wa mahyaaya wa mamaatii

Posted on Januari 30, 2009. Filed under: islam indie |

alone (dibagi yaa… hidupku dan matiku..)

.

waktu saya masuk islam
saya mengucapkan kalimat ini biasa-biasa saja
spt layaknya baca sebuah ritual belaka
cukup di mulut dan sudah

tapi…
semakin hari dan saya mengerti
ternyata, kalimat ini di tagih
oleh yang mengambil janji

dan saya yg berjanji
tak bisa lari
apalagi sembunyi

maka sejak jatuh tempo itu
saya harus hadapi semua yang saya ucapkan itu

dan ya itu
wa mahyaaya wa mamaatii
wa mahyaaya wa mamaatii
wa mahyaaya wa mamaatii

lillahi robbil’alamin

sejak itu pula
semua yang menyangkut diri saya
orang tua dan keluarga saya
suami dan anak2 saya..
mertua dan keluarga..
termasuk di dalam kalimat saya itu

Dia mengambil dg caraNya
dan saya hanya bisa berserah
tulus saya berarti mulus
ingkar saya berarti sukar

tapi itu di tagih..
karena bukan janji toh
kalau tidak pernah dimintai bukti

sampai tak ada siapa-siapa lagi

selain diri dan Dia
hanya diri dan Dia

laa ilaaha ilallah

semua yang berani
mengucap janji
terlebih dari dalam hati
pasti kelak menghadapi
kalau saja disadari

karena siapa sih yg bisa lari
dari Dia yang hakiki?

.

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “wa mahyaaya wa mamaatii”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

wa mahyaaya wa mamaatii (hidup dan matiku) x

@masmuz
makasih mas tuk koreksinya..


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: