salam gembok

Posted on November 3, 2008. Filed under: islam indie |

(intermezzo yaa..)

* ini dari UU pornografi itu..

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA dan PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
MEMUTUSKAN:
Menetapkan: UNDANG-UNDANG TENTANG PORNOGRAFI
BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1
Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:

1. Pornografi adalah hasil karya manusia yang memuat materi seksualitas dalam bentuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, syair, percakapan, atau bentuk-bentuk pesan komunikasi lain dan/atau melalui media yang dipertunjukkan di depan umum dan/atau dapat membangkitkan hasrat seksual serta melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat dan/atau menimbulkan berkembangnya pornoaksi dalam masyarakat.

nah, demikianlah definisi pornografi dalam UU itu

*

lalu, duluuuuu.. saya pernah menulis soal Kunci ini..
waktu itu ada beberapa teman saya yang baca dan ada yang ngeres tuh.
kumplain lagi, katanya gini..
– haduhh.. istri lagi trening luar kota, baca kunci beginian lagi. ga ada penyaluran nih..
walah, maaf….

dan salah satu teman saya sih, bilang gini sehabis baca Kunci itu
– salam gembok nis.. hahahaha 😀
dasar ih…

nah, tuk mengenangnya, boleh deh dibaca lagi
kali ini aja..
tapi jangan bilang-bilang reaksinya yaa.
ntar saya kena UU itu deh 😦
hehehe..

mulai UU itu sah, beneran salam gembok deh 😉

selamat menikmati
semoga (tak) menginspirasi (apa-apa)

***

Kunci
Posted on Juni 9, 2008.

(mau sedikit mengeksplorasi sensualitas dan sexualitas.. naonn?? hehehe, ini nyeleneh kok. mau dikeluarkan dari pada dipendam sendirian.. sedikit terasa sulit, karena saya tidak terbiasa. tapi saya coba yaa.. :D)

.

kunci aku di situ
masuk dan kunci aku
agar aku milikmu
utuh..

bukan kunci kalau tidak mencari lubang pintu
dan bukan lubang pintu kalau tidak mencari anak kunci

maka kenapa pula kau palsukan anak kunci?
atau kau relakan kuncimu kemana-mana mencari lubangnya?
lalu terjebak di lubang pintu bukan milikmu?

dan mau apa pula lubang pintu jika belum waktunya tuk dibuka?
mengapa di buka paksa dan tak mampu tuk dikunci lagi?
mau membuat lubang pintu rusak dan tak lagi mengikat?
kemudian rusak semua anak kunci dan semua lubang pintu?

kunci aku di situ
masuk dan kunci aku
agar aku milikmu
utuh..

masuklah..
berteduhlah dari pekat harimu
beristirahatlah dari penat jiwamu
temui aku
rumah untukmu..

kunci aku..
jangan biarkan yang lain menggangguku
kunci aku..
jangan biarkan pencuri mengintaiku
kunci aku..
jangan biarkan aku rusak oleh waktu
kunci aku..
mengikatlah di lubang pintuku

bersatu peluh denganku
bersatu nafas denganku
bersatu tubuh denganku
memasuki relung-relung hatiku
menikmati getar-getar jiwamu
dalam cinta yang suci
dalam rasa yang bersih

bagiku itu lukisan indah
bagiku itu tarian mesra
bagiku itu musiknya jiwa
akulah dermaga tuk kau rapatkan langkah
akulah telaga tuk kau basuhkan sukma
akulah istana tuk kau merasa megah

kunci aku di situ
masuk dan kunci aku
agar aku milikmu
utuh..

dan jagalah aku..
dengan anak kuncimu..

.

maka saya menjadi mengerti
mengapa tuhan meminta kita
tuk jangan bermain-main
dengan anak kunci dan lubang pintu
sampai waktunya bak buah ranum
dan lengan kokoh memetiknya
beserta izin dari seluruh isi langit dan bumi

halahhh, maaf ya..
saya tidak terbiasa..
membicarakannya..

salam,
anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “salam gembok”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

maksudnya tulisan itu kaya yang di stensilan itu loh, kalo gini sih ngga, (ngga ngerti opo karepe maksudku )

@mas budi
lah, teman saya tetep ngeres tuh.. gimana itu, mas?
padahal ini putih toh? ga stensilan???
hehehe 🙂

sudah deh mas
santai saja..
nikmati hidup ini
atas nama demokrasi
saya tetap hormati
semua yang sudah terjadi kali ini

salam hangat 😀


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: