mengenang sebuah kreativitas

Posted on November 3, 2008. Filed under: islam indie |

(masih intermezzo.. tuk mengenangnya terakhir kali..)

masih terkait dengan definisi dalam UU itu
termasuk yang ini nih

konon katanya memang begitulah rasanya
kalau istri turut cerdas memenej kehidupan sexualnya.
sex yang proaktif, ga melulu dominasi suami
lalu sehat, bersih, indah dan nyaman.
cermin rasa sayang dan tanggungjawab itu sendiri

agar hidup tidak begitu-begitu saja
agar setia tetap berbunga-bunga
dan sejuta rasanya.

padahal, sungguh ini hanya tuk mengajak menyelami rasa dari bidadari
dan buat semua wanita, mari menjadi bidadari.. tuk dia – sang suami. 😀

setidaknya saya memiliki dua tulisan yang mengeksplorasi sisi sensualitas saya, selama ngeblog di sini..
Kunci yang diulang di Salam Gembok itu dan Bidadari yang diulang di Mengenang Sebuah Kreativitas ini
dan haruskah disudahi setelah hari ini? (setelah UU itu?) 😦

maka, -maaf- kadang saya pikir mencuatnya persoalan sex sampai harus diundang-undangkan segala itu adalah akibat kita telah kehilangan inspirasi tentang sex yang sehat, indah dan penuh tanggungjawab.
wallahu’alam..

sekedar tuk mengenang..

selamat menikmati
semoga (tak) menginspirasi (apa-apa)

***

Bidadari
Posted on Juni 18, 2008

(apa yang ada dalam benak anda ttg bidadari? cantik? putih? ehmmm…. cuma mau mengeksplorasi bidadari dalam rasa nih… dicoba yaa)

.

lihat tubuhku dalam balutan sutra
tanpa jahitan hanya kainnya saja
terlilit dan membelit semua
melekuk mengikuti isinya

tiada ada apa-apa dariku
selain ini..

lihat tentangku dalam balutan cinta
tanpa kait hanya sedikit cela
rapat mengikatkan semua
meliuk mengikuti rasanya

tiada ada apa-apa dariku
selain ini..

lihat gerakku dalam balutan irama
tanpa sedikitpun kata
cuma keluarkan nada
bergetar mengikuti desahnya

tiada ada apa-apa dariku
selain ini..

akulah bidadari
hanya ini
menari
diatasmu
meluluh
runtuhkanmu

akulah bidadari
hanya ini
mengisi
disemuamu
menyatu
peluhkanmu

akulah bidadari
hanya ini
sadari
dekatmu
rapatkanmu
rekatkan jiwamu

maka mengapa bidadarimu
jauh di surga angan-angan itu?

aku bidadari
disini
sadari
menghentakmu dari mimpi
memberimu rasa sejati
nyata dan lestari

aku bidadarimu
miliki aku
aku bidadarimu
minta aku
dariNya…
yang menciptaku
jika kau sadari itu
jika kau sampai di situ

lihat aku berbalut selembar rasa suciku
perlahan jatuh mengikuti setiap lekukku
tiada ada apa-apa dariku
hanya ini..
untukmu..
selalu..

aku..
bidadarimu..
satu aku..
disebut banyak..
karena aku..
sejuta rasanya..
kalau saja..
kamu tahu..

maka di surga
tidak ada bidadara..

***

yaa, seperti biasa..
agak susah..
maaph..

tapi jujur,
bidadari dalam rasa itu nyata loh..
harusnya..
tentu, kalau kita sampai di rasanya..

salam,
anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: