telpon

Posted on Februari 9, 2009. Filed under: islam indie |

200236712-001 (liputan…)

saya masih ngantuk ketika di siang menjelang sore kemarin, suami memberi hp dengan sms berbunyi..
– de anis, bla-bla-bla…telpon dongg.. saya kangen.

halah, mbakyu saya itu kangen toh? mbakyu ketemu gede.
emang sudah lama sih ga kontak. maklum, sebetulnya beliau yang sibuknya ga ketulungan. sulit tuk ketemu sampai harus bikin janji jauh hari, meski tuk sesuatu yang pribadi.
ya begitulah kesibukkannya. yang nyaris menjadi tulang punggung keluarganya. di tengah suaminya yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

maka saya memilih yang menelponnya lebih dulu.
– halo, assalamu’alaikum… pa kabar mbak?
– ya Alloh, wa’alaikum salam. de aniiiiiiiiissssss…. aku kangen banget suaranya!
hehehe..
mbakyu saya itu memang begitu banget. bisa serasa manusia terhebat di dunia deh kalau lama-lama dekat dengannya. suka memuji dan penuh basa basi walau katanya itu setulus hati.

tapi saya dah maklum. maka langsung aja deh nanya
– ada apa mbak? tumbennnn…😛
– ga tumben dong, de anis. silaturahmi jangan sampe putus toh?

eng ing eng….
begitulah, orang yang umurnya lebih tua dari saya, sukses secara karir, mengganggap saya adiknya banget, emang jadi jarang mau curhat atau terlihat “kalah”.

maka ya udah deh
karena katanya kangen suara saya, maka saya pun berceloteh ini itu. cas-cis-cus, bla-bla-bla, tralala-trilili
e.. katanya
– duh, de anis… seneng nih dengernya.
hehehe, kaya dengerin lagu kali yaa
padahal saya ga bisa nyanyi loh
.

baru deh, setelah anget, keluar tuh kata-kata lirih dan tertahan tangis. katanya
– de anis, hidup ini kok seperti ga ada rasanya ya sekarang…???

aaaah, beratttt…

disangka apa..
lah, gimana jawabnya nih??

maka jujur aja, jawab..
– emang mbak. tapi bukan berarti hidup ga bisa dinikmati kan?
– de anis bisa menikmati hidup ini?
– ya bisalah. sayang toh kalau berlalu melulu sia-sia. semua pasti punya masalahnya sendiri2.
– de anis yg suka ngambek ternyata baik banget
– hehehe.. biarin. dari pada di pendem mbak, nanti jadi luka dalem..
– iya, ngambeknya de anis lucu.
– lucu?
– de anis bisa abis ngambek trus senyum kembali
– ya iyalah mbak, masa cembetut kelamaan. kalau sudah ya sudah. maafkan sajalah. cape juga diinget mulu.
– emang hidup harus ikhlas ya de
bla-bla-bla… mbakyu menjelaskan banyak hal seputar ikhlas. gantian deh saya yg dengerin.

..

ikhlas?
saya kadang ga ngerti persis arti kata ikhlas
saya hanya tahu rasanya, bahwa ya sudahlah..
menerima apa adanya dan menjalaninya dengan lapang hati
selebihnya, tertawa yukk..
jangan sedih aja
saya ga bisa..
merasa sakit terlalu lama

inget hujan yang turun membasahi bumi
inget matahari yang selalu bisa bersinar besok hari
inget malam yang mau datang setelah penat seharian
juga inget pelangi yang mau datang sehabis hujan

maka,
mengapa tidak selalu berharap yang baik
dan berbuat yang terbaik?

rasanya, itu lebih enak di coba.. dari melulu kehilangan rasa

selebihnya, biarlah sejenak
hidup menjadi misteri ilahi
dan yukk nikmati rasanya..
hari ini..

😀

.

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “telpon”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

Izinkan aku berdoa Bukan agar terhindar dari bahaya melainkan agar aku tiada takut menghadapinya

Izinkan aku memohon Bukan agar penderitaanku hilang melainkan agar hatiku teguh menghadapinya

Izinkan aku tidak mencari sekutu dalam medan perjuangan hidupku melainkan memperoleh kekuatanku sendiri

Izinkan aku tidak mengidamkan dalam ketakutan dan kegelisahan untuk diselamatkan melainkan harapan akan kesabaran untuk memenangkan kebebasanku

Ya RAbb Berkati aku sehingga aku tidak menjadi pengecut dengan merasakan kemurahanMu dalam keberhasilanku semata, melainkan biarkan aku menemukan genggaman tanganMu dalam kegagalanku

(Rabindranath Tagore)

@mbak darnia
duh, curiga deh saya, hasil bertapa mbak darnia mantap nih… hehehe
bagi-bagi ilmunya donggg mbak….
teap semangat ya mbak darnia, saya juga, semua juga…😀


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: