bawalah aku pergi

Posted on Januari 12, 2009. Filed under: islam indie |

airmata (di lepas yaa… kadang jiwa memang bisa menjerit loh.. hehehe..)

saya gi rindu….
rindduuuuuuuuu banget
rindduuuuuuuuu berattttt
sampe nangis nih, hiks…
huhuhuhuuuuuu….😦

saya rindu ketulusan dalam hidup
saya cape melihat banyak kemunafikan
baik di sekitar saya dan di kehidupan kita saat ini
saya ga tahannnn….
😦

jujur di bilang ga berilmu
jujur di bilang asal ngomong
padahal saya ga mewakili siapa-siapa
selain diri saya sendiri

hiks…

kadang terasa letih sekali hidup ini
maka kadang saya rindu kembali
atau ingin pergi jauh
saya sedih melihat hidup di rendahkan begitu

walau saya tahu, saya bukan apa-apa tuk itu
ga akan ngefek, ga akan ada hubungannya dengan saya

tapi tetap, rasanya pengen menjerit

tuhannnn…..
aku rindu…
tulusnya hidup ini…

dimana ketulusan itu?
aku yakin dia ada..
aku sangat yakin itu
atau,
kalau dia sudah mati
tunjukkan kuburnya
kalau dia sudah punah
tunjukkan fosilnya
kalau dia sudah tak ada lagi
tunjukkanlah sejenak untukku

agar bisa kusentuh kebaikannya
agar bisa kusentuh kelembutannya
agar bisa kusentuh kemilaunya
agar bisa sejenak kurasakan adanya

walau tak pernah bisa kumiliki
walau tak pernah bisa kuraih
walau tak pernah bisa kusapa lagi
agar keyakinanku akan adanya ketulusan hidup ini tak sia-sia

sejauh kuberjalan
hanya kepedihan yang kusaksikan
buah dari banyak kemunafikkan
yang membuatku bahkan kesakitan di dalamnya

ketika kuberjalan menghampiriMu
dengan seluruh jiwa dan ragaku
belajar mengatakan hidup dan matiku hanya untukMu
mengapa malah begini, wahai tuhanku?

aku kesakitan di sini
aku bahkan ketakutan sendiri
takut menjadi tak lagi bisa untukMu
takut sama munafiknya dengan semua kenyataan yang ada

maka tolong, tuhanku
tolong aku
bawalah aku pergi dari sini
jangan tinggalkan aku

berdarah jiwaku
sakit sekujur ragaku
terikat seluruh sukmaku
kumohon, jangan tinggalkan aku..

cukuplah Engkau untukku
tuhan, bawalah aku pergi..

.

haruskah melulu aku bermimpi
tangan lembut yang hadir membelai kepalaku
dan meraih tubuhku tuk memelukku
meyakinkanku bahwa semua itu boleh untukku
dan untuk semua kehidupan ini?

kalau itu memang tidak pernah ada
maka bawalah saja aku pergi..
.

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

8 Tanggapan to “bawalah aku pergi”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

hmm.. I want it too.. Take me away..

@rasyeed
hayukk…

@kang trend
hanya keletihan biasa kang…

@kak ivy
makasih, enak nih di peluk hangatnya k’ivy.. miss uuuu…

@mas datyo
aduh, makasih mas.. jadi menyeka airmata deh, di tawari steak.. heheheπŸ˜€

mba aku jadi ngeri…!!!
apa yang terjadi???

Kak… kenapa? kayaknya lagi memendam kesedihan yaaaa…
*peluk kak Anis*

Sudah buk…ayo jangan sedih..
mampir ke rumah saya ya.., tak buatin steak gepeng..
tapi agak agak gosong, atau malah belum matang…atau ikut ikutan jadi tester..
seru lho…! udah jangan sedih ya…mau ulang tahun kok sedih…

saya rindu ketulusan dalam hidup
saya cape melihat banyak kemunafikan
baik di sekitar saya
dan di kehidupan kita saat ini

πŸ˜• …πŸ˜₯ …

@lumiere
senyum dongg.. sudah dilepaskan sudah lega kok..

@tomy
makasih mas tomy… sama-sama yaa..πŸ˜€

ia ada untuk ditemukan namun tidak untuk dicari
ayo Mbak gak usah dicari-cari bersama aja kita temukan lalu mari berbagiπŸ˜€


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: