siapa yang menang?

Posted on Januari 8, 2009. Filed under: islam indie |

(di bagi yaa… nyeleneh nih..)

teman saya menulis pertanyaan pilihan ganda..
– dari perang Israel ini, siapa pemenangnya?
opsi pilihannya
a. tukang jual senjata?
b. tukang jual obat?
c. tukang ngumpulin bantuan?
dst
dst
dst
sampai..
z. para partai yang gi kampanye?

hehehe.. maklum betapa banyak pihak memanfaatkan moment perang ini. sampai para caleg di FaceBook juga pada teriak soal kemanusiaan di Palestina sono. padahal ga ada nyambung-nyambungnya deh teriakannya itu. buat cari simpati?? nambahin suara?
intinya mah, jangan sampai kehilangan moment dongg.. ya ga?
hehehe 😀

nah, saya ya jawab yg ga ada di opsi itu..
buat saya, pemenangnya ya brokernya…
dari yang nyiapin perangnya,
nyiapin akomodasi perangnya,
yang ngizinin masuknya logistik
termasuk tuk bantuan kemanusiaannya
sampai yang kelak akan menyiapkan bentuk perdamaiannya
yang mendamaikannya

dan semua yang memanfaatkan perang itu mau ga mau ya “tahu sama tahu” dong ke broker..

hahahaha…😀
namanya juga broker

nah, sekarang…
siapa hayooo broker perang israel palestina ini???
ada yang bisa jawab?
atau… mari kita lihat saja?

hidup o hidup..

kadang saya suka bertanya-tanya
mengapa hidup tak bisa lurus-lurus saja ya?
hehehe… ga seru kali yaa?

kita berjuang di sektor riil aja yukk..😀
beli jamu di si mbak gendong aja tiap pagi
beli sayur mang-mang penjual sayur yang ada
dsbnya..
yang nyata-nyata aja deh..
ya ga?
.

hidup sektor riil..!
merdeka!

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

9 Tanggapan to “siapa yang menang?”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

setuju Mbak *halah isane mung setuju wae*
sektor riil yang harus kita perjuangkan
Kita harus berani menghadapi dunia yang saat ini kita jalani, mendobrak belenggu2 doktrin yang membuat kita dijadikan komoditas oleh para broker tsb.
membuat dunia yang semakin baik untuk kita semua

mba, bukankah para broker juga ada di sektor riil?

bahkan mereka mungkin menguasai sektor riil itu. saking sudah menguasainya, mereka pengen punya maenan lain yang lebih seru. begitu bukan mba? kalau bukan ya nda apa-apa. toh sehari-hari saya tetep ngurusin jualan koq.

Wajar lah bu…
Apalagi mau ada “pesta” demokrasi…
Momentum yang pas buat para parpol untuk berunjuk gigi tetang siapa jati diri mereka

Coba kalau barang produksi sendiri, langsung dijual. Dan duitnya untuk makan anak istri.

So ga perlu memperpanjang rantai distribusi, apalagi harus ngasih2 fee untuk kami.

Padahal kami ga minta balas budi kok.
Cukup untuk disyukuri, agar bisa mandiri.

Ah, tapi manusia emang maunya yang mudah-mudah aja. Maka kami pun selalu ada saat terjadi transaksi di depan meja.
Untung rugi, kan mereka sendiri yang rasa.

Yang menang pasti yang paling tahan menderita….lha…kita-kita ini…lho mbak

Pada akhirnya, siapa yang bisa bertahan sampai tetes darah penghabisan adalah pemenangnya.

Mau uji nyali, silahkan aja.
Kita lihat siapa yang lebih tahan banting. ^^

*nantang mode on*

@tommy
makasih.. jejaknya abadi😀
setuju juga.. loh? hehehe..

@kang trend
ketulusan tidak akan kalah oleh konspirasi secanggih apapun

@broker
hehehe… setuju mas broker aryf. mari mandiri..

@kang aom
kumaha damang kang?
hehehe, muhun kang. rakyat kecil pada akhirnya paling sabar dan paling tawakal. semoga surga ya kang di akhir perjalanan…

@aryf
kalau lihat perkembangan yg ada, kayanya… emang bakal sampai titik darah penghabisan deh. saya merem aja ah…😦

nah gitu dunk.
Kan lbh enak make cermin sendiri, dr pd bersolek pd bayangan orang lain.

waduh jd merinding nih.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: