jangan mudah gila

Posted on April 8, 2009. Filed under: islam indie |

tali
(mirissss…..)

.

pagi ini, saya mengawali hari dengan berenang bersama ibu-ibu tetangga. demi sehat dan bugar deh. secara renang membuat kita bergerak dari ujung kaki sampai ujung kepala. cieee…

nah, tiba-tiba ada yang menarik dimata saya, walau tidak disengaja.

pulang dari kolam renang, sepanjang kurleb 100 meter, sudah 3 (apa yg disebut) orang gila…. yang saya lewati!

tau kan orang gila yang saya maksud??

mereka berpakaian sudah acak-acakan, bahkan robek sana-sini, rambut gimbal tak pernah mandi, wajah hitam, muka tak jelas ekspresinya, tertawa dan bicara sendiri sambil berjalan, bahkan bertelanjang dada. kebetulan ketiganya lelaki.
mereka bukan peminta-minta loh. satu diantara itu malah sedang mengais sampah. kesannya mereka kehilangan kesadaran deh.

duh, saya tiba-tiba miris menyadari keberadaan mereka itu…

ga cuma itu, ketika saya sampai di rumah, lalu terima tilpun. ada teman yang menjemput ingin mengajak saya makan mie ayam. di perjalanan ke arah yang berbeda dari kolam renang tadi pagi, saya temui juga orang gila. laluuu… teman minta izin saya tuk ikut menjemput anaknya dulu, ke arah yang berbeda lagi dari tempat makan mie ayam dan kolam renang, juga ada orang gila…

kenapa tiba-tiba banyak sekali “orang gila” yaaa????

atau selama ini saya kurang perhatian?
atau bagaimana yaa?
kok tiba-tiba seharian ini saya melihat banyak yang demikian?
sungguh… seharian, saya ga bisa ga melihat orang gila di mana-mana, di jalanan seputaran aktivitas saya.

gustiiii….
robbi….
bikin hati inget dan sebut namaNya deh…

rasanya seperti melihat cahaya yang redup
rasanya seperti melihat jiwa yang tersesat
kehilangan sinarnya
kehilangan arahnya

ada apa ya ini?

duh…

tiba-tiba terdiam nih..

..

jangan mudah merasa kalah
jangan putus asa
lapangkan dada
segarkan rasa

jangan memaksakan diri
dari apa yang tak bisa diraih
dari apa yang tak bisa diatasi
dari apa yang hanya mimpi

mari saling memberi
mari saling mengasihi
mari tetap peduli
mari tetap meraih

senantiasa kerja dan usaha
tapi bukan keras kepala
bahagialah dari yang sederhana
dunia ini hanya sementara

bismillah…
bismillah…
bismillah…

.

semoga kelak sodara-sodara kita itu bisa diurus oleh negara yaa..
bukan dibiarkan di jalanan dan tak tentu arah
karena tentu ini butuh penangganan dari ahlinya
juga kepedulian dari semua

bangun dong negaraku

bangunlah jiwanya
bangunlah raganya
untuk……. Indonesia Raya

amin…

.

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “jangan mudah gila”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

Hampir 1 thn yg lalu saya pernah ngobrol ringan dg teman2. Kerleb ceritanya ttg orgil.
Cerita dimulai dg makin byknya orgil yg berkeliaran dan berujung pd statement ” lbh enak bergaul dg orgil coz mereka g ngengganggu siapa pun dr pd bergaul dg org yg ngaku waras, tp perbuatannya lbh parah dr orgil”

Fyi, saya jd ingat kisah abu nawas😀

@aryf
menulis ini, mungkin karena saya terbawa suasana, sehabis renang, dimana ibu-ibu paa sewot cerita ttg caleg yang kana masuk RSJ jika tidak terpilih.. di pemilu ini.
sehingga yang biasanya tak nampak, jadi nampak… ga tau juga deh.

tapi saya berharap, semoga itu semua hanya panadi2nya media kita mencari uang deh. termasuk perhitungan quick count di tv itu. hal-hal yang kayak gitukan sesungguhnya sangat kurang mencerdaskan bangsa dan berpotensi membuat histeria masal…

hidup ini ringkih..
maka yuk kuat hadapi segala di luar kita
asli, kadang semua itu akibat external/segalasesuatu di luar diri kita saja
toh, jiwa yang tenang itu ada di dalam/internal kita. di dalam jiwa kita ini ada cahaya yang sesungguhnya sekecil apapun, dia tak ditakdirkan mati selama nafas ini masih ada di raga.
maka mari percaya pada diri kita sendiri.. tentang cahaya dan kekuatan dalam jiwa kita.
hidup bukan soal menang atau kalah
hidup soal belajar. maka sesungguhnya kita kuat kok.

saya juga berharap semoga sistem pemilu kita bisa dievaluasi. apakah dengan kampanye foto caleg spt kemarin tuh cukup efektif. toh… konon banyaknya pemilih hanya mencontreng tanda gambar partai, bukan nama calegnya. konon ya karena ga kenal itu.. yup, mari menjadi lebih baik deh…


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: