kutipan : lukisan benda-benda (2)

Posted on Januari 19, 2009. Filed under: islam indie |

sky-flower1 inget ga,
dengan iseng, saya pernah menulis Parodi Buah Apel. mencoba memainkan imajinasi dan persepsi tentang dosa asal
asli, itu isengg…

lalu saya mempostingnya di FaceBook saya.

tak lama, di FaceBook mas Ulil, yang tentunya terhubung dengan FaceBook saya — sebagai temannya– terdapat tulisan di bawah ini…

haduh.. haduh.. haduh..
membacanya membuat saya kehilangan kata
inget kalau saya pernah berpikir nyeleneh
tentang hal yang sama..

kena banget deh..
mas Ulil, jelas tidak khusus mempostingnya tuk saya, cuma saya aja yang jadi nyadar diri. ge-er.. merasa abis iseng.
tapi lumayan deh buat merenungkan diri saya ini..
hehehe..

selamat menikmati
semoga menginspirasi

***

LUKISAN BENDA-BENDA (2)
Ulil Abshar Abdalla

.

engkau harus menyentuh
supaya tahu seluruh

.

engkau harus diam
supaya gemuruh itu redam

.

engkau harus mengusik
hingga lapisan paling dakik

.

engkau hanya perlu melihat
janganlah mendebat

.

engkau hanya nafas
yang segera lintas

.

engkau hanya perlu meraba
bagian mana yang engkau suka

.

engkaulah tembikar
yang padat dan sukar

.

engkaulah tanah
yang mengandung duka

.

engkaulah batu
yang nyaris buntu

.

engkaulah belukar
yang tumbuh liar

.

engkau harus mendengar
bunga yang sedang mekar

.

engkau harus sejenak berhenti
melihat pohon-pohon sekitar

.

mencari kebun khuldi
mendengar kembali
kisah lama dalam kitab suci

.

engkau tak perlu lagi cemas
akan kutukan itu

.

dongeng kuno itu hanyalah tanda
bahwa engkau punya asal-mula

.

n.c. 29/10/05
.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “kutipan : lukisan benda-benda (2)”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

cek3..kalo dibongkar semua, bakalan tertawa bahagia jiwa & raga.

Jika kembali ke asal merupakan awal dr hakikat.
Maka kesadaran awal adalah mula dr ma`rifat.
Jika akhir dr ma`rifat adalah awal agama.
Maka awal agama adalah dg menegakkan syariat.
Jika sebab akibat adalah awal dr syariat.
Maka syariat adalah perjalanan tanpa akhir menuju selamat.

Hdp damai dg sekitar, tanpa hrs slg bertengkar.

@azyla
ga salah mas?
bukankah dari awal kelahiran, kita sesunguhnya sudah bentuk dari hakikat? maka dikatakan bayi seperti kertas putih?
syariat itu saja turun setelah di madinah toh? tidak menjadi awal perjuangan Muhammad saw.

so, sebab akibat bukan awal dari syariat. itu adalah hakikat. menuju ma’rifat..
sementara syariat… itu sangat kontekstual..


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: