selamat memilih

Posted on April 6, 2009. Filed under: islam indie |

pemilu (di lepas yaa…)

.

akhirnya di datangi juga… dan diberikan Surat Pemberitahuan Waktu dan Tempat Pemungutan Suara Pemilu 2009 nih. saya tercatat sebagai DPT (Daftar Pemilih Tetap) dengan nomor urut 436 di kelurahan dan kecamatan daerah saya.

dalam hati… woooowww….
apa yang mesti saya pilih yaa??
hehehe…

secara selama ini, dari usia pertama memilih saya adalah Golput.
lah, malah sekarang katanya Golput itu haram.

..

jadi inget komentar teman di sebuah kejadian.
cerita yaa..

alkisah teman saya malas ke pengajian di dekat rumahnya. tempatnya tidak sekomplek dengan saya, jadi saya kurang tau persis kenapa dia enggan ke pengajian dekat rumahnya itu. dia hanya bilang dia ga cocok aja. dia ga mau dibuat jadi fanatik buta.

kemudian dia gusar, katanya
– sebelnya tuh… kita kan merasa ga cocok, bukan di cari tau ga cocoknya dimana? e… malah ditawarin, kalau di pengajiannya ada makan-makannya. koz kalau ke pengajian di tempat yang ada hajatnya, katanya semua orang pada mau datang.

padahal menurut temen itu, kalau datang hajatan itu lebih karena menghormati yang mengundang. bukan karena makanannya, bukan karena pengajiannya, bukan karena apa-apa selain tuk menghormati undangan. toh, tetap kok kalau ga cocok pengajiannya ya tetap ga dicamkan. paling sambil lalu aja.

hehehe… suara yang jujur ya??

maka teman itu bilang lagi gini..
– saya heran nis. kenapa orang-orang tuh ga mikir ada apa kok sampe orang ga mau ikut pengajiannya? kenapa ga intropeksi, ada apa sih? adakah yang kurang? adakah yang ga pas? atau ada ga yang ga cocok? lalu cari deh solusinya.
seperti di buat beragam kek, jangan satu kelompok itu aja kek. dsb-dsbnya. ini kok malah mengiming-imingi dengan makanan agar kita mau datang ke pengajian?? apa ga merendahkan kita tuh? emang kita ini manusia apaan? terlepas kita ini punya uang atau tidak tuk makan, tapi kita inikan manusia. kita bisa kok loyal, setia, nunut, bakti, tanpa pemrih deh. tapi yaaa… lihat-lihat dulu donggg…

hehehe… jadi senyum-senyum sendiri.. inget kampanye yang sukanya mengiming-imingi. ternyata ini pemikiran yang sederhana yaa?? dimana saja ada. atau karena manusianya memang masih demikian?

maka saya hanya bisa memandang ke ketinggian langit dalam jiwa saya.
mempertanyakan hati sendiri. ketika begitu banyak kata dan fakta jauh dari kenyataan yang dimaksud.

saya bukan tidak tahu begitu banyak ketidaksiapan dalam pemilu kali ini. DPT yang bermasalah, rakyat yang ga ngerti gimana memilih kali ini, belum lagi caleg-caleg yang ga ngerti itu deh, dsb-dsbnya. ah, basi kan kalau ngikuti berita pemilu 2009?? lebih banyak yang di cela dari yang di puji. ya ga?

hiks deh…

dan.. ah,

sudahlah, yang pasti, jalani aja
dengan hati semampu yang bisa
saya ga lagi ingin meratapi negeri ini
saya gi ingin menerima kenyataannya, apa adanya

sebuah negeri yang belum lagi mampu berdiri
masih melulu merangkak mengikuti membuntuti
yang bahkan tak bener-bener tuk dirinya sendiri
sebuah negeri yang masih begini

ironi negeri ini, hari ini
adalah wajah nyata kita semua
wajah yang ga bisa kita pungkiri
wajah yang kemanapun kita hadapkan, maka itulah dia

wajah dari keterjajahan jiwa manusianya
belum wajah-wajah yang merdeka

semoga Tuhan memberkati dan merahmati negeri ini
negeriku, tumpah darahku
negeri kita, tumpah darah kita
nah, adakah yang sudah sebenar-benar menyadari apa yang dibutuhkan negeri ini?

selamat memilih…
apapun pilihannya…

merdeka!!

.

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “selamat memilih”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

saya golput mbak…terpaksa golput…padahal kepengen banget milih karena sudah ketemu pilihannya. Beda dengan pemilu sebelumnya yang golput. eladalah kok ada tugas kantor mendadak…edian tenan. yaaaah golput lagi dehhh.
semoga Indonesia lebih baik ya mbak…

@mas datyo
hehehe… amin mas..


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: