hidup tanpa konspirasi seperti sayur asem tanpa terasi

Posted on Januari 12, 2009. Filed under: islam indie |

obama (mari meneliti hidup….)

saya suka merasa tuhan itu sangat nyata.
bahkan sampai bagaimana manusia diciptakan karena manusia itulah cerminan tuhan di muka bumi. walau saya ga punya bahasa yang tepat tuk menyatakan rasanya.

seperti ketika tuhan menciptakan manusia dan mempertentangkannya dengan iblis, sesungguhnya itu memang nyata. lalu tuhan juga yang akan menyelesaikan semua, dengan tips : .. hanya manusia yang ikhlas yang tak akan mampu dikecoh oleh iblis.

nah, ternyata… manusia memang suka menciptakan musuh, lalu kemudian manusia sendiri juga yang akan menyelesaikan permainannya. bahkan menghabiskan musuh ciptaannya itu sendiri. dan hanya manusia yang tuluslah, yang akan terselamatkan oleh semua konspirasi itu..

see..
bukankah manusia itu memang cermin tuhan di muka bumi?
tapi seringkali manusia tak benar-benar utuh menjadi cerminnya. sehingga hanya sedikit yang memahami..

saya baru saja menerima kiriman foto-foto Obama dalam sebuah acara yahudi. doi memakai Yarmulke, lebai orang Yahudi, terlihat mendampingi Master Jew dan melakukan ritual Yahudi pada dinding Monument Jew..

bahkan katanya, Barrack nama pertama Obama adalah nama Yahudi yang berasal dari ayat “baruch”. Kebanyakan ahli ibadat Yahudi menggunakan nama “baruch” sebagai nama pertama mereka. Nama kedua Obama juga hampir sama dengan “Ahabah”. Bent Ahabah adalah nama untuk synagogue (satu upacara multilation untuk bayi-bayi Yahudi).

halahhh…
sangat di hubung-hubungkan yaa.

teman saya, muslim asli dari lahir, menamakan putranya dengan Muhammad Hariz Baruch. saya lupa apa artinya nama itu bagi keluarganya, nanti deh saya tanya lagi pada teman saya itu.

ehmm…
saya pikir, sudahlah.
mau apa juga menelusuri begitu banyaknya konspirasi dalam hidup ini? seru sih iya, tapi ga akan ada abisnya deh.

lalu kemarinnya, entah kenapa saya keceplos mencurigai sebuah lembaga swadaya di bidang kedokteran yang menjadi sarana bagi teman-teman saya menyumbang tuk tragedi di jalur gaza. duh, saya polos deh, saya ga bisa banyak membantu persoalan di sana, maka saya lebih suka melakukan hal-hal –walau kecil– tuk sekitar saya. dan keceplos mencurigai lembaga itu, saya sungguh tidak sengaja..

tapi karena sudah keceplos “menuduh”, sayapun di permasalahkan. walhasil, saya ya mencari tahu ttg lembaga itu. dan ternyata ada fakta ttg keceplos itu!

dalam sebuah liputan media nasional, lembaga tersebut sempat terkait tuduhan terlibat aksi terorisme. ditemukan aliran dana kemanusiaan dari lembaga itu ke rekening seorang tersangka pelaku teror di indonesia yang tertangkap. lembaga itu mengakui kok adanya aliran dana tsb, walau membantah bahwa aliran dana itu sebatas hanya untuk membantu keluarga mujahid. kurleb seperti itu.

saya ga mempermasalahkan apa dan bagaimana lembaga itu. mau menyumbang atau tidak juga tidak apa-apa.

tapi saya lebih mengutamakan membantu sekitar kita saja deh. lebih aman dan jelas tuk negeri sendiri. bukan tuk apa-apa yang ga jelas, yang bahkan sudahkah tidak berkontribusi apa-apa tuk negeri ini dan malah merugikan negeri sendiri toh kalau jika bener di salah gunakan tuk mensuport tindakan teror di indonesia.

jauh dari menyoal ideologi, tindakan teror itu merugikan negara kita sekali. stabilitas ekonomi kan bergantung sekali dengan stabilitas politik. kalau emang mau makmur ya negerinya yang aman deh. sederhananya gitu.

nah, saya letih menghadapi konflik demikian. diragukan, dipertanyakan, dibodohi dsbnya.
ketika peduli sama negeri sendiri malah seperti mengkhiantai islam. karena ga berminat membantu palestina sana, kesannya, saya jadi seperti ga punya nurani.

dan hari ini, saya sadari sekali, terlebih dengan menemukan berita tentang “wajah lain” lsm itu, –yang wallahu’alam soal kebenarannya tapi ditengarai bermasalah– bahwa negeri ini sendiri pastinya juga ga akan lepas dari yang namanya konspirasi.

amerikakah? yahudikah? komuniskah? islamisasikah?
terserah deh..

saya hanya percaya jika kita tulus dalam hidup ini, kita bisa menyelamatkan banyak hal, bahkan menyelamatkan musuh kita sendiri.

yang inipun masih saya lakukan terus dalam hidup saya…

kadang emang hadir rasa ingin berhenti, pergi dan menghilang.
teman saya sih ga percaya saya bisa begitu, karena saya selalu memiliki energi, entah dari mana… seperti energi tuk terus menulis di sini.. hehehe😛

maka saya belajar tuk menyimpan rasa sakitnya. sebagai bentuk kalau saya juga terus berusaha tulus menjalani apa yang saya harus jalani..

termasuk jika kejujuran saya ini, melulu disalahkan..
saya memilih lebih siap saja dengan semua kenyataan yang ada

maka karenanya, tiba-tiba saja..
dunia tanpa konspirasi terasa seperti sayur asem tanpa terasi
tuk indonesia tercinta ya tinggal pinter-pinter aja deh cari akal dan strategi yang baik dan bisa di pertanggungjawabkan tuk terus membela kepentingan rakyat dan memakmurkan negeri sendiri.
jangan melulu kalah nyali dengan kebutuhan jiwa sendiri dan mau luar negeri..

soal Obama, sama saja seperti yang pernah saya tulis. kepedulian Obama tetap akan dilandasi oleh kepentingan amerika sebagai bangsa dan negaranya… karena Obama tidak akan ada artinya tanpa Amerika.
begitupun kita jika jadi pemimpin Indonesia. kita tetap harus berdiri di atas kepentingan bangsa dan negara Indonesia. tapi setidaknya mari kita tetap respek dan sama-sama berdiri sebagai sesama manusia dan negara yang berdaulat..

saya mengagumi pak Karno.
beliau bisa melakukan tawar-menawar yang sangat menguntungkan indonesia di antara kepungan blok timur dan barat yang ada waktu itu. hasilnya adalah sebuah konspirasi tuk mengambil irian barat dari Belanda. walau akhirnya pak Karno kalah juga oleh sebuah konspirasi, tapi setidaknya, ga tekor-tekor amat deh. dan ternyata, sederhananya.. konspirasi tuk negeri ini memang belum berhenti hingga hari ini.

maka kalau memang hidup harus demikian, penuh konspirasi dimana-mana, besar atau kecil, serius atau hanya mainan, ya jalani sajalah. dan petunjuknya satu, tulus aja deh.
bebas lepaskan saja semua gundah tentang itu…

itulah mengapa saya menjerit,
merindukan ketulusan hidup ini..

makasih semua tuk komennya di sini
ketulusan yang bikin saya ingin selalu ada di sini
seperti dipeluk dan disayangi semua
kita sama-sama yaaa..😀

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

7 Tanggapan to “hidup tanpa konspirasi seperti sayur asem tanpa terasi”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

🙂

hdp tanpa dinamika, akan hambar en trasa basi.
ahh, sgt sdikit yg mau selamat dan bsa melampaui.

@azyla
saling mengingatkan ya mas, agar hidup tak beneran jadi basi…😀

@kang trend
makasih tuk selalu di sini kang..
senang juga kok membaca komen eksplorasi dirinya
seperti melihat sisi lain, mata lain, warna lain..

ya, memang ketulusan itu yang saya rasakan selalu bisa membawa saya melalui pergulatan2 yang luar biasa.

dan insya Allah, karena ketulusan juga saya tetap setia hadir di sini, dan ngomen walau kadang ngelantur ga karu2an.

ketulusan yang akan menentukan endurance untuk sampai ke finish.

Mbak.. bagus banget.. pas dengan suasana hati saya hari ini yang capek dengar teori konspirasi sana-sini.. intinya tulus ya mabkk.. biar lepas gundahnya
trima kasih

cerdik seperti musang & tulus seperti merpati dalam hidup yang penuh konspirasi

@tomy
saya optimis.. obama, meski dalam konspirasi, memiliki watak permainan yg lebih elegan. semoga..
persoalannya kini adalah siapa pemain di indonesia. itu yg kita cari..🙂

@mbak zaza
maaf baru balas komennya mbak zaza, ini juga baru di bebaskan dari spam😀
makasih yaa..
emang cape kalau denger soal konspirasi ini itu. maka yukk, sudahi dan tetap optimis memandang hidup ke depan. kalau Allah mengizinkan, tanpa konspirasipun sesuatu pasti terjadi. tapi jika tidak, mau konspirasi secanggih apapun, tentu tidak akan terjadi. saya selalu percaya itu.. menepis semua gundah… dari pada melulu mengotori pikiran dan jiwa dengan permusuhan….😀


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: