pesan mesra

Posted on November 7, 2008. Filed under: islam indie |

(dibagi yaa.. niatnya sih mau mesra, tapi kayanya kok ga ada mesra-mesranya yaa?? :P)

tuan,
sudikah kau tinggalkan sejenak kesibukanmu
dan berjalan berdua denganku
dibawah pepohonan itu
menelusuri trotoar situ
melihat kehidupan di sekitarku?

tuan..
sudikah kau tinggalkan sejenak mobilmu
dan berjalan berdua denganku
dibawah rinai hujan itu
berpayung bersisian begitu
melihat kenyataan di sekitarku?

aku ingin membawamu
meniti surgaku
meski dimatamu
hanya sekedar perdu

aku ingin mengajakmu
menikmati rasaku
meski untukmu
hanya sebuah ragu

tapi tuan..
hujanku basahi tanahku
pohonku rindangi jalanku
meski untukmu tak perlu
meski untukmu hanya buang waktu

betapa ingin aku mengajakmu
berlari berdua menembus hujan
membeli jagung bakar di pojok-pojok jalan
hangatkan anak-anak yang kedinginan

betapa ingin aku mengajakmu
berlari berdua menembus hujan
bergantian membagikan dongeng malam
hangatkan mereka yang kesepian

maaf ya, tuan..
tuk surga yang tak bergelimang makanan
tuk rasa yang tak berbaju kemewahan
hanya warna warni kehidupan
yang bisa kupersembahkan

ah tuan..
sudikah kau tinggalkan sejenak kemegahan
tuk berjalan denganku bersisi-sisian
berbagi cerita sepanjang perjalanan
tentang hidup yang sering bersebrangan?

berikanmu
canda sederhana
di spontanitas rasa
menggetarkan langit jiwa

tapi jika kau tak bisa
itu tak mengapa
jangan merasa salah
akupun mungkin tak terbiasa

cukup simpanlah satu pesan
tentang jalan menembus hujan
dari cerita hidup yang bersebrangan
dan ungkapan tuk sebuah jembatan

yang menghubungkan
tentangku dengan tuan
satu jembatan rasa
hadirkan kepedulian jiwa

tak akan pernah terlambat tuk temui
jembatan impianku hari ini
meski saat kau sadari
aku telah lebih dulu pergi

menembus hujan
dibawah pepohonan
sepanjang jalan
dan pulang sendirian

tuan..
sudikah kau tinggalkan sejenak kepenatan
tuk bersama denganku bersisi-sisian
berlari kecil menembus hujan
dengan tetap bergandengan tangan?

.

salam
anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

5 Tanggapan to “pesan mesra”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

iyah, ga ada mesra-mesranya
abisan ga pede sih
biasa aja lageee….

Aku malu…
kau sudah ada yg memiliki.

dan Aku cemburu, melihat engkau duduk berduaan.

tak mungkin Engkau ku duakan.
karena Aku pecinta sejati.

@mas JM
wah, tuh dia..
ragu tuk mesra, karena takut kena UUAP mas..

@tuan
ah.. tuan terlalu posesif
juga defensif
dan kurang agresif

halah, maaf tuan..
saya juga malu mengungkapkan yang sebenarnya ada di rasa..

hehehe, maaf.. becanda.. 😀

“sudikah kau tinggalkan sejenak kepenatan
tuk bersama denganku bersisi-sisian
berlari kecil menembus hujan
dengan tetap bergandengan tangan?”

Jadi ingat waktu di Kebun Raya Bogor tahun 90-an silam hehehehehehe…saat itu walau lagi hujan tapi kami jalan aja menyusuri jalan setapak ditengah hujan sambil bergandengan tangan hmmmm indah banget

@bang Syahrul
ah… indahnya bang. 😀


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: