siang berganti malam
sembunyikan sinarnya
hingga dia bersinar lagi

saya berterimakasih tuk semua di sini
atas kebersamaan kita yang indah
yang tentu bukan karena kebetulan
yang semoga bisa seperti kepompong
yang mengubah ulat menjadi kupu-kupu

😀

salam bahagia
dan sukses selalu
tuk semua

anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Satu Tanggapan to “kebetulan”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

dari liriknya sih keren juga, tapi saya belum pernah mendengar kedua lagu itu…


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: