Mari jaga cinta Kita

Posted on Mei 15, 2009. Filed under: islam indie |

rama shinta(cuma praduga tak bersalah…
dari belajar berdemokrasi
yang sekedar pikir-pikir..)

.

di setiap dus barang pecah belah, entah itu gelas, piring atau bahkan lainnya, selalu ada peringatan : Fragile.
hati-hati mudah pecah

maka, melihat perkembangan yang ada, saya hanya merasa, ingin juga memberi stiker itu pada peta Indonesia kita. Indonesia Fragile. hati-hati mudah pecah.
hehehe…

sekedar review aja yaa..

sebut saja sebuah partai hijau, dari para sesepuh hijau tradisional yang pecah dan dulu cukup berlarut-larut di permasalahkan, sampai akhirnya terbelah dua kubu dan salah satunya kalah perkara di makamah itulah tuk menjadi peserta di pemilu kemarin.

saya ga mempermasalahkan persoalan internal mereka ya. saya bukan orang partai ini-itu. tapi lihat deh, bagaimana seperti sebuah konspirasi dan tekanan dari kekuatan tertentu mencoba tuk memecah belah mereka.

dan saat ini, sang pecahan yang resmi itu, melulu mengikuti perkataan dari kekuatan terbesar yang tengah menguasai negeri ini. begitu tunduk deh. nyaris tanpa resistensi apa-apa, tak seperti yang lainnya. hehehe…
bisa diambil kesimpulan??

.

lalu perhatikan ini..

secara pribadi, saya merasa kekuatan pertahanan kita saat ini bener-bener sedang mengalami krisis dari begitu larutnya dalam apa yang dulu di kenal dengan dwi fungsi itu. sehingga dalam perkembangannya, menjadi semacam premanisme dari militerisme itu sendiri.
sederhananya karena militer kita banyak terlibat bisnis ini itu..

ini kenyataan yaa. dari analisa saya yang hanya ibu rumah tangga aja.
tapi jelas, saya bukan tipe yang lari dari kenyataan. saya justru sangat ingin tuk bisa menjawab kenyataan
.

profesionalisme dalam tubuh militer kita demi pertahanan dan ketahanan wilayah kedaulatan RI kita adalah mimpi terindah tuk anak cucu bangsa Indonesia kita ini. hal mendasar demikian sudah di letakkan oleh para pendiri negeri ini toh?
walau tentu harus terus di bahasakan di setiap masanya.

maka semoga kelak dalam upaya membangun profesionalisme di tubuh militer kita, juga mendapatkan apresiasi dan perlakuan yang tak kalah profesional dari seluruh negeri ini. intinya militer kita yg adalah rakyat Indonesia juga, harus hidup adil dan makmur.

nah, dalam perkembangan situasi saat ini, saya mengkhawatirkan terjadinya perpecahan di tubuh militer kita. wuuiiih.. berlebihan kali yaa… maaf.
coz saya menangkap sebut saja bentuk “black campaign” menyangkut beberapa tokoh militer kita. yang kebetulan memang terlibat dalam kasus-kasus tertentu. jelas ini berpotensi menjadi semacam ekskalasi ketegangan juga..

begini,

saya nih pemaaf kali yaa… hehehe.

saya ingin bangsa ini bersatu.
seluruh kompenennya, tak terkecuali.
mau dia ulama, tokoh agama, sampai dia residivis kek, preman kek, saya ingin semua bisa bersatu tuk sama-sama berpikir ttg nasib negeri ini.

ooo… jangan protes dulu yaa…
saya ga sedang kampanye
.

.

Umar bin Khotob itu penjahat kelas kakap di masa Muhammad. tapi bisa diikut sertakan dalam perjuangan seorang Muhammad, bahkan menjadi salah satu sahabat tercinta beliau.

maka ya apalagi saya yang bukan Muhammad dong?? masa sih saya menghukum jiwa seseorang? apalagi di negeri yang hukumnya tak tegak seperti negeri kita saat ini?
maka sederhanakan, buat saya, selama masih ada rasa cinta untuk negeri ini, mengapa kita tidak bersama?

eee.. saya tidak melupakan dosa sejarah loh. tapi saya juga bukan orang yang suka berlama-lama berkubang dalam romantisme sejarah.
saya justru ingin, Indonesia bisa merubah sejarah!

jadi kalau anda dulu jahat, kenapa tidak tobat?
kasarnya sampe seperti itu.
kenapa? ya melulu karena saya sangat ingin negeri ini bersatu.

.

segala bentuk pemojokkan yang terjadi selama kampanye ini, saya khawatirkan mengakibatkan peningkatan suhu perpecahan. alih-alih bersatu..

maka betapa saya rindu dan ingin bisa mengenali dia –atau siapa saja– yang bisa menyatukan, menjaga dan menyayangi bangsa ini…
dalam siapapun dan dalam apapun kenyataannya yang ada..

sampai rasanya bak ingin menemukan kekasih sejati tuk sang ibu pertiwi…

tapi faktanya?
agama diadu
ormas diadu
dan … (diam-diam) militer kita diadu

rakyat indonesia tengah diadu,
tolong beri stiker : Fragile!

.

maka yuk,
sejenak hening, yang tenang…
bening, yang ringan..
bukan demi kita, tapi demi Indonesia kita.

mari sama-sama memaafkan kelemahan kita selama ini
demi menemukan banyak kekuatan baru yang seharunya ada dalam kebersamaan kita

.

sekali lagi, selama ada rasa cinta untuk negeri ini, kita semua adalah Indonesia.

mari jaga cinta kita…
kita boleh tak sepaham, tapi jangan pecah..
karena bukankah cinta adalah perekat rasa kita?
maka bukankah cinta negeri ini adalah perekatnya rasa kebangsaan kita?

.

maaf sebasar-besarnya jika saya salah bicara begini. saya tidak mewakili siapa-siapa selain diri saya sendiri. selain rasa saya ini. saya indie. ini saya tuliskan semata untuk rasa cinta saya untuk Indonesia. tidak untuk diyakini..

dan pastinya, saya dan kita semua tidak pernah mampu mencegah apapun yang akan terjadi..

.

salam
anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

5 Tanggapan to “Mari jaga cinta Kita”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

hehehe, semoga bangsa kita tak mudah pecah deh…tulisannya keren, aku cuma bisa ngedoain ajha…..

Ya saya kira ini tujuan mulia hampir semua masyarakat kita. Ayo bersatu, jangan terpecah-belah. Itulah sebabnya knp sy tdk begitu suka dgn pelabellan, mengkotak-kotakkan diri, rawan soalnya. Bis memperparah yg fragile tadi. Fragile di jiwa itu lebih parah mbak. Izin psg linknya di blog saya ya, spy sy dan tmn2 bs tau tulisan terbaru anda.

@newsoul
saya dah baca2 blog mbak elly, wah… keren. termasuk blog yang memelihara keutuhan jiwa nih.. hehehe
terus menulis mbak… sukses selalu..😀

mba saya cuplik buat di group facebook, boleh ga?

@kang trend
wah, tamu lama nih… mf, baru balas komen2.
boleh aja kang. ambillah yg bisa diambil, buanglah yg boleh dibuang…
saya ingin merdeka dari memiliki apa-apa. karena katapun tak mengalir jika bukan karena Dia…


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: