ketika tuhan tidak rumit

Posted on Maret 15, 2009. Filed under: islam indie |

ga-rumit (berbagi rasa….)

.

tiba-tiba aku rindu

.

pada tuhan yang tidak rumit
yang kukenal ketika aku mulai sadar
yang kukenal ketika aku merasa kecil
yang kukenali semurni jiwa

bukan tuhan yang berdiri dari katanya
tapi tuhan yang berdiri sendiri
bukan tuhan yang berdiri dari banyak teori
tapi tuhan yang ada setulus hati

yang bagaimana?

yang aku tahu kalau berbuat baik
maka kebaikan untukku
yang aku tahu kalau berbuat buruk
maka keburukan untukku

yang aku tahu memuliakan orang tua
maka aku dan semua bahagia
yang aku tahu menyayangi yang muda
maka aku dan semua gembira

yang aku tahu dari sikap yang baik
maka aku disikapi dengan baik
yang aku tahu jangan berkata kasar
maka aku disikapi tidak kasar

sederhana…

.

aku bahkan terpaku ketika mereka mengurai tuhan
awalnya aku terkagum
merasa kebenaran tengah menyapa
tapi lama-lama aku bingung
hatiku resah, jiwaku gelisah
ketika aku malah kehilangan diriku sendiri

maka aku kembali pada tuhan yang tak rumit
menikmati rasanya yang bersih
dari begitu banyak teori
cukupkan aku pada kebaikan
bermandikan cahaya
berbagi pada sesama manusia

biasa..

dan aku nyaris tak mampu berteori
rasanya begitu kuat dan aku terpana
terbuai keindahanNya tanpa kata
terserap ke seluruh hati lewat pori
sampai kusadari aku tak mengenakan apa-apa
selain diriku sendiri

cahaya itu tak dari mana-mana
menerangiku, menghangatkanku, menghiburku
dari jiwaku seapa adanya
sampai tak ada yang lain selain cahaya..

maka aku tenggelam dalam rasa
yang disebut cinta
walau hanya seperti meminjam kata

.

dan perlahan
dunia menarik-narikku, iri
bahkan dengan berbagi cara

ah, tuhan…

dari hari demi hari hanya satu yang kupelajari
bahkan kehadiranmu membuatku semakin menyadari
aku harus benar-benar ikhlas
tak rumit membahas
tak sulit mengulas

.

aku rindu tuhan yang tak rumit

.

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

15 Tanggapan to “ketika tuhan tidak rumit”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

salam kenal, numpang lewat, by nurrahman..:D

Wah,,, jadi ikutan rindu…:mrgreen:

hati” mas ngomongin Tuhan,
dalam Islam hanya Allah..
seperti makna “La illaha Ilallah”,
tiada sesembahan yang layak disembah selain Allah SWT…

” dan tuhanmu tidak hendak menyusahkan kamu…”

http://feriadiisander.wordpress.com/2009/03/03/kenapa-rokok-itu-penting/

Saya jadi ingat duluw aktu masih di Malang, Uztad Yusman Roy dari Lawang Malang yg mencetuskan sholat dwi bahasa, dilecehkan dimuka forum terbuka, hanya karena dia mualaf yg belum fasih mengucapkan istilah Arab dengan lafal yg benar. Padahal tujuannya adalah agar dalam melaksanakan sholat kita bisa lebih khusyuk bila mengerti apa yg diucapkan.

Namun nampaknya bagi para Arab mania tidak ada kompromi malah minta dia dijebloskan dipenjara karena menyebabkan keresahan masyarakat. Siapa yg sesunguhnya resah, kenyataannya para Arab Mania itulah yg resah!

πŸ™‚ emangnya ada tuhan yg g rumit ya?

@nurahman18
salam kenal juga mas
makasih dah lewat di sini..πŸ˜€

@mama 86
makasih juga yaa.. tuk sma-sama rindu..πŸ™‚

@ardy seto
makasih mas ardy…
saling mengingatkan deh
dan mari mengenal lebih dekat..

@adi isa
pa kabar mas?
makasih..

@ferdian
hehehe… rumit memang ya?

@aryf
e, masih ke sini? pa kabar mas aryf???
saya percaya ada. di prilaku dan bukan melulu kata-kata kaku…

saya percaya ada. di prilaku dan bukan melulu kata-kata kaku..

hmmmm…. ^-^

@lumiere
kita lupa, prilaku adalah juga : cahaya…
yang indah dan sedap di pandang mata
bukan basa basi, tapi sejati..
saya percaya akhlaq mulia itu indah bagi setiap diri yang memandang dan merasakannya…

saya masih percaya
ada sesuatu dalam diri yang memancar indah
tentu ada yang beda dari segala yang dibuat-buat..πŸ™‚

saya kok masih percaya budi pekerti menjembatani banyak hal di kehidupan

hmm…

yah. Lama-lama pengetahuan tentang Tuhan itu kita dapati dengan jalan sederhana. Dimana jawaban lebur sama pertanyaan dan tak bisa diurut lagi dengan logika.

Btw, mempertanyakan Tuhan itu gak papa kok. Karena hidup (kebenaran) yang tak pernah diuji itu adalah hidup yang tak pantas dijalani.

Trus kata M. Iqbal, ada tiga tahap dalam beragama. Awalnya adalah dogmatik, kedua adalah pencarian dan ketiga adalah penemuan.

Ghazali juga banyak mengupas tentang Tuhan dan derajad pengetahuan hamba tentangNya.

Btw,kita diciptakan sesuai kadar masing-masing kokπŸ™‚

salam.

@bodrox
setuju mas..

Ada atau tidak ada Tuhan, serta bagaimana kita memberikan karakter untukNya sebenarnya bukan sesuatu hal yang perlu diperdebatkan apalagi sampai menimbulkan korban. Sebab yang paling penting adalah bagaimana kita akan memaknaiNya setelah kita percaya atau mereka yang tidak percaya terhadap keberadaan Tuhan. Jika kita percaya terhadap Tuhan, tetapi prilaku kita anti terhadap citra idealistik yang dibawakan untukNya maka kita menjadi orang yang berTuhan tetapi hanya asyik untuk kepentingan dirinya sendiri

@mas Tomy
setuju mas
percaya dan senantiasa memaknai hidup ini dg prilaku yang proporsional..
kenali dan lihat banyak hal deh. jangan mlulu diri sendiri aja.. gitu ga sih?

Tuhan rumit? Gampang, buat tuhan baru, yang baru ini buta sesederhana mungkin supaya tahan lama. Tuhan2 yang sekarang sudah berusia terlalu lanjut untuk dimengerti.

@Mat Karto
hehehe.. salam kenal mas
mungkin bukan membuat tuhan baru. tapi “membahasakannya” lebih pada kenyataan… jangan melulu di literasi.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: