“kita”

Posted on Januari 9, 2009. Filed under: islam indie |

(di lepas yaa… karena lagi-lagi saya berbeda…😦 )

aku ingin lihat matamu
menemukan di sana binarmu
menembus kedalaman jiwamu
mendapatkan semua tentangmu

aku ingin kau lihat mataku
temukan cahayaku
menembus jiwaku
dapatkan semua tentangku

harus samakah kita?

kulihat warna indah matamu
bukan milikku
kulihat manis senyummu
tak sepertiku

kau lihat nakal mblalakku
tak sepertimu
kau lihat mingkem mulutku
sangat beda denganmu

begitu berbedakah kita?

aku ingin genggam tanganmu
hiii.. malu
aku ingin pegang lenganmu
boleh?

kau ingin ajak aku?
hayukkk!
kau ingin peluk aku??
eits, nanti dulu.. anu, itu kok ada cicak di sana yaa?
ga nyambunggg…

salahkah kita jika ingin bersama?

aku ingin mengganggumu
main petak umpet mencariku sembunyi
aku ingin membuatmu tertawa
main monopoli dan aku jadi bandarnya

kau ingin mengajakku jalan-jalan
aku melulu tanya ini-itu
kau ingin makan bersamaku
aku melulu memindahkan makananku ke piringmu

pissss 😛

aku ga sengaja membuatmu sedih
bikin aku ingin menangis juga
aku emosi berkata-kata menyinggungmu
bikin aku pusing sendirian

kau egois mau menang sendiri
aku malah bikin kau makin marah
kau melulu mau di dahulukan
aku juga tetap ga mau ikutan

maaf 😦

maka aku harus bagaimana?
maka kau mau bagaimana?

aku ingin boleh bersamamu
dalam apa adanya aku
aku ingin kau mau bersamaku
dalam tak sempurnanya aku

kau ingin aku dekat denganmu
dan mau memaklumiku
kau masih ingin main denganku
dan janji ga mudah cembetut padaku

bisa berdamaikah kita?

dan ketika aku ingin selalu kau ada
sedih kalau kau tiada

dan ketika kau selalu menyapaku
sepi juga jika tak ada aku?

tanda kita bisa bersamakah?

.

maka katanya manusia tidak bisa mencintai siapa-siapa selain dirinya sendiri. tapi manusia tetap membutuhkan orang lain tuk menyadari siapa dirinya. tuk kemudian bersama manusia lain berjalan bersamaan.. dan bergandengan tangan..

.

seperti kita
kita semuanyaaaaa….

maka jangan melulu marah
apalagi bilang tak berilmu
jika kita harus berbeda
yang tak selamanya itu

temukan kita bisa sama
dan bersama
tuk hal lainnya
dan itu ……. indah

seperti aku ingin jadi bunga untukmu
berdiri tegar di taman rumahmu
memandangi mataharimu
dan rindukan gerimismu

*memandangi tulisan ini dengan termangu dan tangan menahan dagu*

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

3 Tanggapan to ““kita””

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

wakakkaka….berguling2.

*memandangimu yang sedang termangu memandang komen ini sambil menahan dagu*

maka katanya manusia tidak bisa mencintai siapa-siapa selain dirinya sendiri. tapi manusia tetap membutuhkan orang lain tuk menyadari siapa dirinya. tuk kemudian bersama manusia lain berjalan bersamaan.. dan bergandengan tangan..

seperti ada yg pernah bilang gtu sama saya🙄 tapi siapa ya?

Anw, saya tetep suka bagian itu ^-^

@lumiere
sama. saya juga suka bagian yang itu….


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: