kutipan : Umat Islam Mainkan Peran Penting untuk Jaga Toleransi

Posted on Oktober 28, 2008. Filed under: islam indie |

berita ini dari Singapura. bukti keseriusan Singapura mengurus persoalan di dalam negerinya. apakah Singapura negara Islam? hehehe.. tentu saja bukan. tapi bukan berarti Singapura tidak bisa bijaksana. ya ga?

karena bijaksana itu bukan monopoli agama dan kitab suci.
bijaksana itu masalah kemauan manusianya.
masalah : mau atau tidak tuk menjadi bijaksana??

saya tertarik sekali, ketika dulu setelah menengok sakitnya mantan presiden Soeharto, mantan PM Singapura Lee Kuan Yue malah menyempatkan diri mengunjungi Megawati Soekarno Putri. dibanyak berita saat itu sih katanya mantan PM Singapura itu menghimbau dan menitipkan penegakan Pancasila pada Megawati.

hmmm…

hehehe, sederhananya sih marilah hidup dengan damai dalam keberagaman yang ada. yang ga cuma menyoal internal indonesia, tapi juga menyoal bagaimana indonesia hidup bersama yang lainnya di dunia ini. tuk kemudian bisa menyelesaikan banyak masalah indonesia yang notabene tetap membutuhkan kerjasama dari banyak pihak, termasuk dari pihak luar negeri. walau tentu sebagian besar hal yang menyoal internal indonesia, ya kembali pada diri indonesia itu sendiri..

itu hanya himbauan..

so, sekali lagi, menjadi bijaksana itu bukan taken for granted dari agama atau kitab suci apapun. menjadi bijaksana itu masalah kemauan manusianya, apapun dan siapapun dia. termasuk jika harus melarang organisasi yang membahayakan dan mengancam kesatuan dan persatuan negerinya. ada persoalan yang harus bisa di kedepankan dan dilihat lebih menyeluruh dari sekedar berkutat di persoalan-persoalan kelompok.

nah, ditengah kehidupan di indonesia yang sudah sangat toleran dan menghargai setiap lebebasan manusianya, masa ga di syukuri sih? dan malah senangnya saling menghujat saja seolah tak ada habisnya?

konon katanya sih itu karena yang dilihat hanya itu-itu saja. pikiran yang terperangkap dan tidak bisa melihat persoalan secara luas.
itulah si katak dalam tempurung.
si manusia yang terkukung.
oleh nafsu yang membekung
oleh ketakutan yang diusung
dari jiwa yang terpasung

maka haruskah indonesia selalu tertinggal?

selamat menikmati
semoga tetap menginspirasi

***

Umat Islam Mainkan Peran Penting untuk Jaga Toleransi
http://cetak.kompas.com

Rabu, 29 Oktober 2008 | 00:20 WIB

Singapura, Kompas –

Umat Islam mempunyai peranan yang penting dalam menjaga toleransi di Singapura maupun di kawasan sekitarnya. Sebab, Islam bukan saja agama yang menjunjung tinggi perdamaian, tetapi juga menghargai hak dan kebebasan orang lain. Islam adalah rahmatan lilalamin.

Demikian diungkapkan Menteri Negara untuk Urusan Muslim, yang juga Menteri Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air, Singapura, Yaacob Ibrahim dalam pertemuan dengan sejumlah wartawan dari Indonesia, yang tergabung dalam 16’th Indonesian Journalists’ Visit Programme, di Singapura, Selasa (28/10). Di Singapura, juga hanya Muslim yang memiliki menteri tersendiri karena penghargaan terhadap sejarah dan perlunya sejumlah urusan terkait umat Islam, seperti pencatatan perkawinan dan pengadilan syariah.

Yaacob mengingatkan, Muslim di Singapura menempatkan kepentingan negara dan harmoni dengan umat lain sebagai sesuatu yang utama. Karena itu, Muslim Singapura senantiasa membangun toleransi dengan umat beragama yang lain, bahkan membangun Pusat Harmoni yang menjadi pusat pengembangan Islam dalam kaitannya dengan toleransi. Pusat Harmoni berkembang sejak dua tahun terakhir ini.

Ngiam Shih Chun, Direktur Hubungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Pembangunan Masyarakat, Pemuda, dan Olahraga Singapura, menambahkan, data sensus tahun 2000 menunjukkan 14,9 persen warga negara Singapura beragama Islam. Jumlah ini adalah yang terbesar kedua, setelah yang beragama Buddha (42,5 persen), sehingga peran umat Islam untuk menjaga toleransi dan kebersamaan di Singapura sangatlah signifikan. Jumlah penduduk Singapura pada Juni 2007 adalah 3,7 juta jiwa.

Terbangunnya toleransi antar umat beragama dan antar bangsa di Singapura, kata Ngiam, juga didukung oleh kebijakan pemerintah yang mendorong adanya perumahan yang mengintegrasikan antarwarga dari berbagai latar belakang, adanya perwakilan dari berbagai warga, termasuk minoritas, dan melalui pendidikan. Pemerintah Singapura mendorong siapa pun warga negara untuk mengedepankan harmoni.

Yaacob mengakui, untuk mewujudkan toleransi dan harmoni dalam kehidupan beragama itu memang ada organisasi kemasyarakatan yang berdasarkan agama, yang tumbuh di negara lain, yang dilarang masuk ke Singapura. Namun, kebebasan beragama sangat dijunjung tinggi. (P Tri Agung Kristanto)

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

5 Tanggapan to “kutipan : Umat Islam Mainkan Peran Penting untuk Jaga Toleransi”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

wahoooo.. ini yang kudu dicontoh di negeri ini 😀 yuk bangun toleransi antar umat beragama :>

@mbak darnia
hehehe, saya ga bangga dengan singapura loh, mbak.
saya tetap akan menuntutnya soal pulau-pulau indonesia yang hilang dari permukaan laut hanya tuk ngegedein daratan singapura, yang nota bene ulah oknum negeri kita sendiri juga. 😉

tapi minimal saya ingin nunjukkin, kalau orang lain tuh bisa lebih cepet mengambil sikap daripada kita.

minimal saya juga mau nunjukkin kalau di mana kemauan memahami disitu akan ada empati, dimana ada kemauan di situ ada jalan… ciee..

bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh
hahahaha.. 😀

Maaf.. gak salah judul tuh?
Islam ber toleransi? Islam macam apa tuh???

@sinduadi
ini kutipan dari harian kompas dari muslim singapura mas.. baca dulu aja deh.

salam kenal 😀

Ajaran Islam itu ‘sangat’ toleransi karena itu, umat Islam dimana-mana tidak ingin ‘memaksa’ atau ‘merayu’ dengan berbagai cara agar orang lain yang belum Muslim untuk masuk ke agama Islam. Ajaran Islam melarang ‘pemeluk’ atau uamat-nya untuk ‘mencaci’ Tuhannya orang bukan Muslim. Oleh karena itu, sangat keliru jika ada yang beranggapan Umat Islam tidak atau kurang toleransi tersebut.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: