lagi-lagi kartun nabi…

Posted on November 19, 2008. Filed under: islam indie |

edisi edit nih.. tadi ga tahu kalau sudah terposting. wordpressnya sempet error, lupa tadi tuh di save atau di publish? ternyata di publish. hehehe maaf. beginilah, kalau nulisnya langsung-langsung aja. πŸ˜€

*

(di lepas yaa…)

saya baru tahu nihhhh, kalau ramai lagi soal kartun nabi..
hehehe, maaf. keasyikan main fesbuk.. temu temen-temen smp. jadi saya gi seru sendiri..

tadi teman saya kasih link blog yang memuat kartun nabi itu. saya sempat buka sedikit trus saya matikan. buat saya, dan ini saya nyatakan ke teman saya, jauuuuuuuhhhh sebelum kartun itu menyoal nabi, saya ga selera soal sex yang rendahan kaya gitu.
hehehe… temen saya mungkin bingung sama reaksi saya deh… maaf.

dan saya baru tahu setelah buka dashboard wordpress blog ini. disana ada blog yang membahas soal kartun nabi itu. wah, telat ya saya??
hehehe.. maaf…

saya coba jernihkan, sejernih rasa saya tentang tuhan dan ttg nabiNya. semoga bisa mengeluarkan kita dari hal-hal begituan mulu.
di coba ya… maafkan kalau salah. πŸ™‚

begini…

kita beriman pada tuhan.
pada causa prima hidup kita yang nyata ini. yang bahkan dalam diam kita selalu rasakan.
nah, ketika diam itu ingin kita nyatakan, maka kita meminjam bahasa atau kata atau bentuk dari mereka yang terpilih tuk membahasakannya, mengatakannya dan memberi bentuknya.
tentu dengan masih tujuan utamanya… menyatakan rasa iman pada causa prima itu. ya kan?

dan kita memilih dengan kesadaran penuh atas siapa yang kita pilih toh?
saudara-saudara yang Kristen memilih bahasa Yesus, saudara-saudara yang Hindu memilih bahasa yang sang Hyang Widhi, saudara-saudara yang Budha memilih bahasa yang Sidharta Gautama..
dst-dstnya.. sampai seperti saya memilih mewakili rasa tuhan saya lewat bahasa Muhammad.

maka saya sadari sekali “bahasa” Muhammad.
sadari di sini, bukan berarti saya mengerti bahasa arabnya. bahkan itu ga terlalu perlu deh.
tapi saya pahami siapa Muhammad.. bagaimana zamannya, bagaimana kaumnya dan bahkan bagaimana cerita tentangnya. termasuk memahami bagaimana beratnya Muhammad ketika terpilih tuk membahasakan rasa tuhan yang esa dan causa prima itu dalam hidupnya.

beliau dilecehkan, ditimpuki, di bilang gila dstnya.. dan di kebesaran namanya pun, beliau masih di fitnah, di rongrong, dan bahkan diplesetkan dangan ada yang mengaku nabi baru, mengkhianati, tak lagi mau menurut dsbnya. apapun deh.. Muhammad sudah susah payah.
walau disatu sisi, Muhammad juga mencapai kebesaran, kemegahan, bahkan dalam sejarah peradaban. mengangkat kaumnya dari keterpurukan yang maha dahsyat. apapun juga deh.. Muhammad telah layak mendapatkan semuanya.

nahhh….
ada tradisi di kaum Muhammad, bahwa budak boleh di kawini. dan bahkan ada di banyak wilayah di dunia ini. dari yang romantis, majikan cinta pembokatnya, sampai yang ga ada indah-indahnya seperti pemerkosaan pembokat oleh majikan, lalu hamil dan dibuang. di sinetron banyak tuh..

lalu..
ada di banyak tradisi perang, di dunia manapun.. terlebih di zaman itu, bahkan juga di film Jengis Khan itu, bahwa pemimpin memang boleh memilih lebih dulu semua hasil rampasan perang. dari kuda sampai wanita.

lalu..
ada dibanyak tradisi, di dunia ini.. terlebih di zaman-zaman tertentu, dimana wanita sangat boleh dimiliki oleh kerabatnya. hidup dalam kemewahan dan kemegahan sekitar wilayah kekuasaan rumah keluarga. termasuk didalamnya dinikahi atau tidak. istilah “naik turun ranjang” ada kan di beberapa wilayah indonesia kita. bahwa jika seorang wanita di tinggal wafat oleh suaminya, maka kakak atau adik suaminya boleh menikahinya. kurleb begitu..

dan tentu..
termasuk tradisi mengawini wanita di usia muda ada di banyak tradisi di dunia ini, terlebih di masa itu.

dst-dst-dstnya..
yang tidak bisa diukur dengan ukuran kita hari ini..

dan jangan naif lah..
bahwa perang selalu menelan korban. yang ga cuma mati, tapi termasuk pemerkosaan terhadap wanitanya dimana-mana. tua muda. dan ga melulu oleh musuh. bahkan oleh pihak sendiri. ya kan? maka apalagi di masa itu?

atau juga jangan naiflah…
bercinta di ruang yang terbatas, seperti rumah para buruh bangunan yang hanya 2 x 2 meter, yang makan, tidur dan anak-anakpun di situ. bahkan hanya berdinding tripleks, bolong pula. memang mengundang banyak masalah. dari yang tidak baik dipandang mata, mengundang kecemburuan, sampai tak sehat buat anak-anak dsb-dsbnya..

seperti di kartun itu, yang konon mengutip kisah cemburunya Hafsah ketika biliknya dipakai Muhammad bercinta dengan Maria, istrinya dari suku Yahudi.
duh, disitu manusiawi deh, bahwa memang itu mengundang kecemburuan. dan Muhammad harus bisa menenangkan semua atas kejadian itu. gitu ga sih maksudnya?

maaf.. saya ga bisa melihat kartunnya dengan utuh. dari awal, saya sudah ga selera.. hehehe

*

… yukk, sedikit melihat-lihat dari sudut sebuah mata rantai yaa…

Muhammad yang mengantarkan masa itu kepada masa kini, dengan pembatasan poligami, malah dilecehkan. padahal di zaman itu, poligami ga ada batasan jumlahnya. dan Muhammad tetap miliki zamannya tersendiri. justru mungkin aneh Muhammad yang malah poligami dengan janda2 ketika di masanya mungkin tuk nikahi sebanyak dan semuda mungkin.

Muhammad yang mengantarkan masa itu kepada masa kini, dengan hanya menikahi si muda Aisyah, demi menghormati sahabatnya Abu Bakar, ayah dari Aisyah. terus dilecehkan. padahal masa itu, ah… betapa banyaknya yang menikahi mereka yang muda usia? dan Muhammad masih tetap milik masanya tersendiri..

dan Muhammad yang mengantarkan masa itu kepada masa kini, dengan begitu manusiawinya mengatasi kecemburuan wanita. demi selalu mau mendengarkan apa saja yang ada di dalam benak wanita, dan harus terus diluruskan demi man from mars dan women from venus ini tidak terus berseteru dari sudut yang berbeda, masih juga disalah artikan? walau tentu Muhammad tetap milik ekspresi zamannya tersendiri..

lagi-lagi..
mengapa harus terus diukur bentuknya dengan bentuk kita hari ini?

tau ga?
ga ada cakepnya Gajah Mada di mata saya hari ini. herannya, dia itu maha patih besar. dan saya lebih suka Obama deh dari Gajah Mada. hehehe.. padahal kebesaran Obama belum terbuktikan?
hehehe, ini hiperbolis ya.. mengukur bentuk hari itu dan hari ini, padahal Gajah Mada terbukti sejarah telah membawa kejayaan bagi Majapahit, nusantara saya ini..

hanya tuk tunjukkan bahwa rasanya kan beda tuh dalam mengukur bentuk kita hari ini dan mereka hari itu..

makanya.. memahami konteks itu lebih enak dan tenang deh.
dan ga juga jadi lemah iman. saya malah semakin memahami Muhammad dalam rasa kemanusiaan saya yang dalam. membuat saya justru ingin menjawab masa saya dengan bahasa saya hari ini, rasa saya saat ini..

sudah deh..
saya ga buka situsnya, baru loading dikit sudah saya matikan. itu cermin kerendahan selera sexual dari pembuat kartunnya. terlalu kasar dan rendahan. bukan sebuah karya yang bernilai tinggi. maaf, saya hanya bisa memaklumi saja deh selera yang masih demikian..

seorang dengan spiritual yang baik, itu memiliki etika dan estetika yang juga baik. memiliki moral yang juga baik. di film Jengis Khan itu saja, konon memiliki sentuhan sex yang indah bersama istrinya. walau hasilnya ya itu-itu saja, tapi sentuhannya sangat indah dan berbeda..

dan bukankah buat mereka yang spiritualnya baik, maka Tuhan terasa mengawasi?
ah, malunyaaaaa… πŸ˜‰ tak pernah ada kata yang bisa cukup tuk melukiskan keindahan rasa itukan?

see?

sudahlah. bangsa ini sedang butuh konsentrasi tuk hal-hal yang lebih besar dan mendasar. bangsa ini sedang harus belajar berani berkorban tuk kebersamaannya yang nyata di indonesia tercinta ini. jangan kaya gitu mulu deh.

saya menghormati bagaimana saudara-saudara saya semua di sini, baik berbeda maupun sesama muslim dalam menyatakan dan membahasakan rasa akan tuhan yang esa, yang causa prima itu. tak ada gunanya saya membeda-bedakan dan bahkan melulu mempermasalahkan bahasa yang berbeda ini. selama rasanya sama, cinta-citanya juga mulia, saya bersedia bersama siapa saja yang berbeda demi Indonesia Jaya.

mari saling memaafkan sajalah… dewasanya kita hari ini, awal dewasanya negeri ini

saya mengenal Muhammad dengan indah
seindah rasa saya tentang tuhan yang esa
yang menciptakan manusia pada masa-masanya
saya memejamkan mata tuk warna masanya waktu itu
menyelami rasanya, memahami situasinya
kemudian membuka mata tuk warna masa saya hari ini

tentang banyak wanita yang masih hidup di sia-sia
tentang banyak wanita yang masih hidup di nista
oleh dunia penuh dominasi lelaki
oleh dunia yang masih dipandang sebelah mata

kesetaraan itu adalah sebuah perjalanan panjang dalam sejarah

jangan terputus hanya keletihan dan kebosanan demikian
dari sebelum Muhammad,
lalu Muhammad dimasanya,
dan kita dimasa kita,
terus dan masih akan terus berjalan
menemukan muara terbaiknya
tentang manusia yang sama dimataNya

*

PS: maafkan saya jika merasa repot menulis lengkap rasa hormat dan respek saya pada Muhammad saw di sini. makasih tuk semua yang telah mengingatkannya. izinkan saya membicarakannya dengan santai dan seapa adanya yaa. karena sesungguhnya, jika boleh saya bagi, saya selalu menyebut beliau dalam hati dan bahkan selama saya menulis tulisan ini sbb..
Allahumma shali ‘alaa Sayyidinaa Muhammad
wa ‘alaa ali sayyidinaa Muhammad

saya terbiasa menyebutnya begitu dari pertama saya bisa mengucap namanya dalam keislaman saya..

salam
anis

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

11 Tanggapan to “lagi-lagi kartun nabi…”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

Ya mudah mudahan maslah kartun nabi ini tidak menimbulkan perpecahan ummat dan kabar yang baik blog pembuat dah di banned nama blog pembuat silahkan baca di :
http://asahannews.wordpress.com/2008/11/19/situs-kartoon-lapo-tuak-wordpress-com-pembuat-kartun-nabi-muhammad-di-blokir-wordpress/

selalu ada jebakan berkutat di masalah yang simbolik seperti ini. cukup berikan peran kepada yang memiliki kapasitas, dan sebgaian besar lainnya kembali kepada agenda kita masing2 untuk kebaikan dunia ini.

maaf, kalau boleh berpikiran buruk di sini, (boleh ngga mba anis???), yang bikin kartun dan hal2 sejenis itu sudah ngerti penyakit umat ini yang mudah diarahkan isu sentralnya atau fokus perhatiannya dengan hal2 seperti ini.

saya tidak dalam kerangka menyepelekan masalah ini. tapi kebiasaan berbondong-bondong mengurusin masalah seperti ini menguras energi ummat. padahal isu sentral ummat ini masih di seputar jaminan hidup.

Komen yg cerdas dari trend di bandung (halaah kumat lg mode menjilatnya) πŸ™‚

@syahrizal
@omiyan
@trend di bandung
@aryf
saya pikir, tetap harus ada wacana yang mencerahkan agar ke depan, hal-hal spt ini ga menguras energi umat islam, juga ga melulu dihindari dg menyimpannya tapi laten. maka harus clear deh. clear dalam arti umat islamnya sendiri harus bisa melihat Muhammad dg sebaik-baik pengenalan.
ini menurut saya…

saya liat jgn spt air di daun talas deh, umat islam jgn mudah terombang ambing. pengenalan yg baik dan jernih pada agamanya, semoga bisa membuat umat ini ajeg, mantap, kokoh dan tenang. masih banyak nih PR nya.. gitu ga sih?

untuk menyelesaikan itu kita butuh perekat. boleh berbagi di sini…

http://trendibandung.wordpress.com/2008/11/20/the-matchmaker/

hhh…. ternyata akhirnya disini ada postingan beginian jugak, yyy… nyante n seapa adanya aja dee. keren nih kata2nya, thanks, dapat inspirasi baru bwat ngobrol ma temen2 nih.

btw, jujur aja yaa…
sesungguhnya saia tuh ndak tau, kok orang2 bisa bilang gambar2 itu kartun nabi, malu2in bgt yah?! maklumlah gak ngikutin serius sih.
mang orang2 tau nabi itu kayak apa? ya kalo yg namanya muhammad, zainab, aisyah, mariah… khan banyak bgt di dunia ini, mungkin aja ada yg baek2 mungkin pula yg jahat, muhammad juga manusiaa…
just IMHO dr sudut pandang lain, yeah… drpd ketularan uring2an gaz zelas.

dah ah, ntar aku ndak smangkin bingung aj πŸ˜•

Seminggu menyepi di laut ternyata bener bener
membuat saya gagap informasi….
Tulisan yang buagus buk….
Dan saya yakin Nabi hanya tersenyum arif melihat si pembuat kartun…

@kang trend
wah, jadi inget adik ipar saya yang dulu tuh kalau pake baju dsbnya haus matching. saya sampe menjulukinya miss matching..
lah, sekarang malah nabrak-nabrak tuh kang, harajuku style katanya.. hehehe πŸ™‚

@mas JM
emang mo ngapain lagi sih, mas? selain apa adanya dan santai ajalah..
perlahan tapi pasti..
dua tiga pulau terlampaui..
sedikit demi sedikit menjadi bukit..
bagai semut beriring..
cicak-cicak di dinding..
hehehe, isengggg… πŸ˜€

@mas datyo
iya ya lupa, mas datyo kan lagi proyek di laut..
sehat mas? sukses selalu yaa..
yang telat mengetahui keadaan juga biasanya cuma bisa senyum-seyum arif aja kok mas.. hehehe πŸ™‚

saya juga naro link di artikel yang ngga matching.
harajuku juga kali ya mba…???

ya sekedar berbagi dan saring melengkapi wawasan
mencoba mengeluarkan apa yang saya tahu dan yakini
siapa tahu ada yang di seberang yang bisa mengkoreksi
siapa tahu ada yang di samping yang bisa melengkapi
siapa tahu kita masih salah…
segeralah kita perbaiki
makasih mba

sekedar menyapa πŸ™‚


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: