kutipan : rapuh

Posted on Maret 9, 2009. Filed under: islam indie |

melayang gara suka melamun di kursi belakang mobil
sambil dengerin salah satu radio favorite
tiba-tiba terhenti pada lagu ini

mmm…

betapa seringnya manusia merasa kuat, hebat, bisa, dstnya
ga salah…
bisa jadi itu keyakinan yang positif kali yaa
tapi…
boleh lah sesekali mendengarkan diri lebih dalam
yang mungkin diantaranya inilah rasanya…

hehehe..
mungkin..

ga sengaja deh
terhenti di lagu ini

oops, ini mungkin seperti di other side aja kali yaa..
manusia kan ga ada yang sempurna..

😛

selamat menikmati
semoga menginspirasi

***

Rapuh
olah : Januar Arief

kau tak tahu betapa rapuhnya aku
bagai lapisan tipis air yang beku
sentuhan lembut kan hancurkan aku

walaupun cinta tak sempurna
menghampiriku seketika
ingin kau tahu betapa rapuhnya aku

* kau tak tahu betapa rapuhnya aku
setelah terluka di masa lalu
ku pernah mencintai sepenuh hati

** dan ku terluka, luka membekas
bekas meluas, luas samudera
selamanya ku, ku kan selalu
ku kan selalu rapuh

kau ingin tunjukkan kepada dunia
tak hanya ada karena masa lalu
tapi masih ada harapan bagi yang baru

kau tawarkan ku sejuta harapan
namun kenangan itu tak pernah hilang
ku ingin kau tahu betapa rapuhnya aku

repeat *, **

kau datang bagai hujan
basahi tanah hati
tapi kau lihat sendiri
luka ini

repeat **

ku kan selalu rapuh

.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “kutipan : rapuh”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

kau tak tahu betapa rapuhnya aku
setelah terluka di masa lalu
ku pernah mencintai sepenuh hati
dan ku terluka, luka membekas

yah, sayangnya… luka itu tetap akan membekas, selamanya..

@Lumiere
luka membekas itu memang wajar
tapi kering dan tak lagi sakit, itu juga mungkin
nah, jadi angin-anginin deh, biar cepet sembuh..

melulu disembunyikan malah lembab dan bikin luka makin busuk.. ya ga?
hehehe…
mari merdekakan diri…😀


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: