Allaaahu akbaaarrrr!!!

Posted on Januari 30, 2009. Filed under: islam indie |

love-in-sky (asli, ini cuma gi isenggggg..)

seorang lelaki sedang asyik membuat grafiti di sebuah lahan reklame
ketika datanglah ke dekatnya, segerombolan orang berbaju putih
memakai sorban dan sepatu ikat, membawa bambu gagah perkasa
serentak seolah mengangkat senjata
dan teriak : Allaaahu akbaaaarrr!!

lelaki yang sedang bekerja itu berkata
– hush! jangan keras-keras..

wah,
segerombolan orang berbaju putih yang mendengar kata-kata itupun jadi panas di hati dan hilang pikiran. merasa tentara tuhan dan wajib benar.
segala ditangannya semua akan menang
teriak lagi : Allaaahu akbaaaarrr…!!!!

lagi-lagi lelaki di depannya yang sedang bekerja itu berbisik
kali ini makin halus
– sttt, jangan keras-keras…

waduh, dasar tak tau agama
laskar berjuang malah di suruh diam

segerombolan orang berbaju putih
merasa sebagai manusia pilihan tuhan
makin geram merasa tak didengar
maka sekali lagi dengan lantang
teriak : Allaaahu akbaaarrrr..!!

dan lagi-lagi lelaki itu kembali berbisik pelan
– hush… sttt.. jangan keras-keras

maka pemimpin gerombolan bersorban itupun tak sabar lagi. dia menghampiri lelaki di depannya itu. seorang lelaki yang biasa-biasa saja dan masih sibuk dengan kerjaannya. dengan tegas sang pemimpin berkata
– dari tadi kamu hushhh stt hushh stt.. apa kamu tidak lihat kami harus berjuang untuk membela agama? maka harus teriakkan dengan lantang dan keras : Allahu akbar??? paham agama tidak hah???

lelaki itu tersenyum,
jawabnya
– mas pemimpin yang budiman.. Tuhankan Maha Mendengar, Tuhan bahkan lebih dekat dari urat leher. maka ga usah teriak keras-keras..

pemimpin itu wajahnya memerah, dengan geram dia berkata,
– memang kamu tahu apa? kamu itu siapa????

lelaki itu tersenyum, berdiri memandangi mas pemimpin (konon) laskar tuhan. sebelum berlalu dia berkata,
– mas bertanya saya siapa?
lelaki itupun mendekat, ke telinga sang pemimpin dia berbisik
– saya adalah yang mas teriakkan itu…

mas pemimpin itupun… gubraakkkk!!!
terjatuh dan pingsan

.

diujung jalan lahan reklame tempat lelaki tadi bekerja
tertulis sederhana :

Jangan Kau Teriakkan Tuhan
Sebelum Kau Tahu Dia di Mana

atau Dia hanya menjadi sekedar nama…

hehehehe..😛

.

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

7 Tanggapan to “Allaaahu akbaaarrrr!!!”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

Weh, ini namanya yang kenal nama aja.

ternyata di akhir pekan minggu ini, reklame itu sudah hilang. dibereskan bersamaan dengan reklame2 lain yang tak berizin dan gambar2 caleg.

ada seorang mahasiswa yang kelihatannya pulang demo bertanya, kepada petugas,
“kenapa reklame yang itu digusur juga? bukannya itu Tuhan yang buat?”
“iya dek, terpaksa dibereskan, soalnya belum berizin.”
“lho, anda ini siapa? koq berani2 menggusur kerjaan Tuhan.”
“saya ini bukan siapa2, dek. hanya sekedar menjalankan tugas.”
“tugas dari siapa?”
“TUHAN, yang Maha Mengatur semesta alam ini.”
“lho, jadi yang kemarin saya lihat bikin reklame ini siapa?”

@mas dana
hehehe, iseng mas..

@kang trend
hehehe… jangan gegabah kang..
rasanya ga ada kalimat yg bilang kalau itu dibuat oleh tuhan..
itukan hanya satir, tuk orang2 yg hanya kenal nama aja..
hihihi😛

maaf, kang trend terlalu harfiah..

oiya yah… maaf deh kalo begitu.
mohon maaf juga buat semuanya.
dan astaghfirullah…

ceritanya baru lagi aza,
jadi gini,
suatu pagi
terlihat kemudian papan reklame itu
yang bertuliskan…
“Jangan Kau Teriakkan Tuhan
Sebelum Kau Tahu Dia di Mana”
belepotan kena phylox anak geng motor.

sang pemimpin bersorban itu kembali tersulut
setelah kejadian pingsan kemarin
dia mendapatkan sebuah pelajaran
tentang papan reklame itu.

kemudian dia kerahkan kembali
semua pasukannya untuk nyatronin
sekretariat geng motor ini
*ini yang ragu, geng motor,
punya sekretariat apa ngga sih?*

didemolah habis2an geng motor ini
dengan tuduhan merusak simbol…
suasana semakin memanas dan kalut
ada pembakaran ban dan api membumbung
ada teriakan2 dan orasi yang bergelora

sejurus kemudian
datanglah anggota kepolisian
dengan cekatan ia membereskan semuanya
karena situasi sudah tidak terkendali

sang pemimpin ini akhirnya membubarkan diri
kemudian kelelahan dan duduk selonjoran
dekat tukang cingcau
di dekatnya sudah ada yang duluan di sana
yang dengan tenang lagi menyeruput cingcau hijau
betul2 tenang dan sangat menikmati
kontradiktif dengan suasana kisruh saat demo tadi

“bang saya juga satu gelas”
sambil mesen sambil ngomen…
“haduh ga ngerti para polisi ini,
yang kita serang itu kan
orang yang menghina simbol…
kita datang ke sini untuk membela Tuhan.”
orang yang dari tadi duduk santai
menyeruput cingcau kemudian mencoba
menenangkan
“santai aza tho mas”
“santai gimana!!!???
sampean ini tidak ada pembelaan sama sekali.
sampean ini siapa sih???”

sambil bayar ke tukang cingcau orang ini ngeloyor
lewat ke dekat sang pemimpin sambil berbisik
“saya yang mas bela”

mas pemimpin itupun… gubraakkkk!!!
terjatuh dan pingsan lagi

========
mas pemimpin, jangan kapok yah
semangat anda sudah bagus
tapi mari kita terus menemukan Tuhan
seperti apa Dia
begitulah jalan para nabi
sampai kemudian Tuhan itu
beroperasi dalam gerak kita.

yah, untuk kita yang terus belajar
menemukan Tuhan

eh mba anis kalo masih salah
di komen lagi aza yah…

kalo manut bukunya Paulo Coelho yang saya baca baru-baru ini , katanya Tuhan ada di hati setiap orang yang bahagia😀

dan emang bener, gak usah teriak-teriak…kecuali kalo kita budeg dan gak bisa mendengar suara hati sendiri :p

— maaf lama gak berkunjung, Mbak…🙂 —

@darnia
apa kabar mbak darniaaaaaa???
kangeeeeeen… kemana aja???
haduh… saya ga susah ngomong apa-apa lagi, semua sudah dijawab oleh mbak darnia.
hmm, btw, bertapa di mana? hasilnya luarbiasa gini nih…. hehehehe😛


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: