Menyeramkan!

Posted on Maret 24, 2009. Filed under: islam indie |

siluet1_mawar-gelap (hai, hai, hai…. sebelum jawab komen, nulis dulu yaa…)

lihat ga semalam di tv-one.. dari National Geograhic, tentang Korea Utara??
haduhhh…..

alkisah ada dokter mata dari Katmandu – Nepal. akan melakukan operasi katarak mata di Korea Utara. seribu pasien selama sepuluh hari. atas nama kemanusiaan dan sekalian mengajari dokter dan tenaga medis di sana tuk melakukan operasi seperti itu.

dan team dari National Geographic termasuk dalam team dokter tersebut. wuiihhh serius ya menyiapkan kamera dan segala sesuatunya mengingat di sana sangat tertutup. bahkan kameramen National Geographic menjadi satu-satunya warga amerika yg ada disana selama misi kemanusiaan itu dilaksanakan.

dari Katmandu sendiri, pemeriksaan oleh pejabat kedutaan Korea Utara saja sudah sangat ketat. segitunyaa…

singkat kata, nyampe deh di sana. wuihh.. satu-satunya negeri komunis dengan sistem diktaktor mutlak. negeri dengan keseragaman!

hp ga ada, internet ga ada, lagu-lagupun ga ada. adanya cuma semua yg berbau pemimpin besarnya alm bapak dan anak … Kim apa itu deh. bahkan foto keluarga aja ga ada. di rumah harus ada foto pemimpin besar itu. yang setiap pagi di hormat, setengah menunduk. bahkan kameramen saja harus mengambil gambarnya penuh, ga boleh setengah foto dsbnya. nah, giliran lagu yang ada ya hanya memuji pemimpin itu dan mengutuk amerika.
segitunyaaaa…
hehehe… speechless liatnya..

ok, korut memang memiliki dendam sejarah ma Amrik yg sudah menghancurkannya di perang korea dan membuat korea terpecah jadi dua itu. —padahal udah lebih dari setengah abad berlalu—. secara amrik mendukung korsel lalu soviet mendukung korut waktu itu. hehehe, amrik emang dah dari dulu segitunya ya.. konon segalon bom apa tuh dijatuhkan di perang korea tuk membendung komunis waktu itu. wuiiih, perang israel dan hamas di Gaza kemarin tiba-tiba ga ada apa-apanya…

tapi saya jadi mikir juga nih..
komunis itu seperti setengah gila atau memang gila ya?
doktrin bangetttt.. dan bener-bener menyeragamkan manusia! tanpa tv tanpa informasi. semua diatur oleh satu pihak. bahkan buku yg ada juga hanya tulisan pemimpin besar itu. ga ada buku lain!
huaaaahhh… bener-bener mengkhianati nativenya manusia deh…

ga sampe di situ, ketika boleh mewawancara salah satu penduduk yang buta dan akan dioperasi, jawabannya ya ingin melihat pemimpin besar mereka. heiii… bukan melihat warna-warni dunia yaa???
dan giliran misi operasi mata itu sukses. maka satu demi satu pasiennya di buka mata dan satu demi satu mereka langdung memuji sang pemimpin besar KIm itu. katanya karena Kim itulah maka dia bisa melihat. dia akan berjuang melawan amerika dan setia pada sang pemimpin. lalu membungkukkan badan. lalu pula mengangkat tangan tanda gembira sambil memuji sang pemimpin besar.

haduuhhhh… dimata saya kaya orang ga waras deh.. kok bisa ya sama semua gitu???? atau kok ga inget ya tuk say thank you kek, gimana bahasanya kek, kepada sang dokter. respek others gitu deh, eee… ga! taunya cuma say thank you ma pemimpin besaar tok! duh, gustiii…

prihatin…
padahal pemimpin besarnya itu hidup mewah, pake limo, minum sampanye dan memiliki barang-barang impor kelas satu. tapi ke rakyatnya begitu menekan. bahkan rakyatnya penah menderita kelaparan tuh.

nah, yang bikin bergidik lagi tuh.
adanya kamp 21. tempat tuk menghukum rakyatnya yang naga-naganya ga sesuai dengan negara. jangankan melakukan kesalahan, wong sekedar bialng tetangganya mencuri tikus tuk makan, sekeluarga bisa dimasukkan ke kamp dan jangan berharap bisa keluar dalam keadaan hidup.

masyaAllah, kok ada yaa??!

ampunnya lagi tuh, mereka percaya bisa menghancurkan amerika dan dunia dengan nuklirnya itu!

haduhhh….

lalu… dst-dstnya yang ga bisa saya tuliskan selain : gila ga sih??!
oops maaf.

..

maka perhatikan baik-baik
ciri mereka itu :
– doktrin
– penyeragaman sampe gerak dan omongan
– informasi hanya sepihak
– diciptakan musuh
– memiliki ritual tersendiri
– sulit menerima perbedaan
– kaku
– katak dalam tempurung deh
– dstnya hal-hal yg adalah cermin keterjajahan jiwa

dalam apapun bentuk dan ideologi yang diusung, waspada deh sama yang kaya gitu-gitu. kaya teroris banget. hidupnya hitam putih aja. belum lagi jadi teringat ucapan teman tentang sebuah gerakan bernuansa atau membawa nama agama yang, konon pemimpinnya juga kaya raya dan mewah. padahal pengikutnya kini sedang berjaung mati-matian memenangkan ehmmm… gitu.. tapi jadi ngerti deh kenapa sampe diplesetin sebagai “komunis masa kini”..

ah, ga tahu deh

saya gi mo bilang..

kalau saya ga mihak Amrik.
ga mihak mana-mana
saya indonesia aja
saya suka segala yang seimbang
dan saya percaya secara alami manusia itu — sebagaimana manusia adalah bagian dari alam — maka manusia juga akan terus mencari keseimbangannya… lahir batin.

ga gelap, juga ga terlalu terang, tapi bercahaya indah dan pas!

so, ga usah repot pake dalil agama ini itu
ga usah pake falsafah ini itu
semau ini sudah bagian dari kealamian kok
dalil dan falsafah itu hanya menunjukkan dari pengalaman-pengalaman bentuk-bentuk kehidupan yang pernah ada.

maka katanya..
ihdinash shirothol mustaqim. shiroothol laziina ‘anamta ‘alaihim ghoiril maghdluubi ‘alaihim waladl dlooliinnn

jalan yang lurus tuh, jalan yang baik deh bukan yang buruk..
dan kita bisa melihat dari sejarah, dari pengalaman dan perjalanan hidup yang telah ada dan sejauh yang mampu. jangan terpaku…

jasmerah : jangan lupakan sejarah
dalam bentuk dan warna yang berbeda, sesungguhnya polanya bisa di baca… bisa diambil pelajarannya. bahkan ga jauh-jauh beda.

saya pribadi, sudah sedikit muak deh dengan dalil-dalil. lihat aja kenyataan deh. lihat prakteknya. dalam jatuh bangun kehidupan, manusia selayaknya terus berusaha menjadi baik secara prilaku, bukan mlulu berlindung di balik dalil-dalil…

emang tuhan tidur??

gajah mati meninggalkan gading
harimau mati meninggalkan belang
manusia mati meninggalkan nama baik
meninggalkan kesan dari prilaku yang budiman
terekam dan tak terlupakan dalam hati yang merasakan kebaikannya
kita bukan menjadi apa kita, tapi bagaimana kita…

yuk harmoni
dengan diri sendiri
dan sesama yang hidup di muka bumi
dalam apapun dan bagaimanapun yang terjadi

.

ps : maaf yaa… sebetulnya, saya ga terbiasa mengila-gilai. dibaca : nyebut gila.. koz saya berusaha menghormati perbedaan. tapi kalau dah segitunya yaa… ga ngerti dan ga bisa terima juga deh. minimal saya ga bisa gitu deh. saya ga bisa tuk ga menjadi diri saya sendiri… sakit deh rasanya…

.

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

5 Tanggapan to “Menyeramkan!”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

Ah, saya nonton acara ini juga. Saat melihat mereka memuja-muja (menyembah-nyembah) foto pimpinannya setelah mata mereka sembuh, terlintas dibenak saya “mereka ga percaya Tuhan ya?”😕

*btw, salam kenal*:mrgreen:

@sukma
salam kenal kembali…

saya pikir bukan soal mereka percaya tuhan atau tidak. ini persoalan mentuhankan siapa?
agamapun bisa dituhankan, bukan mentuhankan tuhan itu sendiri… ya ga?

@ferry
hehehe… salam kenal mas fery.
seperti komen saya tuk sukma, ini persoalan doktrin yg dituhankan.
btw, makasih tuk sudah mengeksplisitkannya..😉

ciri mereka itu :
– doktrin
– penyeragaman sampe gerak dan omongan
– informasi hanya sepihak
– diciptakan musuh
– memiliki ritual tersendiri
– sulit menerima perbedaan
– kaku
– katak dalam tempurung deh
– dstnya hal-hal yg adalah cermin keterjajahan jiwa

Kok mirip ya sama Thaliban di Afghanistan, Pemerintahan Arab Saudi, Iran, Iraq, dan negara2 gitu deh….
😛

Nagara yang presidennya tanah, Kim Il Sung, presiden tak tergantikan.

Tapi satu yang saya salut dari Korea Utara: bangsa bermental juara: Rata-rata Perolehan medali Korea Utara masih jauh di atas Indonesia.
Apa yang salah dengan kita?

Lionel

@lionel
yg salah dari bangsa kita adalah setengah-setengah, mas lionel. liberal ga, komunis juga ga.
tapi ya.. why not juga sih jika kita bisa menemukan jati diri kita sendiri.
so far saya melihat Pancasila, paling relevan tuk bangsa kita. bertuhan, beragam, bersatu, bermusyawarah dan sentosa bersama… gimana?

persoalannya, Pancasila juga masih setengah-setengah ya di praktekan, terlebih setelah dimanipulasi oleh sebuah rezim. hehehe… yup, memang ada yang salah dengan bangsa kita. potensinya bagus, tapi seperti berkabut gitu deh. buram dan suram..


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: