belajar kehilangan

Posted on Februari 26, 2009. Filed under: islam indie |

baby1 (di lepas yaa…)

saya memiliki sesuatu yang saya pikir adanya memang tuk menjadi milik saya. wah, betapa ga pernah terpikir sesuatu itu bukan milik saya. wong bahkan sesuatu itu serasa tuhan beri tuk saya, datang dari bagian dalam diri saya sendiri..

sampai satu peristiwa menguncang kesadaran saya. ketika sesuatu itu dirasa dan diklaim sebagai yang lebih di miliki oleh selain saya. bahkan saya diancam. sesuatu itu akan diambil paksa, kalau perlu di curi dari saya..

waktu itu reflek saya melindungi milik saya.
apapun deh, saya akan pertaruhkan tuk itu

tapi kini…
saya yang malah perlahan …… menjauh.
entah kenapa?

begitu lukakah hati saya karena guncangan itu?
saya juga ga tahu..

sesungguhnya sakit dan pahit menemukan kesadaran bahwa sesuatu itu tak lagi penuh milik saya. mengingat semua cinta, rasa, dan karya saya selama ini nyaris untuknya dan hanya untuknya. sesuatu itu tetap di samping saya, tapi rasanya telah terenggut begitu jauh..
tepatnya direnggut dari saya..

maka saya belajar kehilangan…

terdiam dan hanya memandangnya dari kejauhan
atau ketika saya bisa memeluknya, satu-satu saya raih dengan erat.
saya rasakan suara denyutnya dan hirup lekat baunya
bahwa saya menghafalnya lebih dari dirinya sendiri
merasakan seluruh cinta saya untuknya, mengalir di dalamnya

sambil saya berkata dalam hati

tuhan
Kau menjarakkannya dariku
entah apa juga maksud dan mauMu
sampai aku hanya tahu
Kau begitu pecemburu

Kau tak ingin aku asyik dengannya
dan lupa
Kau tak ingin aku larut bersamanya
dan terlena

sampai aku rasakan cukuplah Engkau bagiku
sampai aku temukan sejatilah Engkau dalam hidupku

bahkan sampai aku bermimpi
sebuah tangan memberi sesuatu itu untukku
mendekapkannya di dadaku seolah hakku
seraya berkata, memang itulah milikku
meyakinkanku itulah aku

o tuhan
padahal aku ingin bilang,
aku telah menemukanMu di setiap milikku
aku bahkan merasakanMu di sesuatu itu
maka haruskah Kau begitu cemburu?
sampai hanya Engkaulah tujuanku?

tuhan
Kau membuatku belajar kehilangan
menjarakkanku dari gemerlap
menjauhkanku dari kilap-kilap
Kau membuatku tak memiliki kemewahan
selainMu

hingga akhirnya aku bisa tersenyum
merasakan Kau begitu pecemburu
selalu ingin ada dalam hidupku

Kau terlalu cinta aku

.

ps : maka konon Tuhan menguji kita dari apa-apa yang kita cintai

.

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

6 Tanggapan to “belajar kehilangan”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

Koment dulu baru baca..
(mudah2an pertamax. hehe..)

ahh.. begitu dalam.. rasa yang ideal dan sempurna.
Bisa tidak ya saya sampai ke tahap itu??
(sambil melihat diri ini)

ya..segala yang ada pada kita hanya ada dua kemungkinan: kita melepaskannya atau kita dilepaskannya; kita meninggalkannya atau kita ditinggalkannya.

mmm terharu juga…

@pmanassord
makasih…
salam kenal yaa…

@mas wahyu
apa kabar?
makasih..
bisa dongg… apa yg manusia ga bisa selama dia berusaha..?

@miftah faqih
salam kenal mas
tul.. maka katanya yg rela dan di relakan…


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: