di timur matahari

Posted on Mei 3, 2009. Filed under: islam indie |

matahari-terbit
(jujur nih….)

.

entah sejak kapan,
saya nyaris sudah tak ingat lagi
setiap mengingat Indonesia,
saya selalu memandang ke timur matahari

mengingat sodara-sodara saya di timur Indonesia dengan rasa rindu ingin menyapa dan bercengkrama. padahal saya nyaris tak pernah jauh dari halaman rumah..

kadang suka ada rasa miris, bermain internet sambil mengingat sodara-sodara saya yang masih berkoteka.. atau ketika membaca tentang gempa, teringat akan halmahera.. atau ketika melihat foto gurun gersang teringat akan nusa tenggara.. belum lagi mengingat bahwa meski kadang berbeda keyakinan dengan saya, semua di sana tetap sodara saya..

ah, ternyata saya selalu mengingat mereka..
mengingat sodara-sodara saya di belahan timur Indonesia
bukan tak ingat sodara-sodara di belahan barat, tapi — entah sejak kapan — cahaya di timur matahari selalu mengundang mata saya tuk melihatnya ke sana…

selalu ingin maju bersama
bukan pincang sebelah

juga entah kenapa…

.

demi di timur matahari terbit
saya ingin melihat Indonesia di timur bangkit
bergenggaman bersama tanpa lagi-lagi membeda
meraih esok yang bercahaya
dan menorehkan sejarah
hangatkan dunia…

.

sehingga jauh dari sebelum dunia berharap Indonesia bisa bangkit sebagai negara di timur belahan bumi, mengapa tidak Indonesia sendiri belajar terbit dari timur? dari melulu membiarkannya? hanya karena berbeda? jauh dan tak mau mengatasi tantangan iklim di sana?

ah, lihatlah… dunia barat saja saat ini berharap pada terbitnya matahari kearifan dari timur dunia…
belajar melihat yang berbeda sebagai khazanah tuk membuka kejenuhan yang telah membawa petaka dan membuat hidup merana..

.

demi matahari yang selalu terbit di timur
saya ingin melihat Indonesia bangkitkan dunia
buktikan bisa bekerjasama bahagia dalam beragam beda
meraih masa depan yang damai sentosa
bercahaya menjadi tinta emas sejarah

.

selamat menyambut pagi seluruh Indonesiaku
semoga kelak bermandikan cahaya

bak di timur matahari

.

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

6 Tanggapan to “di timur matahari”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

Wow..! Saya jadi tercenung juga memikirkan saudara-saudara kita di Timur Indonesia. Apakah P-Anis sudah menyiapkan semacam “program nyata” untuk menyejajarkan mereka dengan saudara-saudaranya yang dari Barat Indoenesia? Kalau sudah punya, saya orang yang mendukung pertama kali.

@Salman
waduh, makasih mas Salman.

saat ini yg paling terpikir adalah membangun dan merapikan infrastruktur di sana. spt soal tata ruangnya, saya ingin Indonesia timur dibangun dengan konsep yg lebih tertata dan terpadu. jangan “tumbuh kembang” sembarangan spt di bagian barat saat ini. tata ruang Indonesia bagian barat telah berkembang ga karu-karuan deh. selama ini telah ga bener-bener ditata, kalah ma kebutuhan, kalah ma pemodal. pastinya perlu dirapikan juga…

ok .. kalau gitu deal… setelah pilpres selesai mba anis saya tunjuk jadi mentri ….. mentri apa ya yg ngurusin gituan ???? o iya.. mentri pemerataan pembangunan kali ya ???? harus mau tuh mba… becanda loh….

@jarot
waduh lagi.. makasih.

sekarang2 ini di bagian barat indonesia juga masih banyak saudara2 kita yang hidupnya masih merana dan jauh dari jangkauan cahaya matahari….

@wyd
pa kabar mbak wyd?
emang pembangunan di negeri kita jauh dari apa yang katanya pemerataan mbak.
bukan tuk melebihkan timur dari barat atau mendahulukan barat dari timur, tapi ingin bisa maju bersama deh, itu intinya.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: