Konspirasi ala Tuhan (1)

Posted on Oktober 21, 2009. Filed under: islam indie |

408950384_c92ad06c25_t wow….

 

 

 

pagi tadi, saya menulis di status facebook saya sbb :

Konspirasi Oh Konspirasi… ~ ketika permainan hanya untuk kemenangan satu sisi, musuh diciptakan sendiri. kemenangan sangat instan, tapi menyisakan senjata yang siap memakan sang tuan…

habis menulis itu, e…. saya inget Tuhan. jujur, sudah lama saya merasa bahwa Tuhan sendiri tengah berkonspirasi. dengan siapa? ya dengan diriNya sendirilah, dalam hal ini diwakili oleh malaikat….

loh? kok bisa????  ya dari kisah penciptaan itu.. mang dari mana lagi?😀

Tuhan sebetulnya telah menciptakan kemenangan hanya untuk manusia. untuk ego bernama “akal“. Iblis diciptakan sebagai musuh, untuk mengadu kemampuan melawan kecerdasan manusia, termasuk kemampuan-kemampuan bernama kelicikan dan tipu muslihat. dan malaikat diminta sebagai rambu.

manusia menggunakan akal, iblis mengendarai nafsu dan malaikat sang rambu mengetuk nurani, sesungguhnya adalah SATU. bahkan satu didalam diri manusia itu sendiri. sebut saja, satu di dalam sang Diri.

~ dari sini, saya jadi mengerti kenapa ada kasus psikologis seperti “split personality”, yang mengurai diri –yang sesungguhnya satu itu– menjadi beberapa karakter. dari yang mewakili sisi manusianya, sisi iblisnya, juga sisi malaikatnya. dan menjadi “sakit” karena keterpisahan itu lepas, satu dari yang lainnya. di sini juga, saya jadi mengerti bahwa ilmu yang dikenal dengan nama : psikologi modern itu, sejalan dengan apa yang diuraikan dalam agama.

kembali…

dan Tuhan mengambil resiko cukup tinggi untuk konspirasiNya ini loh. berupa ulah manusia itu sendiri, yakni ketika manusia malah membuat kerusakan di muka bumi.

waaah, ini alamilaaaah…. setiap perbuatan sekecil apapun pasti beresiko. apalagi konspirasi demikian. dan itulah karenanya, Tuhan menginspirasikan keberanian mengambil resiko, lalu juga mengajari konsistensi, mengingat keberhasilan dari setiap perbuatan membutuhkan waktu. dan pada akhirnya, Tuhan menjanjikan kebangkitan tuk kemenangan.

intinya, semua ini dilhamkanNya, –bahkan dari diriNya sendiri– pada manusia, yang berpikir tentunya.

nah, kalau konspirasi hidup dari Tuhan ini sudah bisa dimengerti, maka mengapa takut pada iblis dan melulu hidup dalam penderitaan?

manusia hanya diminta tuk berpikir, kendalikan nafsu, jujur pada nurani dan sungguh-sungguh menata diri juga kehidupannya. meraih kemenangan dalam hidup yang memang miliknya.

kemenangan di sini pastinya bukan kemenangan instan. bukan kemenangan yang hanya menyoal permukaan atau pencitraan. tapi kemenangan jauh di dalam, berupa “kemenangan batin” dalam melaksanakan perintah Tuhan. dari berpikir (akal), mengendalikan iblis (nafsu), jujur pada diri sendiri (nurani), dan bersungguh-sungguh menata diri.

lalu kemenangan yang lahir akan mengikuti kemenangan yang batin itu dengan sendirinya. bentuk dan warna kemenangan lahir akan tercipta sebagai ekspresi dari kemenangan dalam batin.

nah, mengertikhan kenapa dibilang musuh terbesar manusia itu adalah dirinya sendiri?? bahkan jihad akbar itu katanya ketika melawan nafsu dalam diri sendiri?? pastinya bukan jihad dengan bom bunuh diri deh. ya ga?

sampai kelak, diperdengarkan kata-kataNya yang terindah..

masuklah, wahai jiwa yang tenang..
masuklah dalam kemenangan
yang rela dan direlakan..

yang tenang,
yang menang.

weeeiitss, bukan tenang ditenang-tenangin yaa. hehehe.. di dunia serba instan, yg tenang yg menang, juga bisa hanya di pencitraan. harfiah. tapi ya itulah warna kita hari ini.. :D

.

anis

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

5 Tanggapan to “Konspirasi ala Tuhan (1)”

RSS Feed for “Islam Indie” Comments RSS Feed

ispiratif bagets…..

dan baterai laptop saya pun habis saat akan
menuliskan komen.
hehehehe..

so gmn kelanjutannya mbak?
spt nya bbrp premis awal hrs diperbaiki&dipoles, jika tidak maka endingnya tdk akan damai & klimaksnya akan selalu huru hara😀

good voices, bravo mbak anis


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: