aku melihatmu

Posted on Januari 30, 2009. Filed under: islam indie |

bbok (di lepas yaa..)

aku datang karena aku melihatmu
dari kejauhan sendiri menangis pilu
aku tercekat melihat airmatamu
sakit sekalikah hatimu, tuan?

aku ingin menghiburmu
aku bilang aku percaya padamu
aku yakinkanmu, semua akan baik tentu
kau percaya padaku, tuan?

maka aku di sisimu
melihat dari arahmu
merasakan indahnya jiwamu
menemukan beningnya fikirmu

aku mengerti rasamu
memahami keputusan-keputusanmu
walau pahit dan sakit untukmu
itukah maka kau sering menangis diam-diam, tuan?

tapi aku tak mampu
melihat dari cara mereka melihatmu
aku berkali-kali dan nyaris lumpuh
tuk berjalan seperti mereka mengikutimu

aku tak bisa, tuan..
maafkan aku

.

aku datang karena aku melihatku
dengan mata dan kepalaku
bukan dari mata yang dipijamkan
bukan dari kepala yang dipaksakan

aku datang karena aku melihatmu
tercekat oleh airmatamu
bukan dari semua cerita tentangmu
bukan dari semua puja puji soalmu

maka aku di sini
di sisimu
merasakan pilu hatimu
menangis bersamamu

ah, betapa sakitnya ya tuan?

aku ingin memelukmu
mendekapmu selalu
ingin kukatakan padamu
biarlah dunia itu begitu
kau memilikiku

yang melihatmu
dengan mata dan kepalaku
dengan rasa dan fikirku
bukan dari mata yang dipinjamkan
bukan dari kepala yang dipaksakan

.

aku di sini untukmu, tuan
kuserahkan setiaku
kupersembahkan cintaku
karena hanya engkau yang menangis

airmatamu..
aku pilu bersama itu

mereka membacanya
mereka mendengarkannya
aku disini
merasakannya

.

tuan..
ingin kuseka air di matamu
ingin kugenggam tanganmu
menuntunmu berjalan pelan
menunjukkan banyak pemandangan

tentang pagi yang sejuk
burung yang berkicau
air yang gemericik
matahari yang hangat

mari tuan
jangan sedih lagi
jangan risau lagi
jangan menangis lagi

peluhmu sudah bercucuran
tubuhmu sudah berguncang
berat sudah kau pikul semua
jatuh bangun sudah kau lalui hampa

aku sudah melihatnya
aku sudah menyadarinya
aku sudah merasakannya
aku sudah tahu, tuan

aku di sini
tahu rasamu
aku di sini
menyayangimu

.

tuan..
masihkah kau bisa mendengarku?
masihkah kau bisa melihatku?
atau kau sudah tahu aku sejak dulu?

tersenyumlah tuan
inilah aku
aku yang datang untukmu
karena aku melihat airmatamu

ah, tuan
tersenyumlah sejak hari ini
tersenyumlah bersamaku
biarlah dunia itu begitu
aku ada untukmu

seandainya
cukup aku untukmu..

.

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: